RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) secara resmi telah merilis Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dan daftar nominasi penerima untuk bansos PKH Tahap 3 Termin 1 serta BPNT Tahap 3 (alokasi Juli–September).
Lebih dari 80 kabupaten/kota dilaporkan telah siap menyalurkan bansos setelah status transaksi di sistem SIKS-NG bergerak secara paralel menuju status Standing Instruction (SI).
"Pemerintah menargetkan percepatan realisasi penyaluran bansos di awal Agustus ini," jelas narator dalam YouTube Erabaru Bansos.
Baca Juga: Hasil Cek Saldo KKS Mandiri Terbitan 2017-2021, Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Sudah Cair?
Berdasarkan data rekapitulasi nasional, alokasi pencairan pada Termin 1 akan menjangkau 7.466.671 KPM melalui empat bank Himbara penyalur utama:
1. Bank BRI: 2.759.567 KPM
2. Bank BNI: 2.630.070 KPM
3. Bank Mandiri: 1.822.373 KPM
4. Bank BSI: 254.661 KPM
Pergerakan status SIKS-NG yang bersamaan antara PKH dan BPNT membuka peluang besar bagi KPM validasi/kombo untuk menerima pencairan ganda dalam waktu yang berdekatan.
Baca Juga: Bakwan Malang Umay Pakansari, Gebrakan Ada Topping Seblak Bikin Nagih
Berikut adalah beberapa rincian kabupaten/kota yang sudah masuk dalam rekapitulasi daerah siap salur berstatus SP2D/SI:
1. Bank BRI
Cianjur, Sampang, Tasikmalaya, Tangerang, Lombok Timur, Bangkalan, Grobogan, Subang, Demak, Majalengka, Banjarnegara, Nganjuk, Kota Medan, Lampung Tengah, Lampung Selatan, Purbalingga, Pati, Lombok Tengah, Lebak, Sumedang, Kota Palembang, Blora, Langkat, Lombok Barat, Temanggung, Purworejo, Timor Tengah Selatan, Polewali Mandar, Kota Bandar Lampung, Parigi Moutong, Kota Makassar, Batang, Gorontalo, Banyuasin, Bima, Manggarai, dan sekitarnya.
2. Bank BNI
Kabupaten Malang, Bandung, Cirebon, Indramayu, Tuban, Pemalang, Kediri, Bandung Barat, Sukabumi, Kabupaten Bekasi, Probolinggo, Pasuruan, Lamongan, Magelang, Bojonegoro, Gresik, Klaten, Karawang, Ngawi, Jombang, Bantul, Pamekasan, Kuningan, Wonosobo, Bondowoso, Sragen, Mojokerto, Sidoarjo, Banyuwangi, Blitar, Tegal, Ponorogo, Kota Tasikmalaya, Lumajang, Boyolali, Wonogiri, Rembang, Tulungagung, dan sekitarnya.
3. Bank Mandiri
Baca Juga: Maudy Ayunda Makin Bersinar, Konsisten Berkarya di Dunia Hiburan hingga Pendidikan
Kabupaten Bogor, Brebes, Garut, Jember, Sumenep, Banyumas, Kebumen, Cilacap, Lampung Timur, Gunungkidul, Ciamis, Pandeglang, Jepara, Lampung Utara, Sleman, Kendal, Tanggamus, Serang, Bone, OKI, Simalungun, OKU Timur, Serdang Bedagai, Pesawaran, Way Kanan, Musi Rawas, Kepulauan Meranti, Batu Bara, Pangkajene dan Kepulauan, Luwu, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pesisir Selatan, OKU, Landak, Lampung Barat, Pinrang, Bengkulu Utara, dan sekitarnya.
4. Bank BSI (Wilayah Aceh)
Kabupaten Pidie, Aceh Timur, Aceh Besar, Bireuen, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Selatan, Aceh Barat, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Lhokseumawe, Bener Meriah, Aceh Singkil, Kota Langsa, Simeulue, Gayo Lues, Kota Banda Aceh, Aceh Jaya, Subulussalam, dan Kota Sabang.
Selain bantuan reguler PKH dan BPNT, pemerintah juga mengagendakan beberapa program bantuan pelengkap:
• Bantuan Pangan Beras 10 kg & Minyak Goreng: Alokasi untuk periode lanjutan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah musim kemarau.
• Program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE): Asesmen bantuan modal usaha hingga Rp5.000.000 bagi KPM yang dinilai potensial untuk mandiri dan keluar dari kepesertaan bansos (graduasi).***
Editor : Mutia Tresna Syabania