RADAR BOGOR - Pergerakan positif penyaluran bantuan sosial (bansos) terus bergulir.
Setelah status transaksi di aplikasi SIKS-NG berubah menjadi Standing Instruction (SI), saldo bansos PKH dan BPNT dilaporkan mulai masuk secara bertahap ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Bukti penarikan saldo bansos dari berbagai bank Himbara seperti BSI dan BNI, mulai marak dilaporkan oleh para penerima di lapangan," jelas narator dalam YouTube Naura Vlog.
Beberapa rincian nominal saldo yang terpantau telah masuk ke rekening KPM meliputi:
Baca Juga: Bansos Tahap 2 Masih Berlangsung, Tahap 3 Menunggu SI dan 5 Bantuan Lainnya Siap Disalurkan
• Bank BSI (Wilayah Aceh/Syariah)
Terpantau pencairan saldo hingga Rp3.308.000. Nominal ini merupakan akumulasi dari komponen lansia, disabilitas, dua anak balita, serta bantuan kombo BPNT sebesar Rp600.000.
• Bank BNI (Kabupaten Lumajang & Wilayah Lain):
Penarikan saldo sebesar Rp1.200.000 (penggabungan komponen lansia dan disabilitas).
Penarikan saldo Rp600.000 untuk komponen disabilitas/lansia tunggal.
Masuknya saldo komponen anak sekolah (jenjang SMA).
Baca Juga: Cek Saldo Bansos di Wilayah Jabar, KPM Pemilik KKS Baru dan Lama Masuk Dana Rp750 Ribu
Bagi KPM yang mendapati bantuan sosialnya belum kunjung masuk, perhatikan dua status krusial pada sistem SIKS-NG berikut:
1. Keterangan "Exclude" (Desil Tinggi / Tidak Layak)
Jika pada sistem SIKS-NG muncul keterangan Exclude, artinya KPM telah terdeteksi berada di Desil 5 hingga Desil 10 (kategori masyarakat mampu) atau terkena pemutakhiran data ketidaklayakan.
KPM dengan status ini dipastikan tidak lagi menerima alokasi bansos PKH maupun BPNT.
2. Keterangan "Gagal Cek Rekening" (Masih Bisa Diselamatkan)
Keterangan ini terjadi apabila terdapat ketidakcocokan data antara e-KTP dengan data pada rekening kartu KKS Merah Putih.
KPM yang mengalami gagal cek rekening di Bank Himbara tidak perlu panik.
Baca Juga: Bukti Struk Pencairan Bansos Termin 1 Dilakukan KPM yang Terdaftar 100 Daerah di 2 KKS Ini
Kementerian Sosial umumnya akan memindahkan mekanisme penyaluran bantuan tersebut melalui PT Pos Indonesia setelah proses rekonsiliasi data selesai.
Mengingat penyaluran dana dilakukan secara bergelombang per wilayah dan per termin, tidak perlu mengecek mesin ATM/agen terlalu sering agar kartu KKS tidak rentan rusak atau terblokir.
Mintalah bantuan Pendamping Sosial PKH atau Operator SIKS-NG Desa, untuk mengecek apakah nama Anda masuk dalam daftar SP2D yang berstatus SI atau mengalami penyesuaian data bansos.***
Editor : Mutia Tresna Syabania