Bansos PKH Tahap 3 Terus Cair! Ada KKS Lama 2017 dari Bank Ini yang Terima Rp822 Ribu

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @periuk_channel)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @periuk_channel)

RADAR BOGOR - Bansos PKH Tahap 3 2026 mulai terpantau cair secara bertahap pada 11 Agustus 2026. Sejumlah KPM melaporkan saldo masuk ke KKS, dengan pencairan bantuan sosial (bansos) yang cukup banyak terlihat melalui Bank BNI atau lebih tepatnya KKS BNI. Nominal yang diterima berbeda-beda sesuai komponen PKH masing-masing penerima.

Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Selasa, 11 Agustus 2026, beberapa laporan menunjukkan dana yang masuk berada pada kisaran ratusan ribu hingga lebih dari Rp1 juta. Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan komponen penerima, seperti anak usia sekolah, balita, lanjut usia, maupun komponen lainnya yang tercatat dalam kepesertaan PKH.

Namun, pencairan tersebut belum dapat dianggap berlangsung serentak untuk seluruh KPM. Proses penyaluran masih berlangsung secara bertahap sehingga penerima di satu wilayah dapat menerima saldo lebih dahulu dibandingkan KPM di daerah lainnya.

Baca Juga: Ratusan Ribu KPM Dialihkan, Cek Nasib Bansos Tahap 3 Kamu Sekarang

Daerah yang Terpantau Mendapat Pencairan PKH Tahap 3

Beberapa wilayah dilaporkan sudah mengalami saldo masuk atau transaksi pencairan PKH melalui KKS BNI. Rinciannya antara lain:

1. Cirebon, Jawa Barat

Di wilayah Cirebon, terdapat laporan pencairan melalui KKS Bank BNI. Salah satu transaksi menunjukkan penarikan tunai Rp400.000 dengan saldo tersisa Rp50.000. Ada pula laporan penarikan sebesar Rp250.000.

Menariknya, KKS lama yang diterbitkan pada 2017 milik salah satu orang tua warga juga dilaporkan menerima pencairan sebesar Rp822.000. Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian pemegang KKS lama masih terpantau memperoleh saldo bantuan apabila status kepesertaannya masih memenuhi ketentuan.

Baca Juga: Update Bonus Bansos Bulan Kemerdekaan: Bantuan Beras Siap Disalurkan

2. Semanan, Jakarta Barat

Di Semanan, Jakarta Barat, terdapat laporan saldo PKH sebesar Rp1.200.000 yang masuk ke rekening penerima. Dari jumlah tersebut, Rp1.000.000 telah ditarik secara tunai sehingga masih terdapat saldo Rp200.000 di rekening.

3. Cimahi/Bandung, Jawa Barat

Untuk komponen PKH lansia, pencairan juga dilaporkan telah terpantau di kawasan Cimahi dan Bandung. Salah satu penerima melakukan penarikan tunai sebesar Rp600.000.

4. Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara

KPM di kawasan Rawabadak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, dilaporkan menerima saldo PKH sebesar Rp450.000. Nominal tersebut merupakan saldo yang masuk ke rekening penerima.

Baca Juga: Sulhajji Jompa Daftar sebagai Calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Didukung 28 Asosiasi

5. Kabupaten Sigi

Di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, terdapat laporan saldo PKH sebesar Rp1.200.000 yang masuk ke rekening penerima.

6. Kota Bekasi, Jawa Barat

Penerima di Kota Bekasi dilaporkan mendapatkan saldo bantuan sebesar Rp750.000 yang masuk ke rekening KKS.

7. Banjar, Jawa Barat

Di Banjar, Jawa Barat, terdapat laporan transaksi penarikan tunai sebesar Rp822.000 dari saldo bantuan PKH.

Baca Juga: Update Bonus Bansos Bulan Kemerdekaan: Bantuan Beras Siap Disalurkan

8. Solo, Jawa Tengah

Laporan dari Solo menyebutkan adanya KPM dengan komponen balita dan SD yang mendapat saldo PKH sebesar Rp975.000. Informasi saldo tersebut diketahui melalui notifikasi aplikasi perbankan Wonder by BNI.

Dari saldo Rp975.000 tersebut, penerima dilaporkan melakukan penarikan sebesar Rp950.000 sehingga masih terdapat saldo tersisa di rekening.

“Berdasarkan notifikasi aplikasi perbankan (Wonder by BNI), saldo masuk sebesar Rp975.000, dengan penarikan tunai sebesar Rp950.000 dan menyisakan saldo kecil di rekening,” ucap narator melalui kanal Youtube Arfan saputra Channel.

Baca Juga: Segini Nominal Bansos PKH Tahap 3 Cair di KKS BNI Hari Ini, Tembus Rp1,5 Juta

Mengapa Nominal PKH yang Masuk Berbeda?

