RADAR BOGOR - Sejumlah kasus ketidaksesuaian data desil kesejahteraan ternyata banyak dialami oleh keluarga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT.
Melansir dari kanal YouTube Akib Trend Channel, dijelaskan mekanisme perbaikan data desil bagi KPM yang hidup sendirian namun kesulitan mendapatkan bantuan, terutama bagi mereka yang merasa datanya tidak sesuai dengan kondisi kenyataan di lapangan.
"Itu bisa diajukan secara mandiri atau langsung mendatangi ke pendamping atau ke pemerintahan desa, dan diinfokan kalau keadaan kakak seperti itu, nanti dibantu dirubah desilnya," jelas narator kanal YouTube Akib Trend Channel.
Baca Juga: Bansos KKS Cair Akhir Pekan, BRI Disebut Banyak Muncul dalam Bukti Transaksi PKH dan BPNT
Desil Tinggi Bukan Berarti Selalu Akurat
Dijelaskan pula bahwa desil kesejahteraan angka 6 hingga 10 umumnya dikategorikan sebagai kelompok mampu berdasarkan data yang tercatat di sistem. Namun, kategori ini disebut bisa saja tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan.
"Bagi teman-teman yang desilnya tinggi-tinggi itu kan berarti kaya ya, sekitar 6, 7, 8, 9, 10, itu termasuk orang-orang yang mampu sesuai data, sesuai data tulisan, bukan data kenyataan. Kalau kenyataannya berbeda dari desil itu, kakak bisa lapor, gitu, pengajuan untuk menurunkan desil, kalau memang benar-benar nyatanya seperti itu," tambahnya.
Cara Mengajukan Perbaikan Data
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan, berikut langkah yang bisa ditempuh KPM yang merasa datanya tidak sesuai kondisi sebenarnya:
- Mengajukan perbaikan data secara mandiri melalui aplikasi yang tersedia
- Mendatangi langsung pendamping PKH di wilayah masing-masing
- Melaporkan ke pemerintahan desa/kelurahan setempat untuk proses verifikasi ulang
- Menyampaikan kondisi riil agar desil bisa disesuaikan dengan kenyataan di lapangan
Baca Juga: Kapan Batas Akhir Pengambilan Bansos Tahap 3 dan Apakah Saldo Bisa Hangus Jika Terlambat Diambil
Pentingnya akurasi Data
Bagi KPM yang merasa data desil kesejahteraannya tidak sesuai kondisi ekonomi sebenarnya, jangan ragu untuk mengajukan perbaikan data melalui pendamping PKH atau pemerintah desa setempat.
Akurasi data menjadi kunci penting agar penyaluran bansos PKH dan BPNT benar-benar tepat sasaran, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat dari program bantuan pemerintah.***
Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : youtube akib trend channel