RADAR BOGOR - Terdapat rangkaian program stimulus ekonomi dan bantuan sosial (bansos) yang akan mulai dijalankan pada periode Juli hingga Desember 2026 termasuk beras dan bansos reguler atau BPNT tahap 3.
Sejumlah program yang masuk dalam paket stimulus tersebut mencakup bantuan pangan beras, subsidi sektor transportasi, dukungan harga pangan, pelatihan kerja, hingga insentif perpajakan. Beberapa program bahkan dijadwalkan mulai berjalan pada awal Juli 2026 seperti bansos BPNT tahap 3.
Bansos Beras 10 Kg Kembali Disalurkan
Dilansir dari kanal Youtube Erabaru Bansos pada Kamis, 25 Juni 2026, salah satu program yang menjadi perhatian adalah bansos pangan beras 10 kilogram yang kembali dilanjutkan. Program ini mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp17,54 triliun dengan sasaran lebih dari 33 juta penerima.
Baca Juga: KPM di Wilayah Ini Mulai Terima Bansos PKH dan BPNT Tahap 2, Ada yang Cair Hingga Rp2,1 Juta
Penyaluran bantuan beras tersebut direncanakan berlangsung selama tiga bulan berturut-turut, yakni pada Juli, Agustus, dan September 2026.
BPNT Tahap 3 Berpeluang Disalurkan Lebih Awal
Selain bansos beras, perkembangan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 juga menjadi perhatian masyarakat. Penyaluran tahap 3 disebut berpotensi berlangsung lebih cepat dibandingkan perkiraan sebelumnya.
“Penyaluran BPNT tahap ketiga disinyalir akan dipercepat mulai awal Juli 2026 karena prosesnya dinilai lebih sederhana dibandingkan PKH,” ungkap narator melalui kanal Youtube Erabaru Bansos.
Baca Juga: Bansos BLT Dana Desa Rp1,8 Juta Mulai Cair, KPM Cek Daftar Daerah dan Kriterianya
Percepatan tersebut dikaitkan dengan mekanisme penyaluran bansos BPNT tahap 3 yang dinilai lebih sederhana dibandingkan beberapa program bansos lainnya.
Meski demikian, masyarakat tetap disarankan untuk menunggu informasi resmi terkait jadwal penyaluran agar memperoleh kepastian mengenai waktu pencairan bantuan.
Subsidi PPN Tiket Pesawat Domestik
Paket stimulus juga mencakup kebijakan subsidi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 100 persen untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik.
Baca Juga: Siapa Dapat Apa? Panduan Lengkap 8 Subsidi dan Bansos Pemerintah yang Cair Mulai 1 Juli 2026
Melalui kebijakan ini, pemerintah menanggung penuh komponen PPN yang dikenakan pada tiket pesawat ekonomi domestik. Anggaran yang disiapkan untuk program tersebut mencapai sekitar Rp472 miliar.
Kebijakan ini diharapkan dapat membantu menekan biaya perjalanan udara selama periode pelaksanaan program stimulus.
Subsidi Kedelai untuk Menjaga Stabilitas Harga
Di sektor pangan, pemerintah menyiapkan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per kilogram. Program ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Baca Juga: Ada 8 Bansos dan Subsidi Mulai 1 Juli 2026, Total Anggaran Rp26,34 Triliun
Pelatihan Vokasi dan Program Magang Gratis
Paket stimulus juga mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi dan program magang.
Program ini ditujukan kepada sekitar 270.000 penerima manfaat dengan prioritas bagi lulusan baru sekolah menengah kejuruan (SMK) serta pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memperoleh tambahan keterampilan yang dapat mendukung peluang kerja maupun peningkatan kompetensi di dunia usaha dan industri.
Baca Juga: Bansos Beras 10 Kg Cair Lagi, Ini 8 Stimulus Ekonomi Semester II 2026
Insentif Pajak untuk Penulis Buku
Di bidang ekonomi kreatif, pemerintah menyiapkan insentif berupa tarif Pajak Penghasilan (PPh) final royalti sebesar 1,5 persen bagi penulis buku nasional.
Kebijakan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap aktivitas kreatif dan produktivitas para penulis dalam menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi maupun edukatif.
Verifikasi Data PKH Terus Berjalan
Di sisi lain, proses verifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH) masih berlangsung di berbagai wilayah.
Baca Juga: Bansos BLT Dana Desa Rp300.000 Mulai Cair, KPM Bisa Terima hingga Rp1,8 Juta Sekaligus
Pendamping sosial dilaporkan melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan, termasuk ke sejumlah sekolah.
Proses pemutakhiran data tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga ketepatan sasaran penyaluran bansos.
Imbauan bagi KPM yang Belum Menerima Tahap 2
Bagi KPM yang hingga akhir Juni 2026 belum menerima pencairan bantuan tahap kedua, terdapat imbauan untuk segera melakukan pengecekan saldo pada Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Baca Juga: Tak Hanya PKH BPNT, Bansos Ini Juga Mulai Cair ke KPM
Pengecekan perlu dilakukan sebelum berakhirnya batas waktu yang ditetapkan pada 30 Juni 2026. Langkah tersebut penting agar penerima dapat memastikan status bantuan yang menjadi haknya dan menghindari berbagai kendala administrasi yang mungkin terjadi.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi melalui saluran resmi terkait perkembangan penyaluran bantuan sosial, stimulus ekonomi, maupun program subsidi yang dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga Desember 2026.***
Editor : Ira Yulia Erfina