Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira, 22 Ribu KPM Lolos SP2D Cair Dobel Bansos di KKS Termin Ke-6

Mutia Tresna Syabania • Senin, 29 Juni 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi KPM bansos lolos SP2D. (Instagram @linjamsosoke/Diolah oleh Gemini AI)
Ilustrasi KPM bansos lolos SP2D. (Instagram @linjamsosoke/Diolah oleh Gemini AI)

RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemenkes) Republik Indonesia menerbitkan kejutan besar di menit-menit akhir penutupan buku bansos triwulan kedua. 

Dilansir dari YouTube Erabaru Bansos, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) susulan untuk termin keenam bansos resmi diturunkan dengan status Standing Instruction (SI). 

Artinya, dana bansos sudah masuk ke proses pemindahbukuan dari kas negara ke rekening bank penyalur dan siap ditarik tunai.

Baca Juga: Intip Saldo Bansos Non PKH-BPNT Cair di 4 Bank Himbara 29 Juni 2026

Pencairan kilat ini menjadi angin segar bagi puluhan ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sempat mengira hak penerima hangus, sekaligus menjadi gerbang pembuka menuju rapelan dobel menjelang bansos tahap ketiga Juli 2026.

"Pencairan susulan pada termin ke-6 ini dialokasikan khusus bagi KPM bansos yang masuk dalam data validasi baru serta pembersihan data pascapandemi," ujar narator dalam YouTube Erabaru Bansos. 

Berikut adalah peta pergerakan dana berdasarkan kuota masing-masing bank agen penyalur resmi:

• Bank BNI: Memimpin pencairan terbesar dengan total alokasi menyentuh 18.000-an KPM.

• Bank BRI: Mengawal penyaluran susulan bagi 2.686 KPM.

• Bank BSI: Mengaktifkan transfer dana untuk 1.225 KPM di wilayah operasionalnya.

Baca Juga: Siap-siap, 6 Bansos Ini Cair Dirapel Mulai Juli 2026, Ada yang Baru?

• Bank Mandiri: Mencatatkan gelombang penarikan bagi 872 KPM.

Jika dana kiriman termin terakhir ini tidak ditransaksikan atau ditarik tunai dari mesin ATM sebelum tanggal 30 Juni, maka sistem perbankan otomatis melakukan retur (pengembalian) dana ke kas negara pusat.

Berdasarkan data komparatif laporan evaluasi nasional, serapan bansos reguler hingga akhir Juni ini baru mencapai 95,76% atau setara dengan Rp9.576.161 KPM dari target kuota nasional sebanyak 10 juta KPM.
                             
Tidak semua warga mendapatkan slot di termin pamungkas ini. Kemensos menetapkan dua klaster utama KPM yang otomatis terisi saldo "misteri" di kartu KKS penerima. 

• KPM BPNT Murni Baru    Lolos verifikasi ketat kriteria kemiskinan terbaru Kemensos.    Naik status menjadi penerima BPNT Plus PKH Baru (Sistem Validasi Otomatis).

• KPM Graduasi Pandemi    Data lama yang sempat tidak aktif/beku sejak masa pandemi. Dinyatakan valid kembali setelah proses pembersihan data berkala nasional.

Baca Juga: Dilirik Banyak Klub Serie A, Federico Chiesa Pilih Bertahan di Liverpool

Bersamaan dengan turunnya SP2D susulan ini, para petugas lapangan dan pendamping sosial sedang dikejar target merampungkan proses ground checking (pemeriksaan lapangan). 

Pemutahiran data DTSEN ini berfokus pada verifikasi status pendidikan anak KPM (SD/SMP/SMA) serta identifikasi kasus anak putus sekolah untuk dialihkan ke jalur sekolah rakyat. 

Validasi super ketat ini menjadi penentu mutlak kelayakan data bansos pada pencairan tahap ketiga di bulan Juli nanti.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
#bpnt #kpm #bansos #sp2d #pkh