RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 3 dilaporkan semakin meluas hingga akhir pekan 8 Agustus 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah mulai melaporkan adanya saldo yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan sebagian sudah dapat melakukan transaksi penarikan.
Melansir dari kanal Youtube Info Bansos pada Minggu, 9 Agustus 2026, status Standing Instruction (SI) menjadi salah satu indikator yang menjadi perhatian dalam proses penyaluran. Ketika status tersebut sudah muncul, proses berikutnya berkaitan dengan pelaksanaan instruksi penyaluran melalui bank penyalur kepada rekening KKS penerima. Namun, munculnya status SI tidak berarti seluruh KPM akan langsung menerima saldo secara serentak karena penyaluran dapat dilakukan berdasarkan termin.
Sejumlah transaksi yang terpantau dari berbagai daerah juga memperlihatkan nominal saldo yang berbeda-beda. Perbedaan tersebut dapat berkaitan dengan jenis bantuan, komponen PKH yang diterima, periode bantuan, maupun kondisi rekening masing-masing KPM.
Baca Juga: Tikum di Alun-alun Kota Bogor, Trip Istana Cipanas Ajak Wisatawan Jelajahi Sejarah hingga Kuliner
Bukti Transaksi dari Sejumlah Bank
Beberapa transaksi yang dilaporkan menunjukkan bahwa saldo bantuan sudah dapat digunakan oleh sebagian penerima. Rinciannya antara lain:
- Bank BRI
Transaksi melalui agen Brilink menunjukkan penarikan tunai dan pengecekan saldo dengan nominal mencapai Rp2.285.000.
2. Bank Mandiri
Transaksi melalui agen di wilayah Deli Serdang, tepatnya Dusun 6, Patumbuk 1, mencatat penarikan berhasil sebesar Rp1.500.000.
Baca Juga: Ada Perubahan di SIKS-NG! Ini Tanda Bansos PKH BPNT Tahap 3 Segera Cair?
3. Bank BRI di Kota Bima
Di wilayah Kumbe, Rasanae, tercatat dana sebesar Rp500.000 berhasil dicairkan melalui transaksi penarikan.
4. Bank BNI
Transaksi melalui ATM di Pasar Legi, Jombang, mencatat penarikan Rp600.000 yang disebut berkaitan dengan bantuan BPNT periode 2021–2022.
5. Bank BSI
Transaksi melalui ATM BSI di RS Jiwa Aceh mencatat penarikan tunai sebesar Rp600.000.
Besaran yang masuk ke KKS tetap bergantung pada jenis bantuan dan komponen yang menjadi hak masing-masing penerima.
Baca Juga: Posyandu: Menjaga Semangat Gotong Royong, Menguatkan Peran dan Apresiasi Kader di Era Modern
Sebaran Wilayah Pencairan PKH dan BPNT Tahap 3
Perkembangan pencairan juga dilaporkan terjadi di berbagai provinsi. Lebih dari 80 kabupaten/kota disebut telah masuk dalam pemantauan penyaluran, meskipun waktu masuknya saldo dapat berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Di Jawa Barat dan Banten, wilayah yang terpantau antara lain Cianjur, Tasikmalaya, Subang, Majalengka, Sumedang, Pangandaran, Lebak, dan Tangerang.
Untuk Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, wilayah yang disebut meliputi Grobogan, Demak, Banjarnegara, Purbalingga, Pati, Blora, Temanggung, Purworejo, dan Batang.
Baca Juga: Gebyar Parungpanjang 2026 Perdana Dibanjiri Warga Bogor, UMKM hingga Layanan Publik Jadi Magnet
Sementara itu, di Jawa Timur, perkembangan pencairan dilaporkan terjadi di Sampang, Bangkalan, Nganjuk, dan Jombang.
Wilayah di Sumatera Utara dan Aceh yang masuk dalam pemantauan antara lain Medan, Langkat, Asahan, Tapanuli Tengah, Labuhan Batu, Mandailing Natal, dan Nias Selatan. Penyaluran melalui BSI juga dilaporkan terpantau di sejumlah wilayah Aceh.
