Cek Bansos Kemensos Agustus 2026: Begini Caranya

Siti Dewi Yanti • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 09:18 WIB
Para penerima Bansos sedang mendapatkan penjelasan dari petugas.  (Kemensos RI)
Para penerima Bansos sedang mendapatkan penjelasan dari petugas. (Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Kabar mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) kembali menjadi perhatian masyarakat. 

Memasuki penyaluran bansos tahap III 2026, banyak keluarga ingin memastikan apakah mereka masih tercatat sebagai penerima bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos).

Pengecekan status penerima kini dapat dilakukan secara online. 

Baca Juga: Bank Indonesia Buka Lowongan, Lulusan S1-S2 Bisa Daftar! Cek Syarat, Gaji dan Jadwal Seleksi

Masyarakat hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kemensos menyediakan kanal resmi untuk mengetahui status penerima bansos. 

Informasi yang ditampilkan dapat mencakup nama penerima, kelompok desil, jenis bantuan, hingga periode penyaluran berdasarkan data yang tersedia.

Cara Cek Bansos Kemensos Lewat HP

Bagi masyarakat yang ingin memastikan status penerimaan bansos, pengecekan dapat dilakukan menggunakan ponsel yang terhubung dengan internet.

Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Buka browser melalui HP.
  2. Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos.
  3. Masukkan NIK sesuai dengan data pada KTP.
  4. Isi kode verifikasi atau captcha yang tersedia.
  5. Klik tombol "Cari Data".
  6. Tunggu hingga informasi mengenai status penerima muncul.

Hasil pencarian akan menampilkan data penerima sesuai informasi yang tercatat dalam sistem.

Masyarakat dapat melihat jenis bantuan yang diterima serta informasi lain yang tersedia pada layanan tersebut.

Bisa Dicek Melalui Aplikasi Cek Bansos

Selain menggunakan situs web, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos.

Caranya tidak jauh berbeda.

Setelah aplikasi terpasang di perangkat, masyarakat dapat memilih menu "Cek Bansos", kemudian memasukkan NIK sesuai KTP dan menekan pilihan "Cari Data".

Baca Juga: Dapat Nomor Punggung Baru, Masa Depan Rashford di MU Mulai Jelas

Sistem selanjutnya akan menampilkan informasi mengenai penerima.

Data yang dapat muncul antara lain nama, kelompok desil, jenis bantuan, status penerima, dan periode penyaluran.

Status Penerima Bansos Bisa Berubah

Perlu dipahami bahwa status penerima bansos bukanlah data yang bersifat permanen.

Pemerintah terus melakukan verifikasi, validasi, serta pemutakhiran data sosial ekonomi masyarakat.

Artinya, warga yang sebelumnya mendapatkan bantuan belum tentu tetap tercatat sebagai penerima pada periode berikutnya.

Begitu pula sebaliknya, masyarakat yang sebelumnya belum menerima bansos dapat masuk dalam daftar penerima apabila memenuhi kriteria berdasarkan hasil pemutakhiran data.

Karena itu, masyarakat yang ingin mengetahui status terbaru sebaiknya melakukan pengecekan secara berkala melalui kanal resmi Kemensos.

Jenis Bansos yang Disalurkan pada 2026

Pada periode penyaluran tahap III 2026, sejumlah program bantuan sosial masih ditujukan kepada masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Beberapa program tersebut di antaranya:

  1. Program Keluarga Harapan (PKH)
  2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bansos Sembako
  3. Bantuan pangan beras
  4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN)

Meski demikian, tidak semua keluarga menerima jenis bantuan yang sama.

Penentuan bantuan menyesuaikan kondisi sosial ekonomi, hasil pemutakhiran data, serta ketentuan yang berlaku pada masing-masing program.

Mensos Ingatkan Bansos Harus Tepat Sasaran

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara tepat sasaran.

Pernyataan tersebut, sejalan dengan upaya pemerintah melakukan pemutakhiran data penerima agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria.

Baca Juga: Tak Perlu ke Jalur Hukum, Sengketa Kesehatan Bisa Selesai Melalui Mediasi

Dalam proses tersebut, masyarakat juga memiliki peran untuk memastikan data kependudukan dan informasi yang digunakan dalam penyaluran bantuan sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Waspadai Tautan Palsu Mengatasnamakan Bansos

Di tengah tingginya pencarian informasi mengenai bansos, masyarakat perlu berhati-hati terhadap situs, pesan, atau tautan yang mengatasnamakan pemerintah dan meminta data pribadi.

Untuk memastikan status penerima bantuan, gunakan kanal resmi Kemensos dan jangan sembarangan memasukkan NIK maupun data pribadi pada situs yang tidak jelas sumbernya.

Dengan melakukan pengecekan melalui kanal resmi, masyarakat dapat mengetahui apakah namanya masih tercatat sebagai penerima Bansos pada periode terbaru.

Pengecekan juga dapat dilakukan kembali apabila terdapat perubahan data, karena daftar penerima bantuan sosial dapat diperbarui mengikuti proses verifikasi dan pemutakhiran data pemerintah. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
bantuan sosial bpnt kemensos bansos pkh