RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 3 tahun 2026 mulai menunjukkan perkembangan terbaru hingga 7 Agustus. Sejumlah KPM dilaporkan sudah menerima saldo bantuan secara bertahap sejak malam 6 Agustus hingga 7 Agustus 2026. Namun, pencairan belum berlangsung secara serentak sehingga masih ada KPM yang belum melihat adanya tambahan saldo pada KKS terutama KKS Mandiri.
Melansir dari kanal Youtube Ariawanagus, Sabtu, 8 Agustus 2026, sejumlah transaksi yang terpantau, pencairan tahap 3 kali ini lebih banyak mengarah pada bantuan PKH. Hal tersebut terlihat dari nominal transaksi yang diterima KPM, yang tidak menunjukkan angka Rp600.000 yang selama ini identik dengan pencairan BPNT untuk satu periode.
Karena itu, status pencairan BPNT tahap 3 masih perlu dicermati lebih lanjut dan belum dapat disimpulkan sudah tersalurkan secara luas.
Baca Juga: Milad BPRS Amanah Ummah le-34, 100 Anak Ikuti Khitanan Massal di Leuwiliang Bogor
Pencairan PKH Tahap 3 Berlangsung Bertahap
Saldo bantuan mulai dilaporkan masuk pada waktu yang berbeda-beda. Ada KPM yang menemukan tambahan saldo pada pagi hari, sementara penerima lainnya baru melihat transaksi pada siang hingga malam hari.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran tidak berjalan sekaligus untuk seluruh penerima. Masuknya saldo juga dapat berbeda antara satu wilayah dengan wilayah lainnya, termasuk berdasarkan bank penyalur dan kesiapan rekening masing-masing KPM.
Dengan pola seperti ini, belum masuknya saldo pada 7 Agustus tidak secara otomatis menunjukkan bahwa KPM tersebut tidak mendapatkan bansos tahap 3. Penyaluran masih dapat berlangsung dalam gelombang berikutnya apabila data penerima dan rekening telah memenuhi proses penyaluran.
Baca Juga: Jangan Buru-buru Cek Saldo, Ini Syarat Wajib yang Harus Dipenuhi KPM Bansos PKH-BPNT Tahap 3
KKS Bank Mandiri Justru Terpantau Lebih Awal
Salah satu perkembangan yang cukup menarik pada pencairan kali ini adalah munculnya transaksi pada KKS Bank Mandiri lebih dahulu dibandingkan beberapa bank penyalur lainnya.
Pola tersebut berbeda dari perkiraan sebagian KPM yang sebelumnya mengamati urutan pencairan berdasarkan periode-periode sebelumnya. Pada tahap 3 kali ini, KKS Bank Mandiri justru menjadi salah satu yang lebih awal menunjukkan adanya transaksi.
Meski demikian, munculnya saldo pada sebagian KKS Mandiri belum berarti seluruh pemegang KKS dari bank tersebut telah menerima bantuan. Pencairan tetap berlangsung secara bertahap sehingga kondisi setiap KPM dapat berbeda.
Baca Juga: Saldo KKS Bertambah Lagi! Bansos PKH BPNT Tahap 3 Cair di 80 Daerah Ini
Bukti Transaksi Masih Terbatas
Jumlah laporan transaksi yang beredar juga belum terlihat sebanyak ketika pencairan bansos berlangsung dalam skala yang lebih luas pada periode sebelumnya. Bukti penarikan memang sudah mulai muncul, tetapi belum menunjukkan volume laporan yang besar secara bersamaan.
Situasi tersebut membuat perkembangan pencairan masih perlu diamati secara hati-hati. Adanya sejumlah transaksi dapat menjadi indikasi bahwa penyaluran telah berjalan, tetapi belum cukup untuk menyatakan bahwa seluruh KPM sudah menerima bantuan.
Bagaimana dengan BRI, BNI, dan BSI?
Sementara itu, perkembangan pada KKS bank penyalur lainnya belum menunjukkan pola pencairan yang sama kuatnya. Hingga 7 Agustus, laporan mengenai masuknya saldo tahap 3 pada KKS Bank BRI, BNI, dan BSI masih relatif terbatas dibandingkan temuan pada KKS Bank Mandiri.
Baca Juga: Kabar Pencairan Bansos Hari Ini: BPNT Rp600 Ribu Cair di KKS Bank Mandiri
Karena proses penyaluran dapat dilakukan secara bertahap, kondisi tersebut masih dapat berubah. KPM dari bank yang belum menerima saldo sebaiknya tetap memantau rekening masing-masing tanpa menjadikan pencairan pada bank lain sebagai patokan pasti.
Perkembangan Status SIKS-NG
Dari sisi administrasi penyaluran, sebagian data bansos tahap 3 telah menunjukkan status Standing Instruction (SI) pada sistem SIKS-NG. Namun, status tersebut belum terlihat merata pada seluruh data penerima maupun komponen bantuan.
Perbedaan status ini menjadi salah satu alasan mengapa waktu masuknya saldo dapat berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya. Data yang telah mencapai tahap SI dapat memiliki peluang lebih dekat menuju proses penyaluran dibandingkan data yang masih berada pada tahapan sebelumnya.
Baca Juga: Kagume Kota Bogor Dorong Guru Pahami Integrasi Sensorimotor untuk Dukung Pembelajaran ABK
Ada pula kondisi ketika komponen PKH yang sebelumnya diperkirakan belum siap justru lebih dahulu menunjukkan pencairan. Hal ini memperlihatkan bahwa urutan perubahan status pada sistem tidak selalu dapat dijadikan patokan tunggal untuk menentukan kapan saldo setiap KPM akan masuk.
Apa yang Perlu Dilakukan KPM?
Bagi KPM yang menggunakan KKS Bank Mandiri, pengecekan saldo dapat dilakukan secara berkala karena sudah terdapat laporan mengenai transaksi pencairan. Pemeriksaan dapat dilakukan melalui ATM, agen bank, maupun kanal transaksi yang biasa digunakan untuk mengecek saldo KKS.
“Bagi KPM yang memegang KKS Bank Mandiri, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui mesin ATM, e-warong, atau agen bank terdekat,” jelas narator melalui kanal Youtube Ariawanagus.
Baca Juga: Dorong Kemandirian Ekonomi, FMP Mulai Program Wakaf Alpukat ke Rumah Ibadah se-Kota Bogor
Sementara bagi KPM yang belum menerima saldo, tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa bantuan tidak cair. Penyaluran tahap 3 masih berlangsung secara bertahap dan waktu masuknya saldo dapat berbeda berdasarkan proses masing-masing penerima.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Ariawanagus