RADAR BOGOR - Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 kembali menjadi perhatian masyarakat seiring berlangsungnya proses penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di berbagai daerah.
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Jumat, 7 Agustus 2026, besaran dana yang diterima setiap KPM tidak selalu sama karena disesuaikan dengan komponen yang terdaftar dalam satu keluarga. Oleh sebab itu, tidak sedikit penerima yang memperoleh nominal berbeda meskipun berada pada tahap penyaluran yang sama.
Selain memahami besaran bantuan, KPM juga perlu mengetahui cara mengecek status kepesertaan secara resmi. Langkah ini penting untuk memastikan apakah nama penerima masih terdaftar sebagai penerima PKH serta mengetahui periode penyaluran bantuan yang sedang berjalan.
Baca Juga: Jenal Mutaqin Temui Remaja Berjenis Kelamin Ganda di Tanah Baru Bogor, Kawal hingga Sembuh
Besaran Bantuan PKH per Komponen
Nilai bantuan PKH disalurkan berdasarkan kategori anggota keluarga yang memenuhi syarat. Dana tersebut diberikan setiap tahap penyaluran atau setiap tiga bulan sekali.
Berikut rincian nominal bantuan PKH per komponen:
- Bantuan sebesar Rp750.000 diberikan kepada ibu hamil serta ibu yang sedang menjalani masa nifas pada masing-masing tahap pencairan.
- Anak usia dini berusia 0 hingga 6 tahun memperoleh Rp750.000 setiap tahap.
- Setiap siswa tingkat SD atau sederajat menerima alokasi bantuan Rp225.000 pada masing-masing tahap penyaluran.
- Setiap pelajar SMP dan jenjang pendidikan yang setara berhak menerima bantuan senilai Rp375.000 per tahap.
- Siswa SMA atau sederajat memperoleh Rp500.000 per tahap.
- Lansia berusia 60 tahun ke atas menerima bantuan Rp600.000 per tahap.
- Penyandang disabilitas berat mendapatkan Rp600.000 setiap tahap.
Rekening KKS dapat menerima bantuan dengan nilai lebih besar apabila satu keluarga memiliki lebih dari satu komponen yang berhak, karena pencairannya dihitung secara kumulatif.
Baca Juga: Mau Liburan ke Jans Park? Ini Harga Tiket Terbaru, Paket Hemat Sudah Termasuk Wahana!
Karena itulah nominal pencairan yang diterima setiap keluarga bisa berbeda-beda. Sebagian KPM menerima saldo lebih besar karena memiliki beberapa komponen dalam satu Kartu Keluarga, sehingga total bantuan merupakan hasil penjumlahan seluruh komponen yang berhak diterima.
Cara Mengecek Status Penerima PKH
Masyarakat dapat memastikan status kepesertaan PKH melalui layanan resmi Kementerian Sosial, baik melalui situs maupun aplikasi.
1. Melalui Website Resmi
Untuk melakukan pengecekan melalui laman resmi, ikuti langkah berikut:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Sesuaikan pilihan lokasi dengan alamat tempat tinggal yang terdaftar, mulai dari tingkat provinsi hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Masukkan rangkaian karakter verifikasi yang terlihat pada layar ke kolom yang disediakan.
- Klik tombol “Cari Data”.
Baca Juga: Gelombang Baru Bansos PKH Tahap 3 Dimulai, KKS Mandiri Banyak Terima Saldo di Wilayah Ini
Apabila data ditemukan, sistem akan menampilkan informasi mengenai status penerima, jenis bantuan yang diterima, serta periode penyaluran yang berlaku.
2. Melalui Aplikasi Cek Bansos
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Pastikan aplikasi Cek Bansos telah terpasang dengan mengunduhnya dari Google Play Store atau App Store.
- Silakan mendaftarkan akun baru terlebih dahulu atau gunakan akun yang telah dibuat sebelumnya untuk masuk.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Ketik NIK atau nama lengkap sebagaimana tercatat dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Sistem akan menampilkan informasi mengenai status kepesertaan dan bantuan sosial yang diterima apabila data telah terdaftar.
Baca Juga: Siswa SMK SMAK Bogor Dibekali Etika Gunakan AI dan Cara Lindungi Data Pribadi
Hal yang Perlu Diperhatikan oleh KPM
Dalam proses penyaluran PKH, terdapat beberapa hal yang perlu dipahami oleh penerima manfaat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
- Penyaluran dilakukan bertahap. Dana bantuan tidak masuk ke seluruh rekening penerima pada waktu yang sama. Proses pencairan berlangsung secara bertahap melalui bank penyalur, sehingga KPM disarankan memeriksa saldo secara berkala melalui ATM maupun layanan mobile banking resmi.
- Hubungi pendamping sosial bila mengalami kendala. Apabila data tidak muncul saat pengecekan atau bantuan belum diterima meski dinyatakan sebagai penerima, KPM dapat berkonsultasi dengan pendamping sosial PKH di desa atau kelurahan untuk memperoleh penjelasan serta membantu proses verifikasi.
- Jaga keamanan data pribadi. Kewaspadaan diperlukan untuk menghindari berbagai bentuk penyalahgunaan data yang mengatasnamakan program bansos.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Semakin Meluas, KKS Mandiri Banyak Terima Saldo, Ini Rinciannya
Dengan memahami besaran bantuan berdasarkan komponen, cara mengecek status penerima, serta mekanisme penyaluran yang dilakukan secara bertahap, KPM dapat memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai proses pencairan PKH dan mengurangi risiko kesalahan informasi selama periode penyaluran berlangsung.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel