Bukan Cuma Bansos PKH! Beras 30 Kg dan PIP Ikut Bergerak Agustus Ini

Ira Yulia Erfina • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:22 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @dinsoskotasurabaya)
Ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT (Instagram @dinsoskotasurabaya)

RADAR BOGOR - Bagi penerima bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT yang belum menerima bantuan, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah status penyaluran pada sistem.

Melansir dari kanal Youtube Sukron Channel pada Kamis, 13 Agustus 2026, status SI (Standing Instruction) menunjukkan bahwa proses pemindahbukuan dana menuju rekening penerima telah masuk dalam tahapan penyaluran. Namun, status tersebut tidak otomatis berarti saldo akan langsung tersedia pada hari yang sama.

Karena itu, KPM yang sudah menemukan status SI tetapi saldonya belum bertambah masih perlu melakukan pengecekan secara berkala.

Baca Juga: Saldo BPNT Rp600 Ribu Plus PKH Cair Serentak di BNI, Mandiri, BRI, dan BSI

Proses pemindahbukuan dapat berlangsung secara bertahap sehingga waktu masuknya dana pada rekening atau KKS masing-masing penerima dapat berbeda.

PKH dan BPNT Tahap 3 Mulai Terpantau

Untuk pencairan PKH tahap 3 periode Juli-September 2026, saldo telah terpantau masuk pada sebagian KKS Bank BNI. Sementara itu, pada saat informasi tersebut disampaikan, pencairan melalui Bank BRI, Mandiri, dan BSI belum terpantau secara merata.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran masih berjalan dan belum seluruh KPM menerima bantuan pada waktu yang sama. Oleh sebab itu, KPM sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa bantuan tidak akan cair hanya karena saldo belum bertambah.

Baca Juga: Belajar Lintas Sekolah, SMPN 15 dan SM Sekolah Alam Bogor Gelar Pertukaran Pelajar

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah periode bantuan pada layanan pengecekan. KPM dapat memeriksa informasi kepesertaan melalui Cek Bansos dan memastikan periode yang tercantum adalah Juli-September 2026.

Perubahan periode menjadi salah satu informasi yang dapat digunakan untuk melihat apakah bantuan telah masuk pada tahap penyaluran yang sedang berjalan.

Dana PKH dan BPNT pada dasarnya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan penerima. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan yang berkaitan dengan pangan, pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan sekolah anak.

Baca Juga: Saldo Rp600 Ribu hingga Rp725 Ribu Muncul di KKS BRI dan BNI, Bansos PKH Tahap 3 Berlanjut di Daerah

Ada KPM yang Mengalami Exclude

Selain persoalan pencairan, terdapat pula perubahan status penerima yang perlu diperhatikan. Sebagian KPM dilaporkan mengalami status exclude atau tidak lagi masuk dalam daftar penerima setelah proses pemutakhiran data.

Salah satu faktor yang disebut berkaitan dengan kondisi tersebut adalah adanya indikasi aktivitas game online terlarang yang terhubung dengan data penerima.

Namun, apabila seseorang merasa tidak pernah melakukan aktivitas tersebut dan menilai terjadi kesalahan identifikasi, tersedia mekanisme sanggahan.

Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg Mulai Dibagikan ke KPM, Ini Syarat dan Dokumen yang Wajib Dibawa

KPM yang merasa datanya tidak sesuai dapat mendatangi kantor desa atau kelurahan untuk menyampaikan keberatan. Dalam proses tersebut, keluarga dapat diminta membuat atau menandatangani berita acara sanggahan maupun pernyataan sesuai prosedur yang berlaku di daerah masing-masing.

Dengan demikian, perubahan status sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai keputusan akhir apabila terdapat dugaan ketidaksesuaian data. KPM dapat menempuh mekanisme klarifikasi dan sanggahan melalui pihak yang berwenang.

Bantuan Beras 30 Kg Mulai Dibagikan

Bantuan lain yang juga menjadi perhatian adalah bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram. Bantuan tersebut diberikan sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan, dengan sasaran penerima yang berada pada kelompok desil 1 sampai 4.

