RADAR BOGOR - Pencairan dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kembali bergulir pada Selasa, 5 Agustus 2026.
Kabar ini menjadi angin segar bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah, mulai dari Sulawesi Tengah, Jawa Barat, hingga Jawa Timur, yang saldo Kartu Keluarga Sejahteranya (KKS) sudah terisi pagi ini.
Mengutip dari kanal YouTube Arfan Saputra Channel, update terbaru menunjukkan bahwa pencairan yang berlangsung hari ini didominasi oleh bantuan susulan tahap kedua, baik untuk PKH maupun BPNT.
Baca Juga: Cek di Sini, Daftar Lengkap Daerah yang Cair Bansos PKH Tahap 3 Tahun 2026
BPNT Susulan Tahap 2 Cair di Sulawesi Tengah dan Tuban
Salah satu laporan yang menonjol datang dari Kecamatan Poso, Sulawesi Tengah. Diketahui, dana BPNT susulan tahap 2 sebesar Rp600.000 telah cair untuk pemegang KKS baru Bank BRI di wilayah tersebut.
Kabar serupa juga datang dari Tuban, Jawa Timur. Seorang KPM pemegang KKS lama melaporkan pencairan BPNT susulan tahap 2 dengan nominal sama, yakni Rp600.000.
Namun saat ditarik tunai, dana yang diterima sebesar Rp595.000 karena adanya potongan biaya administrasi di mesin ATM/EDC bank penyalur.
Baca Juga: Waspada! 3,9 Juta KPM Dicoret dari Bansos PKH BPNT Tahap 3, Ini Penyebab Data Masuk Exclude
“Alhamdulillah, tadi pagi saya cek saldo langsung ada Rp600.000, pas ditarik tunai di ATM keluar Rp595.000. Mungkin itu kena potongan admin,” ujar salah satu KPM asal Tuban saat membagikan pengalamannya menerima bantuan susulan tahap 2.
Rincian Pencairan PKH Berdasarkan Komponen Penerima
Selain BPNT, dana PKH juga mengalir ke berbagai komponen keluarga penerima manfaat. Berikut rincian pencairan PKH yang terpantau hari ini:
-Komponen balita: Rp750.000
-Komponen anak SD: Rp225.000
-Komponen anak SMP: Rp375.000
-Komponen anak SMA/SMK sederajat: Rp500.000
Salah satu KPM di Indramayu, Jawa Barat melaporkan penerimaan gabungan komponen balita dan anak SD melalui KKS Bank BNI, dengan total dana yang cair mencapai Rp975.000.
Pencairan komponen anak SMP dan SMA/SMK juga terkonfirmasi cair lewat KKS Bank BNI di daerah lain pada hari yang sama.
KKS Keluaran Lama dan Baru Sama-Sama Aktif
Menariknya, pencairan bansos hari ini tidak hanya menyasar KKS keluaran baru.
Baca Juga: Bansos PIP untuk KPM PKH dan BPNT Tahap 3 Cair: Cek Nominalnya dari Jenjang TK hingga SMA
Sebuah laporan pengecekan saldo menunjukkan KKS keluaran tahun 2022 juga masih aktif menerima dana susulan atau validasi gabungan PKH dan BPNT, dengan total saldo mencapai Rp1.722.000.
Di sisi lain, KKS BNI keluaran tahun 2025 di wilayah Indramayu turut tercatat menerima pencairan sebesar Rp1.200.000.
Sementara itu, KKS Bank BRI di wilayah Cianjur melaporkan pencairan sebesar Rp575.000. Kondisi ini menegaskan bahwa proses pencairan susulan berjalan lintas generasi kartu, tidak terpaku pada KKS terbaru saja.
“Punya saya KKS lama keluaran 2022, tadinya saya kira sudah tidak aktif lagi. Ternyata pas dicek malah ada saldo Rp1.722.000, gabungan PKH sama BPNT susulan,” kata seorang KPM yang membagikan bukti cek saldo KKS miliknya.
Indramayu Jadi Sorotan, Nominal Bervariasi Rp500 Ribu hingga Rp1,7 Juta
Wilayah Indramayu tercatat sebagai salah satu daerah dengan variasi pencairan paling beragam hari ini.
Baik KKS PKH maupun BPNT, baik keluaran lama maupun baru, sama-sama mencairkan dana dengan kisaran nominal Rp500.000 hingga Rp1.725.000, tergantung komponen dan jenis bantuan yang diterima masing-masing KPM.
Baca Juga: Rincian Nominal Saldo Bansos PKH-BPNT Masuk Rekening BSI dan BNI, 2 Status Krusial di SIKS-NG
Variasi nominal ini wajar terjadi karena setiap KPM memiliki kombinasi komponen bantuan yang berbeda mulai dari jumlah anggota keluarga, jenjang pendidikan anak, hingga status kepesertaan di program BPNT.
Bansos Susulan Tahap 2 Mendominasi, Tahap 3 Masih Ditunggu
Berdasarkan rangkuman laporan pencairan hari ini, mayoritas dana yang cair merupakan bantuan susulan tahap kedua untuk PKH maupun BPNT. Artinya, dana ini ditujukan bagi KPM yang sebelumnya belum sempat menerima pencairan tahap 2 secara reguler karena berbagai kendala validasi data.
Sementara itu, untuk pencairan tahap ketiga, prosesnya masih berjalan dan belum sepenuhnya cair ke rekening KPM.
Baca Juga: Jangan Panik Desil KPM Tiba-Tiba Naik, Begini Cara Ajukan Data Baru agar Bansos Tahap 3 Cair
KPM yang belum menerima dana tahap 3 dihimbau untuk terus memantau saldo KKS secara berkala dan tidak perlu khawatir apabila belum ada notifikasi masuk, karena proses penyaluran biasanya dilakukan secara bertahap sesuai wilayah dan validasi data di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).***
Editor : Asep SuhendarSumber : YouTube Arfan Saputra Channel