Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PKH BPNT Tahap 2 Masih Cair, Ini Daftar Bansos yang Sedang Disalurkan

Ira Yulia Erfina • Jumat, 26 Juni 2026 | 15:39 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT (Instagram @desabulutengger diolah oleh Gemini AI)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH dan BPNT (Instagram @desabulutengger diolah oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Proses penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) tahap 2 PKH dan BPNT serta bantuan lainnya tahun 2026 masih berlangsung di sejumlah daerah.

Sejumlah bansos mulai PKH dan BPNT tahap 2 disalurkan melalui bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, serta PT Pos Indonesia.

Di sisi lain, masih beredar informasi mengenai beberapa bantuan yang disebut-sebut telah cair seperti PKH dan BPNT tahap 2. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru, terdapat program yang hingga kini belum menunjukkan adanya proses penyaluran sehingga masyarakat diimbau tetap mengacu pada informasi resmi.

Baca Juga: Dana Bansos PIP 2026 Belum Masuk Rekening? Segera Lakukan Langkah Penting Ini

Penyaluran Dana PKH dan BPNT Tahap 2 Belum Rampung

Mengutip dari kanal Youtube Anamovie pada Jumat, 26 Juni 2026, bansos Program Keluarga Harapan (PKH) susulan tahap 2 masih berada dalam proses penyaluran. Dana bantuan disalurkan secara bertahap sehingga waktu pencairan antarwilayah dapat berbeda, bergantung pada proses administrasi dan kesiapan daerah masing-masing.

Penyaluran BPNT susulan tahap kedua masih berjalan melalui bank-bank penyalur resmi. Oleh karena itu, tidak semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan pada waktu yang sama.

“Sama seperti PKH, bansos BPNT susulan tahap kedua statusnya sedang berjalan melalui jajaran bank penyalur resmi,” ujar narator melalui kanal Youtube Anamovie.

Baca Juga: KPM Jangan Panik, Bansos PKH Tahap 2 Masih Cair, Ini Tanda Status Amannya

Penyaluran tersebut diprioritaskan bagi KPM yang telah dinyatakan memenuhi syarat berdasarkan hasil validasi data terbaru pemerintah.

KPM Baru PKH dan BPNT Mulai Mendapatkan Penyaluran

Selain penerima lama, proses pencairan juga berlangsung bagi peserta baru PKH dan BPNT. Penyaluran dilakukan secara paralel melalui PT Pos Indonesia maupun melalui distribusi Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.

Dengan mekanisme tersebut, sebagian penerima memperoleh bantuan melalui kantor pos, sedangkan lainnya mulai menggunakan KKS sebagai media pencairan dana bantuan.

Baca Juga: 3,9 Juta KPM Dicoret Jelang Bansos PKH BPNT Tahap 3, Ini Kriteria Terbarunya

Bantuan Pangan Berupa Beras dan Minyak Goreng Terus Disalurkan

Selain bantuan tunai, pemerintah juga masih menyalurkan bantuan pangan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter kepada penerima yang telah ditetapkan.

Namun, distribusi bantuan tersebut belum berlangsung merata. Beberapa daerah masih mengalami penyesuaian jadwal akibat proses logistik maupun penyempurnaan data penerima.

PIP, Atensi YAPI, dan BLT Dana Desa Masih Berjalan

Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih aktif disalurkan kepada penerima yang memenuhi persyaratan.

Baca Juga: 3,9 Juta KPM Dicoret Jelang Bansos PKH BPNT Tahap 3, Ini Kriteria Terbarunya

Bagi penerima yang mengalami perubahan data sekolah atau data lama sudah tidak aktif, disarankan segera melakukan pembaruan melalui pihak sekolah agar proses penyaluran tidak terkendala.

Sementara itu, bantuan Atensi YAPI bagi anak yatim piatu juga masih berjalan sesuai kesiapan data yang dimiliki pemerintah.

Adapun BLT Dana Desa masih terus disalurkan di berbagai wilayah. Kecepatan pencairannya berbeda-beda karena mengikuti proses pembaruan data yang dilakukan oleh masing-masing pemerintah desa.

Baca Juga: Tak Hanya PKH BPNT, Bansos Ini Juga Masih Disalurkan ke KPM

Dua Bantuan Ini Belum Memasuki Tahap Penyaluran

Hingga perkembangan terbaru, terdapat dua program bantuan yang belum menunjukkan adanya proses pencairan pada tahap 2.

Program tersebut meliputi:

Masyarakat diimbau tidak mudah mempercayai informasi yang menyebut kedua bantuan tersebut telah cair sebelum ada pengumuman resmi.

Baca Juga: Jelang Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 3, KPM Wajib Penuhi 3 Syarat Ini

Status SI di SIKS-NG Menjadi Penentu Pencairan

Bagi KPM, salah satu indikator penting sebelum bantuan dicairkan adalah status pada aplikasi SIKS-NG.

Apabila status telah berubah menjadi Standing Instruction (SI), maka proses pencairan dapat segera berlangsung sesuai mekanisme bank penyalur.

Sebaliknya, apabila status masih berada pada tahap SPM atau baru sebatas pengecekan rekening, maka dana bantuan belum masuk ke rekening penerima.

Baca Juga: Menjelang PKH BPNT Tahap 3, Jutaan KPM Dicoret dari Bansos, Ini Alasannya

Selain itu, KPM yang telah masuk kategori desil tinggi atau sudah berstatus exclude dalam sistem tidak lagi termasuk penerima bantuan sehingga tidak akan memperoleh penyaluran pada tahap berikutnya.

Daftar Daerah yang Disarankan Rutin Mengecek Saldo KKS

KPM yang telah memiliki status SI pada aplikasi SIKS-NG disarankan melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala, khususnya di wilayah berikut:

  1. Bandung, Jawa Barat.
  2. Lebak, Banten.
  3. Mamuju, Sulawesi Barat.
  4. Halmahera Selatan, Maluku Utara.
  5. Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.
  6. Pulau Morotai, Maluku Utara.
  7. Pandeglang, Banten.
  8. Morowali, Sulawesi Tengah.
  9. Donggala, Sulawesi Tengah.
  10. Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.

Baca Juga: Anggaran Rp26,34 Triliun untuk Bansos Stimulus Ekonomi Semester II 2026, Ini 8 Programnya

Bagi KPM yang belum memiliki fasilitas mobile banking, disarankan menunggu informasi dari pendamping sosial maupun aparat desa setempat agar tidak perlu berulang kali melakukan pengecekan saldo secara manual.***

Editor : Ira Yulia Erfina
#Tahap 2 #bpnt #bansos #pkh