RADAR BOGOR – Kabar yang dinantikan jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) akhirnya mulai menemui titik terang.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, menjelang berakhirnya penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua, pemerintah mengonfirmasi bahwa proses pencairan bansos tahap ketiga akan segera dimulai pada Juli 2026.
Bansos tahap ketiga ini mencakup alokasi bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Berbagai program bantuan sosial yang selama ini menjadi penopang kebutuhan masyarakat akan kembali disalurkan secara bertahap setelah proses finalisasi data penerima selesai.
Baca Juga: Gak Bikin Bete di Jalan, 5 Tempat Wisata Jabodetabek Anti Macet, Liburan Tetap Seru
Informasi tersebut menjadi angin segar bagi jutaan KPM yang telah menunggu kepastian jadwal pencairan bantuan berikutnya.
Lima Bantuan Sosial Siap Mengawali Penyaluran Tahap Ketiga
Dalam tahap ketiga nanti, sedikitnya terdapat lima jenis bantuan sosial yang diproyeksikan mulai disalurkan.
Program pertama adalah bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram beserta minyak goreng 6 liter.
Penyaluran bantuan ini telah dikonfirmasi akan berlangsung mulai Juli 2026 melalui kerja sama Badan Pangan Nasional dengan Perum Bulog.
Baca Juga: Batas 30 Juni, KPM Diminta Segera Cek Saldo KKS Sebelum Bansos Hangus
Program bantuan pangan tersebut ditujukan kepada sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Bantuan diberikan sekaligus untuk alokasi Juli, Agustus, dan September sehingga diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah kebutuhan pokok yang masih cukup tinggi.
PKH Tahap Ketiga Mulai Bersiap Dicairkan
Selain bantuan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH) juga menjadi salah satu bansos yang kembali memasuki jadwal pencairan triwulan ketiga.
Program ini tetap menyasar sekitar 10,5 juta keluarga penerima manfaat dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan komponen masing-masing penerima, seperti ibu hamil, balita, lansia, penyandang disabilitas berat, hingga anak sekolah.
Baca Juga: Prediksi Kolombia vs Portugal 28 Juni 2026 di Piala Dunia, Lengkap Line Up, Ambisi Ronaldo
Nominal bantuan yang diterima setiap keluarga berbeda karena mengikuti kategori kepesertaan yang telah ditetapkan pemerintah.
BPNT Rp600 Ribu Kembali Disalurkan
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako juga masuk dalam daftar bansos yang kembali cair pada tahap ketiga.
Untuk periode Juli hingga September 2026, bantuan disalurkan dengan nilai Rp600.000 per KPM.
Program ini menjangkau sekitar 18,6 juta penerima di seluruh Indonesia.
Dana tersebut nantinya disalurkan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun melalui mekanisme lain sesuai wilayah masing-masing penerima.
Program Indonesia Pintar Juga Bersiap Cair
Tidak hanya bantuan sosial reguler, pemerintah juga kembali menyiapkan penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) Termin II Tahun 2026.
Bantuan pendidikan ini diperuntukkan bagi siswa SD, SMP, hingga SMA yang telah melakukan aktivasi rekening pada Mei dan Juni 2026 serta telah masuk dalam daftar penerima melalui Surat Keputusan nominasi maupun SK pemberian.
Baca Juga: Bansos PKD DKI Jakarta Cair Juni 2026, 215.034 Penerima KAJ, KLJ, dan KPDJ Terima Dana
Jadwal pencairan rinci masih menunggu pengumuman lanjutan, namun pemerintah memastikan proses penyaluran akan dilakukan setelah seluruh administrasi penerima dinyatakan lengkap.
Wilayah 3T dan KPM Baru Tetap Dilayani Melalui PT Pos
Jenis bantuan kelima adalah penyaluran PKH dan BPNT tahap ketiga melalui PT Pos Indonesia.
Skema ini diperuntukkan bagi masyarakat yang berada di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal), termasuk keluarga penerima manfaat baru yang baru pertama kali memperoleh bantuan sosial pada triwulan ketiga tahun 2026.
Baca Juga: Kuah Kaldu Tulang Murni, Ini 5 Kuliner Mie Ayam Paling Legendaris di Cianjur yang Harus Kamu Coba
Setiap periode penyaluran, pemerintah melakukan evaluasi terhadap data penerima.
KPM yang telah dianggap mandiri atau tidak lagi memenuhi kriteria akan mengalami graduasi, kemudian posisinya digantikan oleh penerima baru yang dinilai layak memperoleh bantuan.
Penyerahan Data Menjadi Penentu Kecepatan Pencairan
Meski jadwal penyaluran telah diarahkan dimulai pada Juli, proses pencairan tetap bergantung pada penyelesaian data penerima.
Pemerintah menargetkan penyerahan data penerima tahap ketiga dapat dilakukan mulai 1 Juli 2026.
Baca Juga: 5 Kecamatan Paling Mungil di Kabupaten Bogor, Juaranya Cuma 17,88 Km Persegi
Semakin cepat data diterima Kemensos, semakin cepat pula proses penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat dilaksanakan.
Oleh karena itu, masyarakat diminta tetap memantau perkembangan informasi resmi terkait pencairan tahap ketiga.
Pencairan Susulan Tahap Kedua Masih Berlangsung
Di sisi lain, pemerintah juga masih menyelesaikan pencairan susulan tahap kedua bagi sejumlah KPM yang sebelumnya mengalami kendala administrasi.
Pada 26 Juni 2026, sejumlah penerima melaporkan dana BPNT sebesar Rp600.000 mulai masuk ke rekening KKS melalui Bank BNI maupun Bank BRI.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Nasi Goreng Merah di Jakarta, Rasanya Gurih dan Rempahnya Juara
Salah satu laporan berasal dari Kota Binjai, Sumatera Utara, di mana penerima dengan KKS terbitan 2021 akhirnya menerima saldo bantuan setelah cukup lama menunggu perubahan status kepesertaan.
Selain itu, terdapat pula penerima baru dengan KKS terbitan 2026 yang memperoleh pencairan PKH sebesar Rp1.575.000 melalui Bank BNI.
Sementara itu, penerima lain yang menggunakan KKS Bank BRI juga melaporkan bantuan BPNT Rp600.000 berhasil masuk setelah status kepesertaannya dinyatakan aktif dan memenuhi syarat pencairan.
KPM Diimbau Rutin Mengecek Saldo KKS
Menjelang berakhirnya penyaluran tahap kedua, pemerintah mengimbau seluruh KPM yang masih berstatus aktif agar secara berkala mengecek saldo rekening KKS masing-masing.
Baca Juga: Bukan Cuma Manis, Kuliner Martabak di Bandung Ini Bikin Nagih Lewat Toppingnya
Selama status kepesertaan masih aktif dan tidak masuk dalam daftar eksklusi, peluang memperoleh pencairan susulan masih terbuka hingga proses cut off tahap kedua selesai.
Setelah seluruh proses pelaporan tahap kedua ditutup, pemerintah akan memfokuskan penyaluran bantuan sosial ke tahap ketiga yang dijadwalkan berlangsung mulai Juli hingga September 2026.***
Editor : Khairunnisa RB