RADAR BOGOR - Ada peringatan penting yang perlu diketahui oleh seluruh keluarga penerima manfaat atau KPM di seluruh Indonesia.
Dana bantuan sosial yang sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera atau KKS wajib segera dicairkan seluruhnya.
Kartu KKS bukan rekening tabungan biasa dan dana yang dibiarkan mengendap melewati batas waktu yang ditetapkan pemerintah berpotensi ditarik kembali ke kas negara.
Hal ini berlaku untuk semua nominal dana yang masuk, baik Rp50.000, Rp100.000, maupun Rp200.000.
Baca Juga: Tinggal 3 Hari Lagi Sebelum Bansos Tahap 3 Dimulai, Ini yang Harus Dilakukan KPM Sekarang
Begitu ada notifikasi atau konfirmasi bahwa saldo sudah masuk, segera lakukan penarikan tunai di ATM bank penyalur atau agen terdekat.
Cara Mengetahui Saldo Sudah Masuk atau Belum
Langkah pertama adalah memastikan status di aplikasi SIKS-NG sudah berubah menjadi standing instruction atau SI.
Jika status masih SPM atau baru berhasil cek rekening, dipastikan saldo belum masuk dan KPM perlu menunggu perubahan status terlebih dahulu.
Baca Juga: 5 Bansos Siap Cair Juli 2026, dari Beras 30 Kg hingga PKH untuk 10,5 Juta KPM
Setelah status berubah menjadi SI, barulah KPM disarankan untuk mengecek saldo di ATM bank penyalur.
Bagi yang memiliki mobile banking, pengecekan bisa dilakukan setiap hari. Bagi yang tidak memiliki mobile banking, cukup cek tiga hari sekali atau seminggu sekali, atau tunggu informasi dari pendamping PKH atau petugas di kantor desa atau kelurahan setempat.
Status Pencairan Berbagai Program Bansos
Baca Juga: Kabar Bansos Atensi YAPI Juni 2026: Pencairan Masih Berjalan, Cek Data Anda KPM
Untuk PKH dan BPNT via Bank Himbara, pencairan susulan tahap kedua masih berjalan melalui Bank BSI, BRI, BNI, dan Mandiri.
KPM yang belum menerima namun kepesertaannya aktif masih berpeluang mendapat pencairan.
Untuk PKH dan BPNT anggota baru, pencairan dilakukan melalui dua jalur. KPM di wilayah terpencil atau 3T dilayani PT Pos Indonesia, sementara KPM di dekat kota dilayani melalui kartu KKS.
Untuk bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter, pencairan masih berjalan namun jadwalnya berbeda di setiap daerah akibat kendala distribusi logistik. KPM yang memenuhi syarat diminta menunggu undangan dari petugas setempat.
Baca Juga: Kabar Bansos Atensi YAPI Juni 2026: Pencairan Masih Berjalan, Cek Data Anda KPM
Untuk BLT Dana Desa, pencairan bergantung pada kesiapan data masing-masing pemerintah desa dan berbeda antar wilayah.
Sementara untuk PIP dan Atensi API, kedua program ini masih dalam tahap penyaluran dan KPM disarankan berkoordinasi dengan pihak sekolah atau menunggu informasi resmi dari pemerintah daerah setempat.
Waspada Informasi Tidak Benar
Ada dua informasi hoaks yang perlu diluruskan. Pertama, BLT Kesra tidak ada pencairan di tahap kedua.
Baca Juga: Bansos 2026 Gagal Cair Gegara Terindikasi Game Online Terlarang? Segera Lakukan Ini
Belum ada informasi resmi dari pemerintah mengenai program ini dan informasi yang menyebutkan BLT Kesra sudah cair adalah tidak benar.
Kedua, bansos penebalan berupa uang tunai juga tidak ada pencairan di tahap kedua.
Informasi sebaliknya yang beredar di media sosial tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Selalu cari informasi dari sumber resmi seperti Kementerian Sosial, pendamping PKH, atau petugas di kantor desa dan kelurahan setempat untuk mendapatkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Baca Juga: NIK KTP Penerima Bansos PKH BPNT Terancam Dicoret, Ini Penjelasan Desil 2026
Daerah yang Perlu Segera Cek KKS Hari Ini
Bagi KPM di daerah berikut yang statusnya sudah SI di aplikasi SIKS-NG, segera cek saldo KKS: Banjarnegara (Jawa Tengah), Pandeglang (Banten), Mamuju Tengah (Sulawesi Barat), Halmahera Tengah (Maluku Utara), Sumbawa (NTB), Pulau Taliabu (Maluku Utara), Serang (Banten), Donggala (Sulawesi Tengah), Buton (Sulawesi Tenggara), dan Minahasa Utara (Sulawesi Utara).
Jika saldo sudah masuk, jangan tunda lagi dan segera cairkan seluruhnya sebelum melewati batas waktu yang ditetapkan pemerintah.***
Editor : Eli Kustiyawati