Akhirnya Bansos PKH BPNT Tahap 3 Cair Bertahap, Ini Daftar Wilayah yang Sudah Masuk

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:39 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT untuk KPM (Instagram @desabojongnrg.id)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT untuk KPM (Instagram @desabojongnrg.id)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 Termin 1 mulai berlangsung secara bertahap pada awal Agustus 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari berbagai daerah dilaporkan telah menerima saldo masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyaluran berikutnya.

Perkembangan tersebut sejalan dengan perubahan status di aplikasi SIKS-NG yang mulai menunjukkan SI (Standing Instruction). Status ini menjadi salah satu indikator bahwa dana bantuan telah siap diproses untuk dipindahbukukan ke rekening penerima. Meski demikian, waktu masuknya saldo tetap berbeda-beda di setiap wilayah karena penyaluran dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Update Bansos PKH Tahap 3 Malam Ini: Status Mulai SI, Begini Cara Cek Saldo KKS

Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3 Termin 1

Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Selasa, 4 Agustus 2026, penyaluran PKH Tahap 3 dan BPNT Tahap 3 Termin 1 telah memasuki tahap pencairan di berbagai daerah. Proses distribusi dilakukan secara bertahap melalui bank-bank penyalur, yakni Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.

Munculnya status SI di SIKS-NG menunjukkan bahwa proses administrasi pencairan telah bergerak ke tahap yang lebih lanjut. Namun demikian, status tersebut tidak berarti seluruh KPM akan menerima dana pada hari yang sama karena setiap bank memiliki jadwal pemindahbukuan yang berbeda.

Bukti Pencairan di Sejumlah Wilayah

Laporan pencairan telah disampaikan oleh sejumlah KPM dari berbagai daerah melalui bank penyalur.

Melalui Bank BRI, KPM di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dilaporkan berhasil menarik dana sebesar Rp1.060.000. Di wilayah Plaju, Palembang, juga terdapat laporan transaksi penarikan senilai Rp579.000. Selain itu, KPM di Pasis Timur, Sulawesi berhasil mencairkan BPNT sebesar Rp600.000 melalui agen BRILink.

Baca Juga: Warga Jalan Semeru Kota Bogor Keluhkan Air Tak Mengalir Normal Sudah Sepekan, Ini Penjelasan Tirta Pakuan

Sementara melalui Bank BNI, laporan pencairan berasal dari Dusun Babakan Maja, Kecamatan Ciasem, Jawa Barat, dengan saldo masuk mencapai Rp1.198.022. Selain itu terdapat pencairan komponen PKH sebesar Rp832.027, serta penarikan BPNT Tahap 3 sebesar Rp600.000 melalui ATM BNI.

Penyebab Saldo KKS Masih Kosong

Masih adanya KPM yang belum menerima saldo bantuan bukan berarti bantuan dibatalkan. Terdapat dua faktor utama yang menyebabkan saldo rekening masih kosong.

Pertama, proses penyaluran dilakukan menggunakan sistem termin agar distribusi dana kepada jutaan penerima tidak membebani sistem perbankan. Pada Termin 1, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) disebut baru mencakup sekitar 70 persen dari total kuota penerima. Sisanya sekitar 30 persen akan diproses pada termin berikutnya.

Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Masuk Termin 1, Ini Wilayah yang Sudah Dilaporkan Cair

Kedua, proses pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) juga memengaruhi pencairan. Dalam pembaruan tersebut terdapat sekitar 30 persen data penerima baru yang menggantikan KPM lama yang telah graduasi maupun yang sudah tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai penerima bansos.

“Terdapat sekitar 30 persen data penerima baru dalam pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menggantikan KPM lama yang sudah graduasi atau tidak lagi memenuhi syarat,” jelas narator melalui kanal Youtube Info Bansos.

Kuota Penerima Berdasarkan Bank Penyalur

Pada Termin 1, total KPM yang dipersiapkan menerima pencairan mencapai 7.466.671 keluarga penerima manfaat.

Baca Juga: Pemkab Bogor Bakal Sulap Lahan Tidur Jalan Bomang Jadi Produktif, Ada Pertanian hingga Pariwisata

Rinciannya sebagai berikut:

Jumlah tersebut merupakan kuota penerima yang diproses pada Termin 1, sehingga masih terdapat penerima lain yang akan masuk pada termin selanjutnya.

Daftar Wilayah yang Dilaporkan Sudah Cair

Untuk penyaluran melalui Bank BNI, laporan pencairan berasal dari Kota Tangerang, Kota Bandung, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Madiun, Kabupaten Pekalongan, Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Deli Serdang, Jakarta Timur, Kabupaten Magetan, Kabupaten Sukoharjo, Kota Semarang, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Kabupaten Kudus, Kota Bogor, Kabupaten Gowa, Jakarta Selatan, Kota Depok, Kota Surabaya, Kota Surakarta, Kota Serang, Jakarta Pusat, Kota Malang, Kabupaten Maros, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Bengkalis, hingga Kabupaten Majene.

Baca Juga: Cek KKS Sekarang! Daftar Wilayah Prioritas dan Update Bansos PKH BPNT Agustus 2026

Sementara melalui Bank BRI, wilayah yang dilaporkan telah menerima pencairan meliputi Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Buleleng, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Asahan, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Kampar, Kota Batam, Kabupaten Lahat, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Jeneponto, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Sambas, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Sikka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Agam, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Labuhanbatu, Kota Padang, Kabupaten Mandailing Natal, Kota Mataram, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Flores Timur, Kota Bengkulu, Kabupaten Poso, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Nias Selatan, Kabupaten Donggala, Kabupaten Luwu Utara, Kota Kupang, Kota Jambi, Kabupaten Alor, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Konawe, Kabupaten Enrekang, Kabupaten Muna, Kabupaten Seluma, Kabupaten Boalemo, hingga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Baca Juga: Prediksi Dinamo Zagreb vs Kauno Zalgiris, Tuan Rumah Jangan Lengah!

Adapun melalui Bank Mandiri, laporan pencairan berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Batubara, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Kabupaten Luwu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kabupaten Landak, Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Pinrang, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Sintang, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Dairi, Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Kabupaten Takalar, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Karo, Kabupaten Tapanuli Utara, serta Kabupaten Pasaman.

Imbauan bagi KPM Sebelum Mengecek Saldo

Bagi KPM yang hingga kini belum menerima dana bantuan, disarankan untuk terlebih dahulu berkoordinasi dengan pendamping PKH atau operator desa guna memastikan status penyaluran di aplikasi SIKS-NG. Langkah ini dapat membantu memastikan apakah nama penerima sudah masuk dalam daftar SP2D Termin 1 atau masih menunggu proses pada termin berikutnya.

Baca Juga: Desil Tiba-tiba Naik Agustus 2026, KPM Bansos PKH BPNT Segera Lakukan 2 Hal Ini

Selain itu, KPM juga sebaiknya tidak terlalu sering melakukan pengecekan saldo melalui ATM maupun agen bank dalam waktu berdekatan. Menunggu informasi terbaru dari pendamping atau hasil pembaruan di SIKS-NG dinilai lebih efektif sebelum melakukan pengecekan kembali terhadap rekening KKS.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : Youtube Info Bansos
bpnt bansos tahap 3 pkh pencairan bantuan sosial