Hore, Laman Cek Bansos Berubah Periode Juli-September 2026, KPM di Daerah Ini Tarik Saldo Tahap 3

Mutia Tresna Syabania • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 12:09 WIB
Ilustrasi aplikasi cek bansos (Foto: Youtube Kemensos RI)
Ilustrasi aplikasi cek bansos (Foto: Youtube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Kabar membahagiakan kembali menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia per 1 Agustus 2026.

Setelah sempat mengalami penyesuaian sistem, aplikasi dan situs resmi Cek Bansos milik Kementerian Sosial kini sudah dapat diakses kembali secara lancar.

"Menariknya, tampilan status untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) telah resmi berubah periode salurnya menjadi Juli–September 2026," jelas narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel. 

Baca Juga: Honda N-Box Custom 2026, Mobil Mungil dengan Spesifikasi Modern Seharga Mobil Mewah

Seiring pembaruan status tersebut, sejumlah laporan penarikan saldo dari berbagai bank penyalur seperti BNI, BSI, dan Mandiri mulai membanjiri grup-grup diskusi KPM. Berikut adalah ulasan detail dan cek fakta selengkapnya.

Berdasarkan pengecekan sistem publik per 1 Agustus 2026, KPM yang terdata aktif dapat melihat perubahan signifikan pada akun mereka:

Hasil Pembaruan Laman Cek Bansos KKemensos

• BPNT Triwulan 3: Periode salur resmi berubah menjadi "Juli - September 2026".

• PKH Triwulan 3: Periode salur resmi berubah menjadi "Juli - September 2026".

Baca Juga: Mensos Gus Ipul Usulkan Lansia dan Penyandang Disabilitas Masuk Penerima Program MBG

• Akses Sistem: Pemeliharaan/error sistem minggu lalu tuntas, layanan normal kembali.

Bagi KPM yang periode salurnya masih tertahan di alokasi lama, hal ini menandakan beberapa kemungkinan sedang dalam antrean verifikasi bertahap, terkena graduasi/keluar dari DTKS (karena desil naik), atau terjadi perubahan komponen dalam 1 Kartu Keluarga (KK).

Sejumlah bukti penarikan saldo dan notifikasi keberhasilan transfer terpantau marak dilaporkan dari beberapa daerah:

Rincian Laporan Penarikan Saldo KPM:

1. BPNT BNI Malang (Jawa Timur): Penarikan Rp600.000 pada KKS terbitan 2020.

2. PKH BNI Balita (Rp750.000) : Bukti transaksi penarikan saldo komponen anak usia dini.

Baca Juga: Manis dan Hangat! Bryan Domani Rayakan Ulta ke-26 Sederhana di Rumah, Ada Mawar de Jongh

3. PKH BNI Magelang (Jawa Tengah):  Penarikan saldo pada KKS BNI terbitan 2018 via Agen BRI.

4. PIP SD Bank BSI (Aceh): Penarikan saldo bantuan pendidikan PIP sebesar Rp450.000.

5. KKS Bank Mandiri: Penarikan Rp1.200.000 (Terindikasi KPM KKS baru/susulan).

Sementara itu, untuk kartu KKS Bank BRI, pengecekan transaksi mobile banking hingga awal Agustus 2026 masih menunjukkan saldo bertahap (belum terisi merata) dan diprediksi menyusul pada gelombang (termin) berikutnya.

Penyaluran alokasi Triwulan 3 (Juli–September) membawa penataan data yang cukup dinamis:

• Pencairan Bertahap: Transfer dana tidak dilakukan sekaligus dalam satu hari, melainkan dibagi ke dalam beberapa gelombang penyaluran (termin).

• KPM Baru / Susulan: Terdapat KPM bansos yang pada Tahap 2 lalu belum cair, tapi pada Tahap 3 ini saldonya masuk karena data KKS barunya baru selesai tuntas divalidasi oleh perbankan.***

Editor : Mutia Tresna Syabania
cek bansos bpnt kpm bansos pkh