Periode Salur Bansos Tahap 3 Belum Berubah? Segera Lakukan Hal Ini

Asep Suhendar • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:39 WIB
Ilustrasi pengecekan periode salur bansos. (Youtube Kemensos RI)
Ilustrasi pengecekan periode salur bansos. (Youtube Kemensos RI)

RADAR BOGOR - Penyaluran bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sudah memasuki tahap ketiga tahun 2026. 

Kendati demikian, masih ada penerima bansos yang saat melakukan pengecekan periode salurnya masih belum berubah ke Juli-September 2026. 

Lantas, apa yang harus dilakukan jika periode salur bansos masih April-Juni 2026? Berikut penjelasannya. 

Baca Juga: Menara Eiffel dari Bambu, Karya Pemuda Mekarsari Bogor Menarik Perhatian

Dilansir dari kanal Youtube Diary Bansos, jika mengalami masalah di atas, maka KPM diimbau untuk mengecek secara detail terkait status penyaluran bansos yang mereka miliki. 

Prosees pengecekan bisa dilakukan dengan cara datang secara langsung ke operator SIKS-NG yang ada di desa atau kelurahan masing-masing.

"Untuk bisa mengetahui secara mendetail status bansosnya yaitu tadi, jalin komunikasi yang baik ke pendamping sosial atau opertor SIKS-NG yang ada di desa," ucap narator kanal Youtube Diary Bansos. 

Baca Juga: Sudah SI tapi Saldo Bansos BPNT Masih Kosong? Ini Penjelasan Lengkapnya

Hanya dengan cara itu, KPM bisa mengetahui secara pasti statsus bansos mereka apakah masih akan menerima bantuan atau tidak di tahap yang ketiga ini. 

Progres Pencairan Bansos Tahap 3

Berdasarkan informasi terbaru disebutkan bahwa per hari ini Rabu, 12 Agustus 2026 kembali terpantau ada pencairan bansos melalui KKS bank Himbara. 

Salah satu bansos yang dicairkan adalah bantuan PKH dengan nominal yang bervariasi, yaitu tergantung dari komponen bantuan tersebut. 

Baca Juga: Update Bansos Hari Ini: PKH Tahap 3 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima

Adapun komponen bantuan PKH mencakup lansia, ibu hamil, anak sekolah, bayi 0-6 tahun, hingga penyandang disabilitas. 

Besaran bantuan yang disalurkan mulai dari ratusan ribu rupiah hingga jutaan rupiah tergantung banyaknya komponen dalam satu keluarga penerima manfaat.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : YouTube Diary bansos
bpnt bansos pkh