Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menteri Sosial Pastikan Bansos PKH BPNT Tahap 3 2026 Cair 20 Juli

Eli Kustiyawati • Rabu, 15 Juli 2026 | 05:55 WIB
Mensos Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo Priyono saat konferensi pers. (Foto: kemensos.go.id)
Mensos Gus Ipul dan Wamensos Agus Jabo Priyono saat konferensi pers. (Foto: kemensos.go.id)

RADAR BOGOR - Kabar terbaru mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026 disampaikan langsung oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Berdasarkan keterangan tertulisnya pada Senin, 13 Juli 2026, Gus Ipul memastikan bansos PKH dan BPNT atau sembako triwulan ketiga periode Juli hingga September 2026 akan mulai disalurkan pada tanggal 20 Juli mendatang.

"Bansos triwulan ke-III sedang kita proses, kemarin kita sudah dapat data terbaru dari BPS, sekarang kita sedang cleansing, insya Allah dalam waktu dua-tiga hari ini sudah selesai, dan setidak-tidaknya tanggal 20 nanti sudah mulai disalurkan," kata Gus Ipul.

Dalam keterangan tertulisnya, Gus Ipul menyampaikan bahwa bansos triwulan ketiga saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Baca Juga: Urutan Bank Penyalur PKH BPNT Tahap 3 2026, BSI Diprediksi Tercepat Meski Porsi Kuotanya Terkecil

Data terbaru sudah diterima dari Badan Pusat Statistik atau BPS, dan saat ini sedang dilakukan proses cleansing data.

Proses tersebut diperkirakan akan selesai dalam waktu dua hingga tiga hari, sehingga penyaluran bantuan ditargetkan mulai berjalan pada tanggal 20 Juli 2026.

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di kantor Kementerian Sosial Jakarta, yang turut didampingi oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priono.

Gus Ipul menjelaskan bahwa berdasarkan data terbaru, terdapat keluarga penerima manfaat atau KPM existing yang tetap menerima bansos, ada pula KPM yang tidak lagi menerima bansos, serta terdapat penerima baru.

Baca Juga: Pertengahan Juli 2026, Proses Pencairan Bansos Tahap Ketiga Data Masih Dalam Proses Tarik dari BPS

Seluruh perubahan ini bergantung pada hasil proses pemutakhiran data yang telah dilaksanakan oleh masing-masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul turut mengapresiasi pemerintah daerah yang proaktif melakukan pemutakhiran data sehingga data penerima semakin akurat dan bansos tepat sasaran.

Tiga provinsi yang tercatat paling aktif melakukan pemutakhiran data adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, sementara Kota Bekasi menjadi kota dengan jumlah pemutakhiran data terbanyak.

Proses pemutakhiran data sendiri dilakukan berjenjang, mulai dari tingkat RT dan RW, kemudian diteruskan ke operator data di desa atau kelurahan melalui proses musyawarah, lalu diteruskan ke Dinas Sosial setempat sebelum ditetapkan oleh bupati atau wali kota dan diserahkan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Baca Juga: Urutan Bank Tercepat Cairkan PKH BPNT Tahap 3 2026, BSI Diprediksi Duluan

Selanjutnya, data diteruskan ke BPS untuk diverifikasi dan divalidasi, dan setiap tiga bulan data hasil pemutakhiran yang telah diverifikasi tersebut diserahkan kembali ke Kemensos untuk proses penyaluran bantuan sosial.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan di sistem SIKS-NG, hingga saat ini periode salur untuk tahap ketiga masih belum muncul, baik untuk PKH maupun BPNT.

Status yang tertampil di sistem masih menunjukkan periode tahap kedua. KPM diimbau untuk bersabar menunggu proses penyaluran berjalan sesuai jadwal yang telah disampaikan.

Berdasarkan pengalaman pada pencairan tahap-tahap sebelumnya, meskipun tanggal 20 Juli disebutkan sebagai awal penyaluran, kemungkinan pencairan serentak masih belum terjadi pada tanggal tersebut.

Baca Juga: Tanggal 20 Juli 2026 Kemensos Perintahkan Transfer Bansos PKH BPNT Tahap 3

Pencairan diperkirakan akan mulai ramai diterima KPM saat status di SIKS-NG berubah menjadi SPM atau SI, yang diprediksi terjadi sekitar bulan Agustus hingga awal bulan September 2026.

KPM juga diimbau untuk tidak terlalu sering mengecek saldo ke ATM maupun agen bank, karena hal ini berisiko membuat kartu KKS mengalami masalah seperti tertelan mesin, rusak, hilang, atau kartu terkelupas.

Menjaga kondisi kartu KKS tetap penting dilakukan agar tidak menghambat proses pencairan saat bantuan benar-benar disalurkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
bpnt bansos Pencarian bantuan sosial gus ipul pkh