Nominal bantuan PKH tidak selalu sama antara satu KPM dengan KPM lainnya. Besaran yang diterima dipengaruhi oleh komponen yang dimiliki dalam kepesertaan PKH.

Karena itu, penerima tidak perlu membandingkan nominal saldo dengan KPM lain secara langsung. Penerima yang memiliki komponen berbeda dapat memperoleh jumlah bantuan yang berbeda pula.

Laporan pencairan pada 11 Agustus 2026 juga memperlihatkan variasi nominal, mulai dari Rp250.000, Rp400.000, Rp450.000, Rp600.000, Rp750.000, Rp822.000, Rp975.000 hingga Rp1.200.000.

Baca Juga: PKH Tahap 3 Mulai Cair di KKS BNI, Cek Saldo Bansos Hari Ini

Pencairan PKH Tahap 3 Belum Serentak

Meskipun sejumlah wilayah sudah melaporkan saldo masuk, proses pencairan PKH Tahap 3 masih dilakukan secara bertahap. Artinya, belum adanya saldo pada KKS tidak otomatis berarti penerima tidak mendapatkan bantuan.

Perbedaan waktu masuk saldo dapat terjadi karena proses penyaluran berlangsung berdasarkan data dan mekanisme penyaluran masing-masing bank serta wilayah. Oleh sebab itu, KPM yang belum menerima saldo masih perlu melakukan pengecekan secara berkala.

Khusus pemegang KKS Bank BNI, pengecekan dapat dilakukan melalui mesin ATM atau kanal perbankan digital resmi yang digunakan oleh penerima. Pemantauan pada waktu yang berbeda juga dapat dilakukan karena saldo tidak selalu muncul pada waktu yang sama.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Usulkan Kenaikan Batas Gaji Orang Tua bagi Mahasiswa Penerima KIP di Jawa Barat

PKH dan BPNT Perlu Dibedakan

KPM yang menerima saldo PKH belum tentu pada saat yang sama mendapatkan saldo BPNT. Kedua program tersebut memiliki proses penyaluran dan pencatatan tersendiri.

Bagi KPM yang menunggu BPNT, belum adanya saldo BPNT pada rekening tidak dapat dijadikan kesimpulan bahwa bantuan tersebut tidak akan disalurkan. Status dan jadwal pencairannya perlu dipantau melalui informasi resmi serta rekening KKS masing-masing.

Sisa Saldo di KKS Tidak Selalu Bisa Ditarik Sekaligus

Beberapa transaksi juga memperlihatkan adanya saldo tersisa setelah penerima melakukan penarikan tunai. Misalnya, saldo Rp450.000 dapat saja tidak langsung habis ditarik apabila penerima mengambil nominal tertentu yang tersedia di mesin ATM.

Baca Juga: Banyak KPM Bansos Tiba-tiba Tereksklusi Triwulan 3, Diduga Ini Penyebabnya

Kondisi serupa dapat terjadi ketika saldo tersisa dalam pecahan kecil, sementara mesin ATM tidak menyediakan pecahan uang yang sesuai. Karena itu, sisa saldo di rekening tidak selalu berarti ada dana yang hilang atau tidak masuk.

KPM dapat mengecek kembali saldo melalui ATM atau layanan perbankan digital untuk memastikan jumlah dana yang sebenarnya tersedia.

KPM BNI yang Belum Cair Diminta Tetap Memantau

Bagi pemegang KKS Bank BNI yang belum melihat saldo PKH Tahap 3, kondisi tersebut perlu dilihat dalam konteks pencairan yang masih bertahap.

Baca Juga: Gisel Tak Paksa Gempi Jadi Artis, Pilih Beri Kebebasan Putrinya Tentukan Masa Depan

Pengecekan dapat dilakukan secara berkala melalui kanal perbankan yang tersedia. Jika menggunakan aplikasi perbankan digital, pastikan informasi saldo diperiksa pada rekening yang terhubung dengan KKS penerima.

Dengan adanya laporan saldo masuk di sejumlah wilayah pada 11 Agustus 2026, proses pencairan PKH Tahap 3 masih perlu terus dipantau.

Nominal dan waktu masuk dana dapat berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya, sehingga belum menerima saldo pada hari yang sama bukan berarti otomatis tidak mendapatkan PKH.

Baca Juga: Terbukti Cair, Ini Nominal Bansos PKH Tahap 3 di KKS Bank Penyalur

Pada akhirnya, acuan utama bagi setiap KPM adalah status kepesertaan dan saldo pada rekening KKS masing-masing. Informasi dari transaksi individu di suatu wilayah juga sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanda bahwa seluruh penerima PKH di Indonesia telah menerima pencairan.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Arfan Saputra Channel
KKS BNI bansos tahap 3 pkh pencairan bantuan sosial