Untuk wilayah Sumatera bagian selatan hingga Kepulauan Riau, sejumlah daerah turut masuk dalam pemantauan penyaluran. Sebarannya mencakup Palembang, Banyuasin, Muara Enim, Musi Banyuasin, Lahat, Ogan Ilir, dan OKU Selatan. Dari Lampung terdapat Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pringsewu, serta Bandar Lampung. Sementara Bengkulu meliputi Rejang Lebong dan Seluma, sedangkan wilayah lainnya mencakup Jambi, Kampar, Lima Puluh Kota, Agam, Padang, Solok, Padang Pariaman, Indragiri Hilir, hingga Batam.
Baca Juga: Gunung Gede Kembali Terbakar, Api Muncul di Kawah Wadon dan Picu Pengerahan 80 Personel
Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, pencairan dilaporkan terpantau di Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Mataram, Bima, Sumbawa, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Ende, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sumba Timur, Kupang, Alor, Sikka, dan Flores Timur. Sejumlah wilayah Bali seperti Karangasem dan Buleleng juga masuk dalam daftar pemantauan.
Adapun di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Kalimantan, wilayah yang disebut antara lain Makassar, Polewali Mandar, Parigi Moutong, Gorontalo, Poso, Donggala, Luwu Utara, Konawe, Enrekang, Muna, Boalemo, Maluku Tengah, Ketapang, dan Sambas.
Mengapa Belum Semua KPM Menerima Saldo?
Meskipun pencairan sudah terpantau di banyak daerah, kondisi tersebut tidak berarti seluruh KPM dalam satu wilayah akan menerima saldo pada waktu yang sama. Penyaluran dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan termin sehingga waktu masuknya bantuan ke rekening KKS dapat berbeda.
Baca Juga: KKS Terisi Lagi! Cek Daftar Wilayah Penerima Bansos PKH BPNT Tahap 3
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dalam satu tahap penyaluran dapat terdapat hingga 10 termin. Dengan demikian, pencairan yang sudah terlihat pada sebagian KPM pada akhir pekan ini dapat merupakan bagian dari termin awal, sedangkan KPM lainnya masih menunggu proses pada termin berikutnya.
“Jika dana bansos belum muncul di KKS, bisa jadi karena nama anda kemungkinan masuk dalam termin kedua, ketiga, dan seterusnya yang akan disalurkan secara bertahap dalam beberapa hari ke depan,” ungkap narator melalui kanal Youtube Info Bansos.
Perbedaan waktu pencairan juga dapat dipengaruhi oleh proses administrasi, kesiapan rekening, validasi data, serta mekanisme penyaluran pada masing-masing bank. Karena itu, belum masuknya saldo pada 8 Agustus 2026 belum dapat langsung diartikan bahwa KPM tidak menerima bantuan.
Baca Juga: Kulit Lansia Makin Kering, Ini Cara Menjaganya Tetap Sehat
Bank Penyalur yang Mulai Terpantau
Dari transaksi yang dilaporkan, pencairan terlihat melalui beberapa bank penyalur, yakni BRI, Mandiri, BNI, dan BSI. BRI disebut menjadi salah satu bank yang paling banyak menunjukkan transaksi pada perkembangan akhir pekan tersebut.
Namun, aktivitas transaksi pada satu bank tidak dapat dijadikan ukuran bahwa seluruh KPM pengguna bank tersebut sudah menerima bantuan. Penyaluran tetap dapat berlangsung secara bertahap dan berbeda antara rekening satu dengan lainnya.
Bagi KPM yang belum melihat perubahan saldo, pengecekan dapat dilakukan secara berkala melalui KKS maupun kanal informasi resmi yang tersedia. KPM juga dapat berkoordinasi dengan pendamping sosial atau pihak terkait di desa/kelurahan untuk memastikan perkembangan status bantuan.
Baca Juga: Update Bansos PKH BPNT Tahap 3: KKS Bank Mandiri Cair di Puluhan Kabupaten/Kota
Dengan demikian, perkembangan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 per 8 Agustus 2026 menunjukkan bahwa pencairan masih bergerak secara bertahap di sejumlah daerah. Adanya transaksi yang berhasil menjadi indikasi bahwa sebagian KPM sudah menerima saldo, tetapi proses tersebut belum berarti seluruh penerima telah mendapatkan bantuan.
KPM yang belum menerima saldo masih perlu menunggu perkembangan termin berikutnya sambil memastikan data dan rekening KKS tetap dalam kondisi sesuai.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Info Bansos