RADAR BOGOR - Memasuki tanggal 13 Agustus 2026, kabar gembira terus menghampiri Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos.
Proses pengisian saldo (top-up) untuk bansos Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3 (Alokasi Juli–September 2026) terpantau masih berlanjut, khususnya bagi pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) terbitan Bank BNI.
"Selain penyaluran tunai, kejutan berharga terjadi pada penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi 3 Bulan (30 kg) yang mulai didistribusikan lebih awal di beberapa wilayah," kata narator dalam YouTube Diary Bansos.
Baca Juga: Tak Sekadar Jalan Sehat, PK KNPI Parung Panjang Bogor Bawa Aksi Nyata untuk Guru
Meskipun secara nasional launching resmi bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dijadwalkan pada 17 Agustus 2026, beberapa daerah terpantau sudah mulai menerima surat undangan dan mencairkan beras alokasi Juli–September 2026 hari ini:
• Lokasi Perdana: Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
• Waktu Pengambilan: Pukul 08.00–16.00 WIB di Kantor Kelurahan setempat.
• Jumlah Diterima: Total 30 kg beras (Alokasi 3 bulan sekaligus @ 10 kg/bulan).
Baca Juga: Banjir Pencairan Bansos PKH Tahap 3 di Daerah Ini, KPM Cek Daftar Wilayahnya
• Kriteria Penerima: KPM yang terdata pada Desil 1 hingga Desil 4 (Termasuk KPM PKH dan BPNT aktif yang memenuhi syarat).
Berdasarkan sistem pemantauan data terbaru pada aplikasi SIKS-NG:
• Bank BNI: Standing Instruction Masif sejak 11–13 Agustus 2026
• Bank BRI: Standing Instruction Cair bertahap dalam skala kecil
• Bank Mandiri: Standing Instruction Cair bertahap dalam skala kecil
• Bank BSI: Standing Instruction Cair bertahap (Wilayah Aceh & Luar)
Baca Juga: Sidang JFC Ungkap Selisih Rp52 Miliar dalam Beli Tanah
KPM dipesan untuk memanfaatkan fasilitas mobile banking (wondr by BNI, BRImo, Livin' by Mandiri, atau BYOND by BSI) untuk memantau saldo masuk agar tidak perlu bolak-balik mengecek ATM atau agen perbankan.
Kementerian Sosial menegaskan agar seluruh KPM memanfaatkan dana bantuan PKH dan BPNT sesuai peruntukan utama:
• Komponen Pendidikan: Memenuhi kebutuhan sekolah anak (seragam, alat tulis, uang saku, dan transportasi) agar mencegah anak putus sekolah.
• Komponen Kesehatan (Balita & Ibu Hamil): Pemenuhan asupan gizi bernutrisi tinggi untuk mencegah stunting dan gizi buruk.
• Komponen Lansia & Disabilitas: Pemenuhan kebutuhan dasar pokok dan pemeriksaan kesehatan rutin.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Diary bansos