RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian masyarakat pada 6 Agustus 2026. Di tengah penantian penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3 untuk periode Juli hingga September 2026, sejumlah penerima manfaat mulai melaporkan masuknya dana bantuan ke rekening mereka. Namun, dana yang sudah diterima pada hari tersebut mayoritas berasal dari Program Indonesia Pintar (PIP), bukan dari penyaluran PKH maupun BPNT Tahap 3.
Sementara itu, dilansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Kamis, 6 Agustus 2026, proses penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 masih berada pada tahap administrasi. Berdasarkan perkembangan yang mengacu pada surat edaran Kementerian Sosial serta pembaruan data pada aplikasi SIKS-NG hingga 31 Juli 2026, mekanisme penyaluran masih terus berjalan.
Karena itu, masyarakat diimbau membedakan antara pencairan bantuan susulan Tahap 2 dengan penyaluran resmi Tahap 3 agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Baca Juga: Santri Ecopreneur Dibuka Gratis di Bogor, Siapkan Generasi Pengusaha Berbasis Lingkungan
Dana PIP Mulai Masuk ke Rekening Penerima
Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi bantuan yang paling banyak dilaporkan telah cair pada 6 Agustus 2026.
Bantuan ini diprioritaskan bagi siswa yang telah masuk dalam SK Pemberian maupun SK Nominasi serta sudah menyelesaikan proses aktivasi rekening pada Juni 2026.
Dana disalurkan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang terhubung dengan Bank BRI maupun Bank BNI. Besaran bantuan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing penerima.
Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas, 51 Hektare Lahan Terbakar hingga Masuk Wilayah Malang
Rincian nominal bantuan PIP yang mulai disalurkan meliputi:
- Siswa Sekolah Dasar (SD) menerima bantuan sebesar Rp450.000.
- Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) memperoleh bantuan sebesar Rp750.000.
- Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) menerima bantuan sebesar Rp1.800.000.
Sejumlah laporan penerima menunjukkan dana telah berhasil masuk setelah proses aktivasi rekening pada Juni 2026.
Penerima berasal dari berbagai daerah dengan jenjang pendidikan yang berbeda, sehingga mengindikasikan bahwa penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan administrasi masing-masing rekening.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Cair Lagi 6 Agustus 2026, KKS Lama dan Baru Mulai Terima Saldo
Pada jenjang SD, misalnya, terdapat laporan pencairan bagi siswa kelas 3 yang melakukan aktivasi rekening pada 29 Juni. Selain itu, siswa kelas 3 di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang mengaktifkan rekening pada 17 Juni juga dilaporkan telah menerima bantuan.
Pencairan serupa turut dilaporkan oleh penerima baru kelas 4 SD di Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang melakukan aktivasi pada 11 Juni, serta siswa kelas 2 SD yang mengaktifkan rekening pada 18 Juni.
Untuk jenjang SMP, bantuan sebesar Rp750.000 juga mulai diterima oleh siswa kelas 8 yang sebelumnya telah menyelesaikan aktivasi rekening pada pertengahan Juni.
Baca Juga: Bogor Masuk! Ini Wilayah dengan Kuota Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 2026 Terbanyak
Sementara itu, pada jenjang SMA, bantuan sebesar Rp1,8 juta telah dilaporkan masuk ke rekening penerima melalui KIP Bank BNI, termasuk penerima di wilayah Jakarta Barat yang telah melakukan aktivasi rekening sejak awal Juni.
Bagi orang tua maupun peserta didik yang sudah melakukan aktivasi rekening pada Juni 2026 tetapi belum mengetahui status pencairannya, pengecekan saldo secara berkala melalui kartu KIP di Bank BRI maupun Bank BNI dapat dilakukan untuk memastikan apakah dana bantuan telah masuk ke rekening.
PKH dan BPNT Tahap 3 Belum Cair Secara Serentak
Di sisi lain, penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3 hingga 6 Agustus 2026 belum menunjukkan pencairan serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Kado Kemerdekaan! Bansos Beras 30 Kg Cair Serentak 17 Agustus 2026, Ini Daftar Penerimanya
Hasil pemantauan pada rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik melalui layanan mobile banking maupun mesin ATM, memperlihatkan bahwa saldo Tahap 3 belum masuk secara menyeluruh pada rekening bank penyalur seperti BRI, BNI, Mandiri, maupun BSI.
“Saldo yang masuk di beberapa rekening bank penyalur (seperti BRI, BNI, dan BSI) saat ini merupakan pencairan susulan untuk tahap kedua, bukan untuk tahap ketiga,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Laporan adanya saldo yang masuk ke sebagian rekening KKS juga perlu dicermati. Dana tersebut lebih banyak merupakan pencairan susulan PKH maupun BPNT Tahap 2 yang sebelumnya belum tersalurkan, sehingga belum dapat dikategorikan sebagai penyaluran resmi Tahap 3 untuk periode Juli hingga September 2026.
Baca Juga: Bukti Struk Bansos PKH BPNT Bermunculan! Saldo KKS Merah Putih Cair di Beberapa Wilayah
Status SPM dan SI Menjadi Indikator Proses Penyaluran
Berdasarkan perkembangan administrasi pada sistem SIKS-NG, proses penyaluran Tahap 3 masih terus berlangsung.
Penerima manfaat dapat memantau perubahan status administrasi masing-masing. Apabila status bantuan telah berubah menjadi SPM (Surat Perintah Membayar), berarti proses pembayaran telah memasuki tahapan penerbitan perintah pembayaran.
Selanjutnya, apabila status berubah menjadi SI (Standing Instruction), proses transfer ke rekening penerima tinggal menunggu pelaksanaan oleh bank penyalur.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Siswa, PIP Anak SD Cair Lagi di Agustus 2026
Perubahan status tersebut menjadi salah satu indikator bahwa proses administrasi terus bergerak meskipun dana belum langsung masuk ke rekening seluruh penerima pada waktu yang bersamaan.
Karena penyaluran dilakukan secara bertahap, waktu masuknya saldo dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya maupun antarbank penyalur.
Oleh sebab itu, penerima manfaat disarankan untuk tetap memantau perkembangan status bantuan melalui saluran resmi serta melakukan pengecekan rekening secara berkala sambil menunggu proses penyaluran Tahap 3 selesai dilaksanakan.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos