SPM Belum Berubah SI? Ini Alasan Bansos PKH BPNT Tahap 3 Masih Menunggu Pencairan

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:02 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @dinsos_sleman)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @dinsos_sleman)

RADAR BOGOR - Memasuki Agustus 2026, proses penyaluran bantuan sosial (bansos) masih berlangsung secara bertahap di sejumlah daerah. Tidak hanya pencairan susulan PKH dan BPNT tahap 2 yang masih berlanjut, jadwal penyaluran tahap 3 juga menjadi perhatian banyak KPM. Di sisi lain, bantuan beras 30 kilogram, Program Indonesia Pintar (PIP), Atensi YAPI, hingga BLT Dana Desa juga masih berjalan sesuai mekanisme masing-masing.

Berdasarkan perkembangan terbaru yang dilansir dari kanal Youtube Anamovie pada Minggu, 2 Agustus 2026, sebagian besar penerima manfaat PKH dan BPNT tahap 3 masih berada pada tahap administrasi sehingga dana belum dapat dicairkan. Proses penyaluran masih bergantung pada penyelesaian tahapan di sistem sebelum masuk ke rekening penerima atau disalurkan melalui PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Bansos PKH Hari Ini Makin Banyak Cair, BPNT Masih Menunggu Proses Penyaluran

PKH dan BPNT Tahap 2 Masih Cair untuk Penerima Susulan

Penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 2 masih terus dilakukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sebelumnya belum menerima bantuan. Pencairan susulan ini menyasar penerima yang mengalami keterlambatan proses administrasi maupun penyaluran.

Dana bantuan disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bank penyalur Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BSI. Selain melalui perbankan, sebagian KPM juga masih menerima bantuan melalui PT Pos Indonesia sesuai jalur penyaluran yang telah ditetapkan.

Karena masih bersifat susulan, waktu pencairan setiap daerah dapat berbeda tergantung proses administrasi dan kesiapan masing-masing penyalur.

Baca Juga: 70 Atlet Disabilitas Siap Merahkan Stadion Pakansari Bogor, Bentangkan Dukungan untuk Timnas Indonesia

Artinya, bantuan tahap 3 belum mulai disalurkan secara luas karena prosesnya masih menunggu status SI,” ungkap narator melalui kanal Youtube Anamovie.

PKH dan BPNT Tahap 3 Belum Cair, Mayoritas Masih Berstatus SPM

Sementara itu, pencairan PKH dan BPNT tahap 3 belum dimulai secara luas. Berdasarkan perkembangan terbaru, sebagian besar data penerima masih menunjukkan status Surat Perintah Membayar (SPM) atau berhasil cek rekening pada aplikasi Cek Bansos.

Status tersebut menandakan proses administrasi telah berjalan, tetapi belum memasuki tahap Standing Instruction (SI). Perubahan status menjadi SI menjadi salah satu indikator bahwa proses penyaluran telah mendapat instruksi untuk diteruskan ke bank penyalur.

Baca Juga: Kesalahan Data Desil Kemensos Membuat Bantuan Sosial Tidak Tepat Sasaran

Selama status belum berubah menjadi SI, dana bantuan tahap 3 masih menunggu proses lanjutan sehingga penerima diimbau untuk terus memantau perkembangan melalui kanal resmi maupun pendamping sosial.

Penyaluran Berbagai Bansos Lain Masih Berlangsung

1. Bantuan Beras 30 Kilogram

Penyaluran bantuan pangan berupa beras alokasi Juli hingga September masih dilakukan secara bertahap. Distribusi belum serentak karena menyesuaikan proses pengiriman logistik di masing-masing daerah sehingga terdapat perbedaan jadwal penerimaan.

2. Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar masih terus disalurkan kepada peserta didik yang telah memenuhi persyaratan dan memiliki data penerima yang aktif. Pencairan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan sesuai jenjang pendidikan.

Baca Juga: Cek Progres Bansos PKH BPNT Tahap 3 Per Hari Ini Plus 6 Kriteria KPM Yang Akan Dicoret

3. Atensi YAPI

Bantuan Atensi YAPI juga masih diberikan kepada penerima yang memenuhi kriteria. Namun, penerima yang datanya mengalami perubahan atau dikeluarkan dari sistem tidak lagi masuk dalam daftar penyaluran.

4. BLT Dana Desa

Penyaluran BLT Dana Desa tetap berlangsung sesuai kesiapan pemerintah desa masing-masing.

5. BLT Kesra

Untuk BLT Kesra, hingga saat ini belum terdapat jadwal penyaluran terbaru. Program tersebut masih menunggu pembaruan data dari pemerintah pusat sehingga masyarakat diminta menunggu informasi resmi terkait kelanjutan pencairannya.

Baca Juga: Sungai Ciliwung Penuh Sampah, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ajak Pemuda Ambil Peran

Penyebab Bantuan Belum Cair

Tidak semua penerima dapat langsung memperoleh bantuan sosial. Salah satu penyebabnya adalah hasil pemutakhiran data yang memengaruhi status kelayakan penerima.

Beberapa KPM yang memiliki nilai desil lebih tinggi dalam sistem berpotensi dinilai telah memiliki kondisi ekonomi yang lebih baik dibanding kelompok prioritas. Akibatnya, bantuan dapat tertunda bahkan dihentikan apabila hasil pemadanan data menunjukkan perubahan status kesejahteraan.

Selain faktor desil, proses verifikasi rekening, validasi data kependudukan, hingga sinkronisasi data antarlembaga juga dapat memengaruhi waktu pencairan bansos.

Baca Juga: 6 Bansos Siap Cair Agustus 2026, Beras 30 Kg hingga PKH BPNT Tahap 3

Cara Mengajukan Perbaikan Data

Masyarakat yang merasa bantuan dihentikan karena perubahan data masih memiliki kesempatan untuk mengajukan perbaikan.

Pengajuan pembaruan data maupun usulan penyesuaian desil dapat dilakukan setiap tanggal 1 sampai 10 setiap bulan melalui pendamping sosial di desa atau kelurahan. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Cek Bansos untuk menyampaikan usulan maupun sanggahan terhadap data yang tercantum di sistem.

Perbaikan data yang berhasil diverifikasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi dalam proses pemutakhiran data penerima bantuan pada periode berikutnya.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube ANAMOVIE
bpnt Penyaluran Bantuan Sosial bansos SI pkh