RADAR BOGOR - Memasuki bulan Agustus 2026 yang penuh dengan nuansa kemerdekaan, kabar gembira menghampiri para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Proses pencairan bansos PKH dan BPNT Tahap 3 (alokasi Juli, Agustus, dan September 2026) terpantau mulai masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih secara bertahap di berbagai wilayah.
"Bagi KPM bansos yang mendapati saldonya masih kosong sementara kerabat atau tetangga di daerah lain sudah menerima saldo masuk, Anda imbau untuk tetap tenang," ujar narator dalam YouTube Gania Vlog.
Baca Juga: Surat Kemensos Terbit: Info Kuota Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 bagi KPM
Penyaluran bansos dari Bank Himbara dilakukan secara bergelombang (termin).
Beberapa laporan transaksi penarikan tunai yang berhasil dihimpun di lapangan menunjukkan adanya aktivitas saldo masuk di beberapa Bank Himbara:
1. Kabupaten Malang (Jawa Timur - KKS Bank BNI):
Terpantau penarikan saldo bantuan PKH Tahap 3 dengan nominal sebesar Rp1.575.000 sukses dicairkan oleh KPM di wilayah Kecamatan Pagelaran.
2. Wilayah Provinsi Aceh (KKS Bank BSI):
Baca Juga: Chinese Food Halal Ini Viral! Fuyunghai Jumbo Rp50 Ribu, Porsinya Bikin Melongo
Bantuan tambahan berupa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk jenjang sekolah cair sebesar Rp450.000 via Bank Syariah Indonesia.
KKS Bank BNI (Pencairan BPNT Tahap 3):
Saldo bantuan pangan sembako/BPNT alokasi 3 bulan terpantau masuk sebesar Rp600.000 dan telah berhasil ditarik tunai oleh penerima manfaat.
Rincian Bantuan yang Cair di Bulan Agustus
• PKH Tahap 3: Bertahap via KKS BNI, BRI, Mandiri, BSI
• BPNT Tahap 3: Rp600.000 (Alokasi Juli-September)
• PIP Anak Sekolah: Bantuan Tambahan Sesuai SK Nominasi
Baca Juga: Usai Status KPM SI, Bansos PKH BPNT Tahap Ketiga Cair Bertahap 1-3 Hari Kerja ke KKS
Penyaluran dana bansos dilakukan secara bergelombang hingga September mendatang.
Sebelum menuju mesin ATM atau agen bank, pastikan status kepesertaan Anda di aplikasi SIKS-NG telah menunjukkan status siap salur (Standing Instruction).
Hindari mengecek kartu ATM secara berulang-ulang dalam tempo singkat, agar kartu tidak berisiko tertelan mesin atau terblokir akibat salah memasukkan kode PIN.***
Editor : Mutia Tresna Syabania