RADAR BOGOR - Memasuki periode pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga tahun 2026, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mungkin akan mendapati nominal saldo yang masuk ke rekening KKS tidak sesuai dengan yang diharapkan.
Sebelum panik atau langsung melapor, ada penjelasan penting yang perlu dipahami terlebih dahulu mengenai bansos ini.
Dilansir dari YouTube Ach Haris Efendy, bansos PKH dan BPNT merupakan dua jenis bantuan sosial yang berbeda meskipun keduanya berasal dari Kementerian Sosial.
Pencairan kedua jenis bansos ini tidak selalu dilakukan bersamaan dalam waktu yang sama.
Baca Juga: Tips Cek Saldo KKS yang Tepat dan Alasan Sebagian KPM Tidak Menerima PKH BPNT Tahap 3
Bisa jadi PKH cair lebih dulu lalu BPNT menyusul beberapa hari kemudian, atau sebaliknya BPNT cair lebih dulu lalu PKH menyusul.
Pengalaman dari pencairan tahap kedua di bulan Mei dan Juni 2026 membuktikan hal ini.
Ada KPM yang merupakan penerima PKH komponen lansia sekaligus penerima BPNT, yang secara normal seharusnya menerima total Rp1.200.000 per tahap. Namun yang cair di awal hanya Rp600.000.
KPM tersebut mengira bantuan sudah selesai, padahal beberapa hari kemudian saldo tambahan Rp600.000 dari BPNT masuk ke rekeningnya.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Mulai Ramai Cair di KKS Bank BNI Agustus 2026, Ini Daerah dan Nominalnya
Bahkan ada kasus yang lebih merugikan, yaitu KPM yang tidak mengetahui adanya saldo susulan tersebut sehingga lupa mengambil hingga batas waktu berakhir dan saldo akhirnya kembali ke kas negara.
Untuk menghindari hal serupa, langkah yang disarankan adalah mengecek nominal saldo yang masuk dan mencocokkannya dengan komponen PKH yang dimiliki dalam keluarga.
Jika nominal yang masuk hanya sesuai dengan satu jenis bantuan sementara di website Cek Bansos tercatat sebagai penerima keduanya, artinya bantuan jenis lainnya kemungkinan masih dalam proses dan akan menyusul.
Pantau terus saldo secara berkala hingga akhir Agustus atau awal September 2026.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Ach Haris Efendy