RADAR BOGOR - Sejumlah program bantuan sosial (bansos) masih terus disalurkan pada akhir Juni 2026. Penyaluran mencakup berbagai jenis bantuan, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), bantuan Yatim Piatu (YAPI), BLT Dana Desa, hingga bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang hingga kini belum menerima bansos PKH, BPNT dan bantuan lainnya, proses penyaluran masih berlangsung sehingga masih terdapat peluang bantuan masuk sesuai tahapan yang sedang berjalan. Berikut perkembangan terbaru masing-masing program bansos.
Baca Juga: Kabar Baik! Bansos PKD Jakarta Juni 2026 Mulai Cair, Ada yang Terima Rp600 Ribu
PKH dan BPNT Susulan Tahap Kedua Masih Berjalan
Dilansir dari kanal Youtube Anamovie pada Jumat, 26 Juni 2026, penyaluran susulan bansos PKH dan BPNT tahap kedua masih berlangsung melalui bank-bank penyalur resmi, yaitu BSI, BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Proses pencairan dilakukan secara bertahap sehingga tidak seluruh penerima memperoleh bansos pada waktu yang sama.
Selain penyaluran bansos reguler, proses validasi data PKH dan BPNT juga masih berlangsung. Bantuan diprioritaskan bagi KPM yang telah memenuhi persyaratan sistem sehingga masyarakat yang masih menunggu diharapkan terus memantau perkembangan status bantuannya.
Baca Juga: Bansos BPNT Tahap 2 Masih Disalurkan, KPM yang Belum Cair Diminta Cek Status Ini Sekarang
Penyaluran PKH dan BPNT untuk Penerima Baru Dilakukan Melalui Dua Jalur
Bagi KPM yang baru masuk sebagai penerima bantuan, penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme berbeda.
- Melalui PT Pos Indonesia, khusus bagi penerima yang berada di wilayah 3T (terdepan, terpencil, dan tertinggal) yang belum terjangkau layanan Bank Himbara.
- Melalui Kartu KKS, untuk penerima yang berada di wilayah dengan akses perbankan maupun agen penyalur sehingga proses pencairan dapat dilakukan menggunakan kartu KKS.
Sistem ini diterapkan agar distribusi bantuan dapat menyesuaikan kondisi masing-masing daerah.
Program Indonesia Pintar (PIP) Masih Disalurkan
Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih berjalan sesuai jadwal aktivasi rekening dan termin penyaluran yang berlaku.
Baca Juga: PKH BPNT Tahap 2 Masih Cair, Ini Daftar Bansos yang Sedang Disalurkan
Peserta didik atau orang tua penerima disarankan melakukan konfirmasi langsung ke pihak sekolah untuk memperoleh informasi terbaru mengenai status pencairan maupun kelengkapan administrasi yang diperlukan.
Bantuan YAPI Masih Berjalan
Bantuan Atensi YAPI bagi anak yatim piatu juga masih dalam proses penyaluran.
Di sejumlah daerah, distribusi bantuan dilaporkan masih menghadapi kendala teknis sehingga waktu pencairannya belum seragam. Karena itu, sebagian penerima masih perlu menunggu hingga proses distribusi selesai.
Baca Juga: Dana Bansos PIP 2026 Belum Masuk Rekening? Segera Lakukan Langkah Penting Ini
Bantuan Beras dan Minyak Goreng Masih Didistribusikan
Penyaluran bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter masih terus dilakukan di berbagai daerah.
Namun, jadwal penerimaan tidak sama karena proses distribusi logistik menyesuaikan kondisi masing-masing wilayah. Selain itu, bantuan ini hanya diberikan kepada penerima yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Bantuan tidak diberikan kepada masyarakat yang dinilai sudah mampu, berada pada kelompok desil ekonomi yang tidak memenuhi syarat, maupun memiliki anggota keluarga berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga: KPM Jangan Panik, Bansos PKH Tahap 2 Masih Cair, Ini Tanda Status Amannya
BLT Dana Desa Masih Berjalan Sesuai Kesiapan Pemerintah Desa
BLT Dana Desa juga masih terus disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Proses pencairannya bergantung pada kesiapan administrasi dan data yang dimiliki masing-masing pemerintah desa. Oleh karena itu, jadwal pencairan antarwilayah dapat berbeda.
