Saldo Bansos PKH Tahap 3 Berdatangan! KKS BNI Ramai, BRI hingga BSI Menyusul

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:55 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT untuk KPM (Instagram @kecamatanmedanpolonia)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT untuk KPM (Instagram @kecamatanmedanpolonia)

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT Tahap 3 periode Juli–September 2026 masih berlangsung secara bertahap. Hingga 12 Agustus 2026, sebagian besar data salur yang dipantau melalui SIKS-NG telah menunjukkan status SI atau sudah salur. Namun, masih terdapat sebagian KPM yang statusnya belum mencapai tahap tersebut dan masih tercatat SPM maupun dalam proses pengecekan rekening.

Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Rabu, 12 Agustus 2026, kondisi tersebut membuat waktu masuknya saldo KKS ke KKS BNI, BRI maupun BSI belum seragam. Ada KPM yang sudah menerima saldo, sementara penerima lainnya masih menunggu meskipun berada dalam wilayah atau menggunakan bank penyalur yang sama. Karena itu, belum masuknya saldo pada satu KKS seperti KKS BNI tidak otomatis berarti pencairan Tahap 3 dihentikan.

Baca Juga: Periode Salur Bansos Tahap 3 Belum Berubah? Segera Lakukan Hal Ini

BNI Jadi Salah Satu Bank yang Paling Ramai Mencairkan PKH

Dari perkembangan pencairan yang terpantau, KKS yang diterbitkan Bank BNI menjadi salah satu yang paling aktif menerima saldo PKH Tahap 3. Penyaluran sudah berlangsung selama beberapa hari dan mulai terlihat lebih banyak dibandingkan beberapa bank penyalur lainnya.

Namun, bantuan yang terpantau masuk melalui BNI saat ini lebih dominan berasal dari PKH. Sementara itu, BPNT Tahap 3 belum terlihat turun secara merata pada KKS BNI.

KPM pengguna KKS BNI karena itu disarankan melakukan pengecekan saldo secara berkala. Saldo yang belum terlihat pada satu waktu tidak menutup kemungkinan masuk pada proses penyaluran berikutnya karena pengisian rekening dilakukan secara bertahap.

Baca Juga: Menara Eiffel dari Bambu, Karya Pemuda Mekarsari Bogor Menarik Perhatian

BRI, Mandiri, dan BSI Mulai Menyusul

Selain BNI, pencairan melalui Bank BRI, Bank Mandiri, dan BSI juga sudah mulai terpantau. Hanya saja, jumlah KPM yang saldonya telah terisi masih relatif sedikit dan belum merata di berbagai wilayah.

Kondisi tersebut dapat membuat pencairan seolah-olah belum berjalan pada bank tertentu. Padahal, proses penyaluran sudah mulai dilakukan dan berlangsung secara bertahap. Perbedaan waktu penerimaan dapat terjadi antara satu KPM dengan KPM lainnya.

“Karena baru sebagian kecil KPM yang sudah menerima saldo, pencairan di bank-bank tersebut belum tampak ramai, meski proses pengisian saldo sebenarnya telah berjalan secara bertahap,” jelas narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.

Baca Juga: Sudah SI tapi Saldo Bansos BPNT Masih Kosong? Ini Penjelasan Lengkapnya

Periode Salur Belum Berubah ke Juli-September 2026, Apa yang Harus Dilakukan?

Bagi sejumlah KPM, informasi periode salur saat ini masih belum menunjukkan Juli–September 2026 saat dilakukan pengecekan. Dalam kondisi seperti ini, langkah yang dapat dilakukan adalah meminta penjelasan kepada pihak yang memiliki akses terhadap data penyaluran di wilayah masing-masing.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan KPM antara lain:

  1. Menghubungi pendamping sosial

KPM dapat menanyakan perkembangan status bantuan kepada pendamping PKH atau BPNT di wilayah masing-masing. Pendamping dapat membantu memberikan informasi mengenai kondisi penyaluran sesuai data yang tersedia di wilayah.

2. Menanyakan kepada operator SIKS-NG desa atau kelurahan

Operator SIKS-NG di tingkat desa atau wilayah terkait dapat menjadi salah satu pihak yang dapat membantu mengecek rincian status data. Informasi yang terlihat pada sistem dapat membantu menjelaskan apakah data masih dalam proses, sudah masuk tahap penyaluran, atau memiliki kendala tertentu.

Baca Juga: Kabar Bansos Tahap 3 Hari Ini: Status di SIKS-NG Mayoritas SI, Cek Saldo KKS Segera

3. Memastikan tidak ada status exclude

Jika periode salur belum berubah atau bantuan tidak masuk meskipun sebelumnya tercatat sebagai penerima, perlu dipastikan apakah data KPM mengalami perubahan status. Salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah status exclude atau keluarnya KPM dari daftar penerima berdasarkan hasil pemutakhiran data.

Status tersebut dapat berkaitan dengan perubahan kondisi penerima, perpindahan domisili, maupun ketidaksesuaian data dengan kriteria penerima bantuan.

Mengapa Saldo KKS Bisa Masuk Berbeda-beda?

Penyaluran bansos kepada jutaan KPM tidak dilakukan dalam satu waktu secara serentak. Bank penyalur melakukan proses pengisian saldo secara bertahap sehingga waktu diterimanya bantuan dapat berbeda antara satu KPM dan lainnya.

Baca Juga: Mahasiswa Soroti Kondisi Jalan di Jawa Barat, Begini Jawaban Dedi Mulyadi

Perbedaan tersebut juga dapat terlihat antarwilayah. Dua KPM yang tinggal berdekatan bahkan dapat mengalami waktu masuk saldo yang berbeda apabila proses penyaluran pada rekening masing-masing belum berada pada tahap yang sama.

Karena itu, KPM yang belum menerima saldo pada 12 Agustus 2026 masih perlu memperhatikan perkembangan status datanya. Status SPM, pengecekan rekening, atau SI memiliki kondisi yang berbeda dan tidak semuanya menunjukkan bahwa saldo sudah tersedia di KKS.

Cara Mengecek Saldo Tanpa Harus Berulang Kali ke ATM

Untuk memantau saldo, KPM dapat memanfaatkan layanan mobile banking apabila rekening dan fasilitas perbankannya mendukung layanan tersebut. Cara ini dapat mengurangi kebutuhan untuk berulang kali datang ke ATM atau agen bank hanya untuk mengecek apakah saldo sudah masuk.

Baca Juga: Update Bansos Hari Ini: PKH Tahap 3 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima

Pengecekan melalui layanan perbankan digital juga memungkinkan KPM memantau perubahan saldo dari ponsel selama tersedia koneksi internet atau Wi-Fi. Namun, apabila layanan tersebut tidak tersedia pada KKS yang digunakan, pengecekan tetap dapat dilakukan melalui kanal resmi bank penyalur atau fasilitas yang tersedia di wilayah masing-masing.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube Diary bansos
KKS BNI bansos tahap 3 pkh pencairan bantuan sosial