RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler PKH Triwulan 3 dan BPNT Sembako Tahap 3 Tahun 2026 terpantau telah cair secara masif dan serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan data resmi Kementerian Sosial (Kemensos RI), target penyaluran bansos PKH tahap ini menjangkau lebih dari 7 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sementara program BPNT/Sembako menembus angka 12 juta KPM.
Berdasarkan konfirmasi transaksi KPM bansos di lapangan pada Minggu, 9 Agustus 2026, pencairan terpantau paling mendominasi melalui KKS Bank Mandiri, yang kemudian disusul secara bertahap oleh BRI, BNI, dan BSI:
Baca Juga: Warga Bogor Harus Tahu, 3 Tips Menjaga Kesehatan di Musim Kemarau
• KKS Bank Mandiri (Garut, Jawa Barat): Penarikan tunai sebesar Rp600.000 berhasil dilakukan via agen bank.
• KKS Bank BRI (Desa Sesela): Penarikan tunai sebesar Rp750.000 (Komponen Balita/Ibu Hamil) sukses ditransaksikan via BRILink.
• KKS Bank BSI: Tercatat saldo masuk sebesar Rp827.000.
• KKS Bank BNI: Terkonfirmasi penarikan bertahap mulai dari Rp600.000, Rp725.000, hingga Rp975.000 (Komponen Pendidikan anak sekolah + Balita).
• Transaksi Antarbank (Gresik, Jawa Timur): Pencairan via agen BRILink tercatat sukses sebesar Rp816.000.
"KPM yang saldonya sudah masuk diimbau untuk segera mentransaksikan/menarik dana tersebut dalam waktu maksimal 30 hari," kata narator dalam YouTube Info Bansos.
Keterlambatan penarikan berisiko menyebabkan dana ditarik kembali (re-siphon) ke Kas Negara.
Baca Juga: KKS Sudah SI? Cek 10 Wilayah yang Mulai Dipantau untuk Bansos PKH BPNT Tahap 3
Bank Mandiri mencatatkan volume pemindahbukuan tertinggi. Berikut adalah daftar wilayah dengan kuota penyaluran besar (di atas 10.000 KPM):
• Jawa dan DIY: Bogor, Brebes, Garut, Jember, Sumenep, Banyumas, Kebumen, Cilacap, Gunung Kidul, Ciamis, Pandeglang, Jepara, Sleman, Kendal, Serang.
• Sumatra: Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, OKI, OKU Timur, Simalungun, Serdang Bedagai, Pesawaran, Way Kanan, Musi Rawas, Kep. Meranti, Batu Bara, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Pesisir Selatan, Bengkulu Utara, Dairi, Labuhanbatu Utara, Pasaman Barat.
• Sulawesi dan Lain : Bone, Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Luwu, Landak, Pinrang, Sintang, Konawe Selatan, Takalar.
Bagi KPM lama yang bantuannya belum kunjung cair, pembaruan data sistem pada menu View DTKS/SIKS-NG menunjukkan beberapa alasan teknis penangguhan:
Baca Juga: Besok, Ada Gangguan Air di Wilayah Ciomas Bogor, Warga Diminta Tampung Air Bersih
• Terindikasi Game Online Terlarang: Sistem Kemensos yang terintegrasi dengan PPATK dan perbankan otomatis menghentikan bansos jika NIK/rekening terdeteksi melakukan transaksi game online terlarang.
• Penggunaan Bantuan Tidak Sesuai Peruntukan: Terbukti menggunakan dana bantuan untuk membeli barang non-pokok (misal: rokok, minuman keras, atau barang terlarang).
• Graduasi Ekonomi (Kenaikan Desil): Hasil pembaruan data P3KE/DTKS menunjukkan taraf ekonomi keluarga telah meningkat secara signifikan (masuk kategori mampu).
• Pengurus Meninggal Dunia: Penerima utama bansos.meninggal dunia dan belum dilakukan pembaruan data pengurus/Kartu Keluarga di sistem.***
Editor : Mutia Tresna Syabania