BLT Dana Desa juga merupakan program yang berbeda dengan BLT Kesra sehingga mekanisme maupun jadwal penyalurannya tidak dapat disamakan.
Baca Juga: 3,9 Juta KPM Dicoret Jelang Bansos PKH BPNT Tahap 3, Ini Kriteria Terbarunya
Bansos yang Belum Memasuki Tahap Penyaluran
Selain bantuan yang masih berjalan, terdapat beberapa program yang hingga akhir Juni 2026 belum memasuki tahap pencairan.
BLT Kesra
BLT Kesra belum memiliki jadwal pencairan susulan tahap kedua. Program tersebut masih menunggu proses pembaruan data sehingga informasi mengenai pencairan dalam waktu dekat belum dapat dipastikan.
Bansos Penebalan Tunai
Bantuan penebalan dalam bentuk uang tunai juga belum disalurkan pada tahap kedua. Hingga saat ini belum terdapat informasi resmi mengenai pelaksanaan pencairannya.
Baca Juga: Tak Hanya PKH BPNT, Bansos Ini Juga Masih Disalurkan ke KPM
“Dipastikan tidak ada pencairan uang tunai untuk bansos penebalan di tahap kedua ini karena belum ada laporan resmi dari pemerintah,“ ujar narator melalui kanal Youtube Anamovie.
KPM yang status bantuannya pada aplikasi SIKS-NG telah berubah menjadi SI (Standing Instruction)disarankan melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala karena status tersebut menunjukkan proses penyaluran sudah memasuki tahap berikutnya.
Sementara itu, apabila status masih berada pada SPM atau masih dalam tahap pengecekan rekening, saldo bantuan umumnya belum masuk ke rekening penerima.
Baca Juga: Jelang Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 3, KPM Wajib Penuhi 3 Syarat Ini
Daftar Wilayah yang Disarankan Melakukan Pengecekan Saldo KKS
Beberapa daerah disebut telah memasuki proses penyaluran sehingga penerima dapat mulai melakukan pengecekan saldo KKS secara berkala, yaitu:
- Banjarnegara, Jawa Tengah
- Pandeglang, Banten
- Mamuju Tengah, Sulawesi Barat
- Halmahera Tengah, Maluku Utara
- Sumbawa, Nusa Tenggara Barat
- Pulau Taliabu, Maluku Utara
- Serang, Banten
- Donggala, Sulawesi Tengah
- Buton, Sulawesi Tenggara
- Minahasa Utara, Sulawesi Utara
Dana Bansos Disarankan Segera Dicairkan
KPM yang telah menerima dana bansos di rekening KKS disarankan segera melakukan pencairan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Menjelang PKH BPNT Tahap 3, Jutaan KPM Dicoret dari Bansos, Ini Alasannya
Dana bansos yang terlalu lama mengendap di rekening berpotensi mengikuti mekanisme evaluasi sesuai aturan program, sehingga penerima perlu memanfaatkan bantuan tersebut sesuai tujuan penyalurannya.
Secara keseluruhan, hingga akhir Juni 2026 masih terdapat sejumlah program bansos yang terus disalurkan secara bertahap.
Perbedaan jadwal pencairan antarwilayah merupakan hal yang wajar karena dipengaruhi proses validasi data, kesiapan distribusi, serta mekanisme penyaluran masing-masing program.
Baca Juga: Anggaran Rp26,34 Triliun untuk Bansos Stimulus Ekonomi Semester II 2026, Ini 8 Programnya
Oleh sebab itu, KPM diimbau untuk rutin memantau status bantuan melalui jalur resmi dan menunggu proses penyaluran sesuai tahapan yang berlaku.***
Editor : Ira Yulia Erfina