RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2026 masih menjadi perhatian keluarga penerima manfaat (KPM).
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, memasuki 12 Agustus 2026, banyak KPM mulai kembali mengecek Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk mengetahui apakah saldo bantuan sudah masuk.
Periode penyaluran tahap 3 mencakup Juli, Agustus, dan September 2026.
Baca Juga: Update Bansos Hari Ini: PKH Tahap 3 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima
Namun, proses pencairan tidak berlangsung serentak untuk seluruh penerima. Ada rekening yang sudah menunjukkan perkembangan, sementara rekening KPM lainnya masih belum mengalami perubahan saldo.
Informasi terbaru yang beredar juga menyebutkan bahwa proses pada beberapa bank penyalur masih berlangsung secara bertahap.
Oleh karena itu, KPM BPNT diminta tetap memperhatikan perkembangan saldo rekening dan status bantuan masing-masing.
Baca Juga: Trotoar Baru Dibersihkan Kembali Dipenuhi PKL, Jenal Mutaqin: Saya Sakit Hati
BPNT Masih Berjalan Bertahap
Salah satu poin penting yang perlu dipahami adalah pencairan bantuan tidak selalu terjadi dalam waktu bersamaan bagi seluruh KPM.
Perbedaan waktu tersebut dapat membuat sebagian penerima merasa khawatir ketika melihat KPM lain sudah memperoleh bantuan sementara rekeningnya sendiri belum bertambah.
Padahal, belum masuknya saldo pada suatu rekening tidak otomatis berarti bantuan tersebut tidak akan disalurkan.
Baca Juga: Periode Salur Belum Berubah? KPM Simak Update Bansos PKH Tahap 3
Ada sejumlah tahapan administrasi dan proses rekening yang dapat membuat waktu penyaluran berbeda antar-KPM.
Dalam informasi yang disampaikan, mayoritas status bantuan pada sistem disebut sudah berada pada tahap SI.
Meski demikian, sebagian kecil penerima masih dapat ditemukan dengan status SPM maupun proses pengecekan rekening.
KKS BNI Menjadi Salah Satu yang Dipantau
Baca Juga: Parkir Mayor Oking Disorot, Pemkot Bogor Temukan Laporan Jumlah Motor Diduga Tak Sesuai Fakta
Bank BNI menjadi salah satu bank yang banyak diperhatikan dalam perkembangan penyaluran bantuan tahap 3.
Namun, informasi yang dibahas juga memberikan catatan penting bahwa saldo yang telah terlihat masuk pada KKS BNI terutama berkaitan dengan bantuan PKH.
Dengan demikian, KPM BPNT tidak seharusnya langsung menganggap bahwa saldo BPNT sudah masuk hanya karena terdapat transaksi bantuan lain pada rekening KKS.
KPM dapat melakukan pengecekan secara berkala untuk mengetahui jenis bantuan yang telah diterima.
Baca Juga: Perayaan 110 Tahun Mathlaul Anwar di Bogor: Naik Level dan Perkuat Pendidikan hingga Pengabdian
Pemeriksaan melalui mobile banking juga dapat menjadi alternatif apabila KPM tidak ingin berulang kali mendatangi ATM.
Bagaimana dengan BSI, BRI dan Mandiri?
Selain BNI, penyaluran bantuan melalui KKS BSI, BRI, dan Mandiri juga menjadi perhatian.
Dalam informasi yang beredar, proses penyaluran disebut sudah mulai terlihat, tetapi masih dalam jumlah terbatas.
Baca Juga: Hidden Gem di Rancabungur Bogor! Nongkrong Sambil Nikmati View Danau di Tengah Kebun Sawit
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses bantuan dapat berjalan secara bertahap.
Tidak semua KPM dari satu bank akan menerima saldo pada waktu yang sama.
Oleh karena itu, KPM yang menggunakan KKS BSI, BRI, maupun Mandiri tetap disarankan melakukan pengecekan secara berkala.
Jika saldo belum masuk, KPM tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa BPNT batal disalurkan.
Baca Juga: Bupati Bogor Serahkan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan, Warga Diminta Tak Nodai Jasa Pahlawan
Sebaliknya, KPM dapat memastikan terlebih dahulu status bantuan melalui jalur yang tersedia.
Periode Salur Masih Belum Berubah
Hal lain yang menjadi pertanyaan adalah kondisi ketika periode salur atau PRD salur pada sistem belum berubah ke Juli–September 2026.
Dalam situasi tersebut, KPM disarankan melakukan pengecekan lebih mendalam melalui pendamping sosial atau operator SIKS-NG di desa maupun kelurahan.
Baca Juga: Pagi Ini Sejumlah Tol Jakarta Macet, Dalkot hingga Jagorawi Dipadati Kendaraan
Pengecekan tersebut penting karena informasi yang terlihat oleh KPM pada aplikasi belum tentu menggambarkan keseluruhan status administrasi bantuan.
Pendamping sosial atau operator yang memiliki akses ke sistem dapat membantu melihat status bantuan secara lebih rinci dan memberikan penjelasan sesuai kondisi masing-masing penerima.
Jika ditemukan keterangan seperti exclusion atau status lain yang memengaruhi penyaluran, KPM juga dapat mengetahui penyebabnya melalui pengecekan tersebut.
Baca Juga: Bojonggede Mulai Dinilai, Tim DLH Bogor Cek Langsung Kebersihan Wilayah
Gunakan Mobile Banking untuk Memantau Saldo
Di tengah proses pencairan yang berlangsung bertahap, mobile banking dapat menjadi salah satu cara praktis untuk memantau rekening.
KPM tidak perlu selalu pergi ke ATM hanya untuk memastikan saldo.
Selama memiliki akses layanan perbankan dan koneksi internet, pengecekan dapat dilakukan dari rumah.
Baca Juga: Pertalite Bakal Dibatasi, Kendaraan dari Kategori Ini Berpotensi Tak Lagi Bisa Beli BBM Subsidi
Meski begitu, KPM tetap perlu berhati-hati dan tidak memberikan PIN, password, OTP, maupun data rahasia perbankan kepada orang lain.
Jika membutuhkan bantuan mengenai rekening atau transaksi, gunakan layanan resmi bank terkait.
Jangan Tertipu Informasi Pencairan yang Tidak Jelas
Antusiasme terhadap pencairan BPNT juga perlu diiringi kehati-hatian.
Informasi yang menyatakan bantuan sudah cair untuk semua daerah atau seluruh KPM belum tentu benar.
Baca Juga: Ibu Hebat Tak Harus Sempurna, Ini Makna Work Life Harmony
Penyaluran dapat berbeda berdasarkan bank, wilayah, rekening, dan tahapan administrasi penerima.
Oleh karena itu, saldo aktual pada rekening serta informasi dari pendamping sosial dan instansi terkait lebih penting daripada sekadar unggahan atau pesan berantai di media sosial.
Memasuki 12 Agustus 2026, KPM BPNT masih perlu memantau perkembangan penyaluran tahap 3.
Apabila saldo belum masuk, pengecekan berkala dan konfirmasi status melalui pihak yang berwenang menjadi langkah yang lebih tepat.
Dengan demikian, KPM dapat mengetahui apakah bantuannya masih dalam proses, sudah masuk rekening, atau membutuhkan tindak lanjut administratif.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @Diary Bansos