RADAR BOGOR - Dari berbagai laporan pencairan bansos yang masuk, ada beberapa hal menarik yang perlu dipahami oleh Keluarga Penerima Manfaat agar proses pengambilan bantuan berjalan lancar dan nominal yang diterima tidak terpotong.
Pertama, soal potongan saat tarik tunai di bank berbeda. Beberapa KPM melaporkan bahwa saat menarik saldo KKS di mesin ATM atau agen bank yang berbeda dari bank penerbit kartu, nominal yang berhasil ditarik sedikit lebih kecil dari saldo aslinya.
Contohnya KPM pemegang KKS Bank BRI yang menarik di agen BNI hanya berhasil mengambil Rp575.000 dari saldo yang ada, atau KPM yang saldo BPNT-nya Rp600.000 hanya bisa menarik Rp595.000 saat bertransaksi di bank lain.
Baca Juga: Cara Cek NIK KTP Apakah Menerima Bansos PKH atau BPNT Tahap 3? Ini Penjelasannya
Dilansir dari YouTube Arfan Saputra Channel, untuk menghindari potongan ini, disarankan menarik saldo langsung di ATM atau agen dari bank penerbit kartu KKS masing-masing.
Kedua, manfaatkan aplikasi mobile banking untuk cek saldo terlebih dahulu sebelum pergi ke ATM.
Pemegang KKS Bank BRI bisa menggunakan BRImo, KKS Bank BNI bisa menggunakan BNI Mobile Banking, KKS Bank Mandiri bisa menggunakan Livin by Mandiri, dan KKS Bank BSI bisa menggunakan BSI Mobile.
Cara ini lebih praktis dan aman karena tidak berisiko menyebabkan kartu tertelan atau terblokir.
Baca Juga: Surat Kemensos Terbit, Bansos PKH BPNT Tahap 3 Segera Cair ke Jutaan KPM
Ketiga, perhatikan tahun keluaran kartu KKS karena berdasarkan laporan yang masuk, kartu KKS dari berbagai tahun keluaran mulai dari 2022 hingga 2025 sudah mulai menerima pencairan.
Jadi jangan berasumsi kartu lama tidak akan mendapat pencairan karena ternyata kartu KKS lama pun masih aktif menerima bantuan susulan.
Keempat, lakukan pengecekan saldo secara berkala namun tidak berlebihan. Cukup cek sekali setiap beberapa hari menggunakan aplikasi mobile banking.
Jika saldo sudah masuk barulah pergi ke ATM atau agen bank untuk menarik tunai. Hindari bolak-balik ke ATM sebelum ada kepastian saldo masuk karena selain membuang waktu dan biaya transportasi juga berisiko merusak fisik kartu KKS.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Arfan Saputra Channel