RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan.
Berdasarkan pantauan di aplikasi SIKS-NG per tanggal 21 Juli 2026, terdapat pembaruan status yang perlu diketahui oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dilansir dari YouTube Diary Bansos, ada beberapa informasi mulai dari klarifikasi status bansos hingga imbauan kepada KPM.
Baca Juga: Bantuan Pangan Beras Tahap Kedua Cair Agustus 2026, Sasar 33,24 Juta KPM
Klarifikasi Status Pencairan 20 Juli 2026
Sesuai dengan prediksi sebelumnya, pada tanggal 20 Juli 2026 bantuan tahap ketiga memang belum disalurkan secara menyeluruh.
Proses yang berlangsung pada tanggal tersebut baru sebatas persiapan penyaluran, mulai dari verifikasi rekening, SPM (Surat Perintah Membayar), hingga status SI (Standing Instruction).
Periode salur untuk tahap ketiga, baik PKH maupun BPNT untuk alokasi Juli, Agustus, September 2026, memang telah muncul di menu monitoring salur bansos sejak beberapa hari sebelumnya.
Baca Juga: Status SI Muncul untuk KKS Baru, Bansos PKH dan BPNT Susulan Sudah Bisa Dicek
Namun, kemunculan periode salur ini belum diikuti dengan proses pencairan.
BPNT Sudah Masuk Tahap Verifikasi Rekening
Update terbaru per 21 Juli 2026 menunjukkan bahwa bantuan BPNT atau program sembako tahap ketiga sudah memasuki tahap verifikasi rekening melalui menu monitoring salur bansos. Ini menandakan proses BPNT selangkah lebih maju dibandingkan PKH.
Sementara itu, untuk bantuan PKH, status masih sebatas munculnya periode salur saja, belum memasuki tahap verifikasi rekening. Meski begitu, berdasarkan pola pencairan sebelumnya, ada kemungkinan proses PKH dapat menyusul lebih cepat dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: BPNT Tahap 3 Sudah Proses Verifikasi Rekening, PKH Masih Tertinggal Satu Langkah
Waspada Informasi Palsu Seputar Pencairan
Penting bagi KPM untuk berhati-hati terhadap informasi yang beredar di media sosial terkait bukti transfer atau struk penarikan pada tanggal 20 Juli 2026 atau hari-hari sebelumnya, mengingat status di SIKS-NG belum menunjukkan SI hingga saat ini.
Terdapat dua kemungkinan terkait saldo yang beredar tersebut:
- Pencairan susulan untuk tahap kedua yang memang masih berjalan
- Oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momen pencairan dengan menampilkan bukti struk saldo pribadi, bukan saldo bansos
Baca Juga: Rincian Nominal Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Berdasarkan Komponen KPM
Imbauan Kehati-hatian
Masyarakat penerima manfaat diimbau untuk selalu waspada dan pintar memilah informasi yang beredar, terutama pada momen-momen pencairan bansos yang rawan dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab.
Informasi resmi mengenai status pencairan sebaiknya selalu dikonfirmasi melalui kanal terpercaya atau bisa bertanya langsung kepada pendamping sosial di daerah masing-masing.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Diary bansos