RADAR BOGOR – Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diimbau lebih berhati-hati sebelum menggunakan fitur permintaan pembaruan data di aplikasi Cek Bansos.
Pasalnya, tindakan asal klik pada fitur tersebut justru berpotensi menghentikan pencairan bantuan sosial (bansos) yang sebelumnya berjalan lancar.
Peringatan ini penting diketahui KPM, terutama yang selama ini rutin menerima PKH, BPNT, atau jenis bansos lainnya tanpa kendala.
Baca Juga: Desil Naik Tiba-Tiba Tanpa Sebab? Ini Cara Cek dan Turunkan Lewat Aplikasi Cek Bansos
Jangan Asal Klik Jika Bansos Masih Cair
Fitur ‘request pembaruan data’ atau permintaan penurunan desil di aplikasi Cek Bansos memang disediakan untuk KPM yang merasa desilnya terlalu tinggi. Namun fitur ini tidak boleh digunakan sembarangan, terutama oleh KPM yang bansosnya masih cair normal.
Dikutip dari kanal youtube Pendamping Sosial, terdapat sebuah kasus dimana seorang KPM berada di desil 4 dan bansosnya selama ini cair tanpa masalah. Karena ingin desilnya turun lebih rendah lagi ke desil 1, ia mengajukan request pembaruan data melalui aplikasi. Hasilnya justru merugikan bansos yang tadinya lancar cair malah berhenti total.
"Buat Bapak/Ibu yang berada di desil di bawah 6 atau desil rendah, terus tiba-tiba pengin desilnya lebih rendah lagi, lebih baik enggak usah diotak-atik," demikian peringatan narrator kanal YouTube Pendamping Sosial.
Baca Juga: Awas, 6 Kriteria Ini Bisa Bikin KPM Otomatis Dicoret dari Daftar Penerima PKH dan BPNT
Aturannya sederhana: fitur pembaruan data hanya diperuntukkan bagi KPM yang bansosnya memang tidak cair akibat desil tinggi (6-10). Bagi KPM yang pencairannya masih normal meski berada di desil menengah seperti desil 4, sebaiknya data tidak diutak-atik sama sekali.
Alasannya, seluruh proses pembacaan desil sudah dilakukan otomatis oleh sistem yang terintegrasi dengan berbagai lembaga, bukan berdasarkan laporan manual dari desa atau kelurahan.
Jika ada anggota keluarga yang berpenghasilan di atas UMK/UMP atau memiliki aset tertentu, sistem akan membacanya sendiri tanpa perlu request tambahan.
Baca Juga: Status SI Sudah Muncul di 4 Bank Himbara, Ini Tanda Bansos Tahap 3 Siap Cair
Desil Turun Bukan Berarti Bansos Otomatis Cair Lagi
Bagi KPM yang memang berhasil menurunkan desil dari kategori tinggi (6-10) ke desil lebih rendah seperti desil 3 atau 4, penting dipahami bahwa pencairan bansos tidak akan otomatis kembali berjalan.
Setelah desil turun, KPM tetap wajib mengajukan usulan bansos baru secara terpisah. Proses pengajuan ini bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos, namun jalur yang lebih disarankan adalah datang langsung ke desa atau kelurahan setempat agar kelayakan penerima diverifikasi langsung oleh petugas SIKS-NG.
Dengan kata lain, penurunan desil dan pencairan bansos merupakan dua proses yang terpisah keberhasilan yang satu tidak serta-merta menjamin keberhasilan yang lain.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Segera Cair, Patuhi Aturan Ini Biar Dana Tidak Kepotong
Kartu KKS Baru tapi Saldo Belum Terisi? Begini Solusinya
Persoalan lain yang juga banyak dikeluhkan KPM adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru yang sudah diterima sejak akhir April namun hingga kini belum terisi saldo. Kondisi ini muncul di tengah proses pencairan bansos KKS baru yang sedang berjalan.
Bagi KPM yang mengalami hal serupa, langkah yang wajib segera dilakukan adalah mendatangi petugas bansos setempat atau operator SIKS-NG di desa/kelurahan untuk memastikan status kepesertaan.
Pengecekan ini penting karena ada kemungkinan data KPM ternyata sudah ter-exclude alias tidak lagi memenuhi syarat, meski kartu KKS sudah terlanjur diterima.
Baca Juga: Update Pencairan Bansos 4 Agustus 2026: BPNT Terpantau Cair di KKS Ini
Setelah status kepesertaan dipastikan masih aktif, KPM disarankan melakukan pengecekan berkala baik seminggu sekali maupun sebulan sekali untuk memantau apakah saldo sudah masuk.
Pahami Aturan Sebelum Bertindak
Ketiga persoalan ini risiko klik sembarangan, syarat pengajuan ulang usulan bansos setelah desil turun, dan penanganan KKS baru tanpa saldo menegaskan pentingnya KPM memahami mekanisme sistem sebelum mengambil tindakan di aplikasi Cek Bansos.
Langkah yang salah, meski diniatkan untuk memperbaiki status, justru bisa berujung pada terhentinya bantuan yang sebelumnya berjalan lancar.
Baca Juga: Walau Status Penyaluran Bansos Tahap Ketiga di Semua Bank Sudah SI, KPM Masih Terima Pencairan Susulan
Konsultasi langsung dengan petugas SIKS-NG di desa atau kelurahan tetap menjadi jalur paling aman untuk memastikan status dan kelayakan bansos tetap akurat.***
Sumber : YouTube Pendampingan Sosial