Baca Juga: Jembatan Perintis Garuda Cimatuk Bogor Berfungsi Lagi, Warga Tak Lagi Harus Memutar

Penyalurannya tidak dilakukan serentak di seluruh wilayah. Sejumlah daerah mulai membagikan bantuan pada minggu ini melalui mekanisme yang telah ditentukan, termasuk pemberitahuan atau surat undangan kepada penerima.

“Penyalurannya mulai berlangsung pekan ini di sejumlah daerah, dengan penerima mendapatkan surat undangan resmi sebagai pemberitahuan. Penyaluran bersifat bertahap sesuai jadwal di masing-masing daerah,” jelas narator melalui kanal Youtube Sukron Channel.

PIP Jenjang SMA Turut Terpantau Cair

Program Indonesia Pintar atau PIP juga menjadi bagian dari perkembangan bantuan pendidikan pada periode ini. Terdapat laporan bahwa pencairan PIP untuk sebagian penerima jenjang SMA telah mulai terpantau.

Baca Juga: Rumah Maggot Rancage di Sukajadi Bogor Jadi Solusi Kelola Sampah Organik

Penerima PIP dapat melakukan pengecekan berdasarkan mekanisme yang berlaku untuk memastikan status bantuan dan pencairannya. Waktu pencairan juga dapat berbeda antara satu penerima dengan penerima lainnya karena dipengaruhi proses administrasi dan penyaluran.

Bagaimana Jika Merasa Layak tetapi Belum Terdata?

Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria tetapi belum masuk dalam daftar penerima dapat menyampaikan usulan melalui perangkat desa atau kelurahan. Pengusulan juga dapat dilakukan menggunakan kanal resmi yang tersedia, termasuk layanan Cek Bansos.

Pemutakhiran data menjadi bagian penting karena kondisi sosial ekonomi keluarga dapat berubah. Perubahan pendapatan, kondisi usaha, kepemilikan aset, maupun keadaan keluarga dapat memengaruhi penilaian desil kesejahteraan.

Baca Juga: PKH BNI dan BRI Cair Serentak di Berbagai Daerah 13 Agustus 2026, Ini Bukti Saldonya

Karena itu, masyarakat yang mengalami perubahan kondisi ekonomi sebaiknya memastikan data keluarganya diperbarui melalui mekanisme yang tersedia.

Status penerima bantuan tidak hanya bergantung pada pencairan sebelumnya, tetapi juga pada hasil pemutakhiran dan verifikasi data yang sedang digunakan.

Secara keseluruhan, perkembangan bansos per 13 Agustus 2026 menunjukkan bahwa penyaluran PKH dan BPNT tahap 3 masih berlangsung secara bertahap. Sebagian KKS BNI telah terpantau menerima saldo, sedangkan penyaluran melalui bank lain masih mengikuti proses masing-masing.

Baca Juga: Hari Pramuka ke-65, Kwarcab Kota Bogor Ziarah ke TMP Dreded

Di sisi lain, bantuan beras 30 kilogram mulai dibagikan di sejumlah wilayah dan PIP jenjang SMA juga telah terpantau cair bagi sebagian penerima.

KPM yang belum menerima bantuan sebaiknya tetap memantau status melalui kanal pengecekan resmi dan memperhatikan perubahan periode penyaluran.

Status SI dapat menjadi indikator proses yang sedang berjalan, tetapi bukan jaminan bahwa saldo langsung masuk pada hari yang sama.

Baca Juga: Kota Bogor Dapat Apresiasi KemenPANRB, Inovasi Jadi Sorotan

Dengan pengecekan berkala dan pemutakhiran data apabila diperlukan, penerima dapat mengetahui perkembangan bantuan berdasarkan kondisi data masing-masing.***

Editor : Ira Yulia Erfina
Sumber : YouTube SUKRON CHANNEL
Status SI beras 30 kg pip bansos pkh