RADAR BOGOR - Pemerintah resmi memulai penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga mulai awal Agustus 2026, disusul jadwal pencairan bansos beras 10 kg yang akan digelontorkan serentak pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan RI.
Kabar bansos PKH BPNT dan juga beras ini menjadi angin segar bagi keluarga penerima manfaat di tengah kebutuhan ekonomi menjelang triwulan ketiga tahun ini.
Melansir dari kanal youtube Info Bansos, progres penyaluran bansos PKH dan BPNT tahap 3 saat ini telah menunjukkan status SI atau standing instruction pada aplikasi SIKS-NG.
Artinya, dana bansos sudah mulai masuk secara bertahap ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik KPM di berbagai bank Himbara, mulai dari BRI, BNI, Mandiri, hingga BSI.
Baca Juga: SP2D Status SI Turun, Cek Update Bansos Tahap 3 dan Beras 10 Kg Cair 17 Agustus
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tidak buru-buru mengecek saldo ke ATM. Pasalnya, saat ini penyaluran bansos tengah berada dalam masa transisi dari tahap kedua menuju tahap ketiga, sehingga arus lalu lintas transaksi perbankan dan pembaruan data dari pusat berlangsung sangat intensif.
Pendamping Sosial Jadi Kunci, Jangan Asal Gesek Kartu
Salah satu poin penting yang ditekankan adalah peran pendamping sosial di tingkat desa atau kelurahan. Jadwal pengecekan dan penarikan saldo bansos sebaiknya mengikuti arahan dari pendamping, karena mereka memiliki tanggung jawab langsung dalam pelaporan administrasi setiap transaksi penarikan PKH maupun BPNT di wilayah tugasnya.
“Sebaiknya jadwal pengecekan dan penarikan saldo selalu mengikuti arahan dari pendamping sosial di desa atau kelurahan masing-masing," jelas narator channel Info Bansos terkait proses transisi penyaluran tahap ketiga ini.
Baca Juga: Update Perkembangan Penyaluran Bansos PKH, BPNT, dan Bantuan Lainnya Agustus 2026
Ketika KPM menarik saldo sesuai daftar Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) yang sudah dikonfirmasi pendamping, proses pencatatan kelayakan penerima akan berjalan tertib dan bebas dari kendala data di kemudian hari.
Baru 70 persen KPM yang Cair di Termin Pertama
Penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 dilakukan secara bertahap dalam beberapa termin. Pada termin pertama ini, SP2D yang turun baru mencakup sekitar 70 persen dari total alokasi KPM.
Sisa 30 persen kuota lainnya diperuntukkan bagi pembaruan data penerima baru serta KPM yang masuk dalam termin penyaluran berikutnya.
Baca Juga: Dua Cara Menurunkan Desil Bansos Agar PKH dan BPNT Bisa Cair Kembali
Karena itu, KPM disarankan mengecek riwayat bansos secara mandiri sebelum ke ATM, melalui langkah berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos resmi milik Kementerian Sosial.
- Masukkan NIK dan kode captcha, lalu klik pencarian.
- Pastikan status PKH/BPNT sudah menunjukkan periode penyaluran triwulan ketiga (tahap 3) 2026 dan berstatus siap.
Setelah status di aplikasi aktif dan pendamping desa mengonfirmasi SP2D sudah turun, KPM baru disarankan mendatangi ATM atau agen bank terdekat. Langkah ini penting agar KPM terhindar dari kekecewaan, menghemat waktu dan biaya transportasi, sekaligus menjaga kartu KKS dari resiko tertelan mesin akibat salah gesek berulang kali.
Baca Juga: Desil KPM Bansos PKH dan BPNT Tinggi, Ini Panduan Sanggah Desil di DTKS
Bansos Beras 10 Kg Cair Serentak 17 Agustus 2026
Selain PKH dan BPNT, kabar yang tak kalah dinanti adalah jadwal resmi pencairan bansos beras 10 kg. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan anggaran hingga Rp17,5 triliun untuk program bantuan pangan beras ini bagi puluhan juta KPM di seluruh Indonesia.
Bansos beras 10 kg dijadwalkan mulai dicairkan secara serentak pada 17 Agustus 2026, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI.
Pemilihan momentum ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi ketahanan pangan keluarga penerima manfaat di seluruh Nusantara, sekaligus menjadi bantalan ekonomi di tengah dinamika harga bahan pokok pada triwulan ketiga.
Baca Juga: Awas, Klik Sembarangan di Aplikasi Cek Bansos Bisa Bikin Bantuan Berhenti Cair
Bagi penerima bantuan pangan beras, dokumen pendukung seperti KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) asli wajib disiapkan saat jadwal undangan penyerahan dari pihak desa, kelurahan, atau PT Pos Indonesia telah diterbitkan di wilayah masing-masing.
Pantau Status Bansos Secara Berkala
Dengan bergulirnya penyaluran PKH, BPNT tahap 3, dan bansos beras 10 kg, KPM diimbau untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru saat mengecek saldo di ATM.
Memantau status secara mandiri lewat aplikasi Cek Bansos serta berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing tetap menjadi cara paling aman agar proses pencairan bansos berjalan lancar tanpa kendala.
Sumber : Youtube Info Bansos