RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bansos tahap ketiga pada Agustus tahun 2026 ini kepada jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Bansos yang disalurkan yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) uuntuk periode Juli, Agustus, September 2026.
Kendati demikian, tidak sedikit KPM yang status penyalurannya berubah menjadi exclude sehingga menyebabkan bansos tahap tiga tidak cair ke rekening mereka masing-masing.
Baca Juga: Beda Status Cek Bansos dan SIKS-NG, KPM Wajib Tahu Sebelum Panik Saldo Belum Cair
Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, ada beberapa faktor yang menyebabkan status bantuan sosial berubah menjadi exclude, yaitu sebagai berikut:
- Terdeteksi melakukan game online terlarang
- Mengguanakn dana bantuan di luar dari peruntukannya
- Perubahan desil menjadi lebih tinggi
Baca Juga: Saldo Bansos di KKS Masih Kosong Meski Status Sudah SI, Ternyata Ini Penyebabnya
Jika ada KPM yang merasa data penangguhan penyaluran tidak sesuai dengan kenyataan, maka mereka bisa melakukan sanggahan dengan prosedur sebagai berikut:
- Menghubungi pendamping PKH atau operator SIKS-NG di desa/kelurahann masing-masing
- Menyusun dan menandatangani dokumen resmi berita cara sanggahan
- Petugas akan melakukan pengunggahan ulang pada sistem SIKS-NG yang dilengkapi dengan kondisi foto rumah terbaru milik KPM.
- Proses verifikasi ulang akan dilakukan oleh Kemensos untuk menentukan kelayakan penerima bansos.
Baca Juga: Ada yang Dapat Rp2,2 Juta! Cek KKS, Bansos PKH BPNT Tahap 3 Cair di 80 Daerah Ini
KPM diimbau untuk menggunakan dana bantuan sosial secara bijak agar mereka status kepesertaan bansos mereka tidak dicoret oleh pemerintah.
Dana bantuan bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pangan sehar-hari, biaya kesehatan dan pendidikan.
Nominal bantuan yang diberikan pemerintah untuk PKH dan BPNT tahap ketiga ini cukup bervariasi, karena kedua memiiliki jumlah yang berbeda.
Baca Juga: Waspada, 3 Penyebab Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Gagal Cair
Nominal bansos PKH dibedakan berdasarkan komponen, seperti lansia, ibu hamil anak sekolah, hingga penyandang disabilitas, yaitu mulai dari ratusan ribu rupiah hinggga jutaan rupiah per tahunnya.
Sementara itu, bansos BPNT nominalnya sebesar Rp600 ribu untuk penyaluran tiga bulan sekaligus.
Kedua bansos reguler tersebut disalurkan melalui bank penyalur dan PT Pos Indonesia, terutama bagi KPM yang berada di wilayah pelosok.***
Editor : Asep SuhendarSumber : Youtube Info Bansos