RADAR BOGOR - Proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 masih berlangsung di berbagai daerah hingga 7 Agustus 2026. Proses pencairan dilakukan secara bertahap di berbagai daerah dengan jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terutama KKS Mandiri.
Di saat yang sama, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako juga terus berjalan sehingga pemerintah menargetkan seluruh proses distribusi dapat diselesaikan selama Agustus 2026.
Melansir dari kanal Youtube Info Bansos, bahwa hingga 7 Agustus 2026, penyaluran PKH tahap 3 dilaporkan telah menjangkau lebih dari 7 juta KPM. Sementara itu, untuk bantuan BPNT atau Program Sembako, jumlah penerima yang telah tersalurkan telah melampaui 12 juta KPM.
Baca Juga: Puskesmas Dramaga Bogor Ungkap Kondisi Terkini Puluhan Pasien Diduga Keracunan MBG
Penyaluran masih berlangsung secara bertahap karena setiap wilayah memiliki jadwal dan proses administrasi yang berbeda.
Target penyaluran secara nasional mencakup lebih dari 18 juta KPM. Oleh karena itu, masyarakat yang hingga kini belum menemukan saldo masuk di rekening KKS diimbau untuk tetap memantau perkembangan pencairan karena proses masih terus berlangsung dan pemutakhiran data penerima masih dilakukan secara bertahap.
Pencairan PKH Tahap 3 Menggunakan Sistem Bertahap
Proses pencairan dibagi dalam beberapa termin atau gelombang sehingga setiap daerah maupun bank penyalur dapat menerima dana pada waktu yang berbeda.
Baca Juga: Suhu Korea Selatan Tembus 42,5°C, Gelombang Panas Resmi Jadi Bencana Nasional
Kondisi tersebut membuat sebagian KPM sudah memperoleh saldo bantuan, sementara sebagian lainnya masih menunggu proses penyelesaian administrasi.
Apabila saldo pada rekening KKS masih belum bertambah, hal tersebut belum tentu menandakan bansos dibatalkan karena proses validasi data dan penyaluran masih terus berjalan.
Bank Mandiri Menjadi Salah Satu Penyalur Terbanyak
Berdasarkan perkembangan penyaluran di lapangan, Bank Mandiri menjadi salah satu bank yang mendominasi pencairan PKH tahap 3 pada awal Agustus 2026.
Baca Juga: Nominal Bansos PKH Tahap 3 Bisa Lebih Besar, Ternyata Ditentukan Komponen Ini
Sejumlah KPM melaporkan dana bantuan telah masuk ke rekening KKS dengan nominal yang berbeda-beda sesuai komponen bantuan yang diterima.
“Bukti mutasi menunjukkan saldo masuk dengan nominal mulai dari Rp600.000, Rp750.000, Rp1.100.000, hingga Rp1.125.000,” ungkap narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
Beberapa nominal yang tercatat antara lain:
- Rp600.000
- Rp750.000
- Rp1.100.000
- Rp1.125.000
Perbedaan nominal tersebut dipengaruhi oleh komponen PKH yang dimiliki masing-masing keluarga sehingga jumlah bansos yang diterima tidak selalu sama.
Baca Juga: Jenal Mutaqin Temui Remaja Berjenis Kelamin Ganda di Tanah Baru Bogor, Kawal hingga Sembuh
Selain Bank Mandiri, proses penyaluran juga mulai berlangsung melalui Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Distribusi di masing-masing bank tetap mengikuti jadwal pencairan yang telah ditetapkan.
KPM Diminta Segera Mencairkan Dana Setelah Saldo Masuk
Bagi KPM yang telah menerima saldo bantuan di rekening KKS, pencairan sebaiknya segera dilakukan. Dana yang sudah masuk disarankan dicairkan dalam jangka waktu paling lama 30 hari agar tidak berisiko dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku apabila tidak segera dimanfaatkan.
Daftar 30 Wilayah dengan Kuota Bank Mandiri Terbesar
Proses penyaluran melalui Bank Mandiri saat ini banyak berlangsung di sejumlah daerah yang memiliki jumlah KPM cukup besar. Wilayah yang masuk dalam proses penyaluran bertahap meliputi:
Baca Juga: Mau Liburan ke Jans Park? Ini Harga Tiket Terbaru, Paket Hemat Sudah Termasuk Wahana!
- Kabupaten Bogor
- Serdang Bedagai
- Pesawaran
- Way Kanan
- Musi Rawas
- Kepulauan Meranti
- Batu Bara
- Pangkajene dan Kepulauan
- Luwu
- Rokan Hilir
- Rokan Hulu
- Pesisir Selatan
- Ogan Komering Ulu
- Landak
- Lampung Barat
- Pinrang
- Bengkulu Utara
- Sintang
- Tulang Bawang
- Dairi
- Konawe Selatan
- Labuhan Batu Utara
- Takalar
- Pasaman Barat
- Karo
- Tapanuli
- Pasaman
- Tolitoli
- Bulukumba
- Tanah Toraja
Baca Juga: Gelombang Baru Bansos PKH Tahap 3 Dimulai, KKS Mandiri Banyak Terima Saldo di Wilayah Ini
Masyarakat di wilayah tersebut tetap perlu melakukan pengecekan saldo secara berkala karena pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak seluruh KPM menerima bantuan pada hari yang sama.
Sekitar 1,4 Juta KPM Mengalami Penangguhan Sementara
Di sisi lain, terdapat sekitar 1,4 juta KPM yang penyaluran bantuannya ditangguhkan sementara. Penangguhan dilakukan terhadap penerima yang terindikasi melakukan penyalahgunaan bantuan untuk transaksi game online terlarang berdasarkan hasil proses verifikasi administrasi.
Status tersebut bersifat sementara sehingga masih dimungkinkan dilakukan pemeriksaan ulang apabila ditemukan ketidaksesuaian hasil verifikasi.
Baca Juga: Siswa SMK SMAK Bogor Dibekali Etika Gunakan AI dan Cara Lindungi Data Pribadi
Langkah yang Dapat Dilakukan Jika Bantuan Belum Cair
Bagi KPM yang merasa tidak pernah melakukan aktivitas yang menjadi dasar penangguhan namun bantuan belum diterima, terdapat beberapa langkah yang dapat ditempuh, yaitu:
- Menghubungi pendamping sosial PKH atau operator SIKS-NG di desa maupun kelurahan sesuai domisili.
- Mengajukan berita acara sanggahan sebagai dasar permohonan verifikasi ulang.
- Menunggu proses pemeriksaan lanjutan oleh petugas, termasuk pendokumentasian kondisi tempat tinggal dengan foto yang dilengkapi informasi geotagging dan timestamp untuk diunggah ke sistem SIKS-NG sebagai bagian dari proses verifikasi.
Melalui mekanisme tersebut, data KPM akan diperiksa kembali sehingga apabila dinyatakan memenuhi persyaratan, penyaluran bantuan dapat diproses sesuai hasil verifikasi yang berlaku.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Info Bansos