RADAR BOGOR - Bansos masih terus diupayakan oleh pemerintah untuk terus disalurkan ke KPM.
Di momen persiapan proses penyaluran bansos tahap ketiga, tersebar luas KPM pemegang KKS baru yang cair susulan.
Berikut rangkuman informasi terkini seputar perkembangan penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) yang perlu diketahui oleh keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia, dilansir dari YouTube Anamovie.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos Tahap 2 Susulan di KKS Baru, Sejumlah Daerah Sudah Salur
Status Pencairan PKH
Penyaluran bansos Program Keluarga Harapan (PKH) untuk saat ini masih dalam proses berjalan melalui empat bank penyalur utama, yaitu Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.
Bagi KPM yang belum menerima pencairan tahap kedua susulan, masih terdapat harapan dana dapat cair selama status kepesertaan tidak dikeluarkan atau ter-exclude dari daftar penerima.
Sebaliknya, bagi yang sudah dinyatakan ter-exclude, maka dipastikan tidak akan menerima pencairan baik untuk tahap dua susulan, tahap tiga, maupun tahap berikutnya.
Baca Juga: Aturan Baru Penyaluran Bansos Triwulan 3 2026, Data Penerima PKH dan BPNT Diperketat
Penentuan status pencairan ini dapat dipantau melalui perubahan status pada sistem, dari yang awalnya SPM (Surat Perintah Membayar) atau baru berhasil cek rekening, hingga berubah menjadi status SI (Siap Salur).
KPM disarankan melakukan pengecekan saldo secara berkala, misalnya setiap tiga hari sekali atau seminggu sekali.
Status Pencairan BPNT
Baca Juga: Jadwal Resmi Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 2026, Mulai 20 Juli
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) saat ini juga masih dalam tahap penyaluran susulan untuk tahap kedua, sementara tahap ketiga masih dalam proses dan belum dicairkan dalam waktu dekat.
Penyaluran tahap ketiga ini akan disalurkan melalui Bank BSI, BRI, BNI, dan Bank Mandiri. Waktu pencairan di setiap daerah dapat berbeda-beda tergantung kesiapan data dari pemerintah setempat.
PKH dan BPNT untuk Anggota Baru
Baca Juga: Tanggal 20 Juli Bukan Jaminan Cair, Ini Penjelasan Proses Pencairan Bansos Tahap Ketiga 2026
Bagi KPM yang baru terdaftar sebagai penerima PKH dan BPNT, proses pencairan saat ini disalurkan melalui dua jalur resmi, yaitu PT Pos Indonesia dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Bagi KPM yang berada di wilayah terpencil atau tertinggal, pencairan umumnya dilakukan melalui PT Pos Indonesia karena adanya keterbatasan jangkauan dari bank Himbara di wilayah tersebut.
Sementara bagi KPM yang berlokasi dekat dengan perkotaan atau agen bank, pencairan biasanya dialihkan melalui Kartu KKS.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Mulai Ada Tanda-Tanda, Ini Prediksi Pencairannya
Proses validasi data untuk program PKH dan BPNT anggota baru ini terus berjalan secara berkala, khususnya bagi KPM yang telah memenuhi syarat dan berada dalam rentang desil 1 hingga desil 4.
Bantuan Pangan Beras
Bantuan sembako berupa beras dengan alokasi 30 kg untuk periode tiga bulan sekaligus (Juli, Agustus, dan September) saat ini berstatus sedang berjalan.
Waktu pencairan di setiap daerah bervariasi karena masih terdapat kendala dalam proses distribusi.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Ditargetkan Cair 20 Juli, Ada Perubahan Data Penerima Bansos
Bantuan ini tetap diprioritaskan bagi KPM yang berada pada rentang desil 1 hingga desil 4, sementara bagi yang status ekonominya sudah dinilai meningkat, kemungkinan besar sudah tidak lagi memenuhi syarat untuk menerima bantuan pangan ini.
BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa berbeda dengan BLT Kesra dan tidak boleh disamakan.
Status penyaluran BLT Dana Desa saat ini sedang berjalan, dengan jadwal pencairan yang bervariasi di setiap daerah tergantung kesiapan data dari masing-masing pemerintah desa.
Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Ditargetkan Cair 20 Juli, Ada Perubahan Data Penerima Bansos
Perbedaan waktu pencairan antar wilayah merupakan hal yang wajar karena kepengurusan di tiap desa berbeda-beda.
BLT Kesra
Berbeda dengan BLT Dana Desa, status BLT Kesra untuk saat ini kosong atau tidak ada pencairan pada bulan ini.
Program ini masih menunggu pembaruan data terbaru dari pemerintah. Informasi mengenai pencairan BLT Kesra pada bulan ini yang beredar tanpa sumber resmi sebaiknya tidak langsung dipercaya.
Baca Juga: Beda Tanggal 10 dan 20 Juli 2026 dalam Proses Pencairan Bansos Tahap 3, Ini Penjelasannya
Program PIP dan ATENSI
Program Indonesia Pintar (PIP) saat ini juga sedang berjalan. KPM disarankan mengecek status kepesertaan, karena jika sudah tidak terdaftar maka bantuan tersebut sudah tidak akan cair.
Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan langsung kepada pihak sekolah terkait status pencairan PIP.
Hal serupa juga berlaku untuk program ATENSI (Bantuan bagi Penyandang Disabilitas dan kelompok rentan lainnya), yang statusnya bergantung pada apakah masih terdaftar sebagai penerima atau tidak.
Baca Juga: Beda Tanggal 10 dan 20 Juli 2026 dalam Proses Pencairan Bansos Tahap 3, Ini Penjelasannya
Banyak kasus di mana penerima merasa masih terdaftar, namun setelah dicek ternyata sudah dikeluarkan dari daftar penerima. Informasi lebih lanjut dapat dikonfirmasi melalui pendamping sosial setempat.
Pembaruan Data dan Status Desil
Bagi KPM yang merasa layak menerima bansos namun memiliki status desil yang tinggi, disarankan segera mengajukan penurunan desil dan perbaikan data.
Pengajuan dapat dilakukan melalui pendamping sosial masing-masing atau secara mandiri melalui aplikasi Cek Bansos dari Kementerian Sosial.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Juli 2026, Berikut Bukti dan Klarifikasi Statusnya
Pengajuan disarankan dilakukan sebelum tanggal 10 setiap bulannya, idealnya di rentang tanggal 1 hingga 4, agar proses dapat diproses lebih cepat.
Jika pengajuan dilakukan melewati tanggal 10, maka permohonan akan masuk ke daftar antrean berikutnya.
Imbauan Khusus untuk Wilayah Tertentu
Bagi KPM yang statusnya sudah berubah menjadi SI (Siap Salur) pada sistem, diimbau untuk segera mengecek saldo Kartu KKS secara berkala. Imbauan ini khususnya ditujukan bagi KPM yang berdomisili di wilayah berikut:
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Juli 2026, Berikut Bukti dan Klarifikasi Statusnya
- Bireuen, Aceh
- Nias Utara, Sumatera Utara
- Merangin, Jambi
- Lampung Timur, Lampung
- Purwakarta, Jawa Barat
- Magelang, Jawa Tengah
- Ngawi, Jawa Timur
- Barito Kuala, Kalimantan Selatan
- Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur
- Sinjai, Sulawesi Selatan
Baca Juga: Menteri Sosial Ungkap Jadwal Pencairan Bansos Kuartal Ketiga 2026, Ini Penjelasannya
Bagi KPM di wilayah tersebut yang statusnya masih SPM atau baru berhasil cek rekening, disarankan untuk menunggu hingga status berubah menjadi SI terlebih dahulu sebelum melakukan pengecekan saldo secara rutin.
Sebagai rangkuman, kondisi penyaluran bansos saat ini bervariasi di setiap program dan wilayah.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau status kepesertaan masing-masing melalui aplikasi Cek Bansos maupun berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial setempat guna memastikan hak bantuan tetap terjaga dan proses pencairan dapat berjalan lancar.***
Editor : Eli Kustiyawati