RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan bulan Agustus 2026, dinamisnya kabar mengenai pencairan bantuan sosial (bansos) reguler PKH dan BPNT Sembako Triwulan 3 (alokasi Juli, Agustus, dan September 2026) terus menjadi perbincangan hangat di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Meskipun di media sosial sempat beredar beberapa bukti struk penarikan saldo, penting bagi KPM bansos untuk membedakan antara pencairan uji coba/awal dengan pencairan resmi secara masif.
"Berikut adalah edukasi dan pembaruan fakta sistem terkini agar KPM bansos tidak terkecoh kabar simpang siur," ujar narator dalam YouTube Info Bansos.
Baca Juga: Benarkah Bansos PKH BPNT Tahap 3 Resmi SI? Ini Cara Klarifikasi Rekening Terblokir
Kabar paling krusial bagi para penerima manfaat terletak pada pembaruan data di aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation):
• Bank BSI: SI (Standing Inst., Pemindahbukuan Berjalan
• Bank BRI: SI (Standing Inst.), Pemindahbukuan Berjalan
• Bank Mandiri: SI (Standing Inst.), Pemindahbukuan Berjalan
• Bank BNI: SI / Sebagian SPM, Menuju Pemindahbukuan
Baca Juga: Update Bansos Hari Ini: PKH Tahap 3 Cair di Dua KKS, PIP Jenjang SMP Susul Cair
Banyak KPM mengeluhkan saldo KKS yang masih kosong (zonk), meskipun beberapa struk penarikan tunai beredar di media sosial.
Secara historis, KKS Bank BSI (khusus wilayah Aceh) serta sebagian kecil agen Bank BRI sering kali menunjukkan pergerakan saldo lebih awal sebagai sinyal positif termin awal.
Adanya segelintir KPM yang sudah mencairkan dana bukan berarti pencairan telah tuntas 100%.
Transfer dana dilakukan per termin (gelombang) agar tidak terjadi kemacetan lalu lintas transaksi perbankan nasional.
Bagi KPM yang masuk dalam termin susulan atau sedang mengalami pemutakhiran data (seperti pembaharuan desil atau perbaikan NIK), bansos dapat cair bertahap hingga bulan September atau awal Oktober.***
Editor : Mutia Tresna Syabania