RADAR BOGOR - Memasuki pertengahan Agustus 2026, penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler Program Keluarga Harapan (PKH) dan BPNT Tahap 3 (Alokasi Juli, Agustus, dan September 2026) terpantau baru menyasar sekitar 15% dari total penerima secara nasional melalui KKS BNI, BRI, dan Bank Mandiri.
Jika saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Anda masih belum terisi, terdapat dua kemungkinan utama, terjadi keterlambatan pencairan bansos bertahap (termin) hingga September, atau data Anda masuk ke dalam daftar 1,49 juta KPM yang sedang ditangguhkan oleh Kementerian Sosial.
"Kementerian Sosial kini secara ketat memadankan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bansos dengan berbagai sistem keuangan digital," ujar narator dalam YouTube Pendamping Sosial.
Baca Juga: Saldo Bansos PKH BPNT Rp600 Ribu-Rp1,5 Juta Serentak Masuk KKS 4 Bank, Plus Beras 30 Kg
Penangguhan bantuan secara otomatis dapat terjadi akibat beberapa faktor:
• Terindikasi Game Online Terlarang: Aktivitas transaksi game online terlarang yang terhubung dengan NIK penerima atau NIK anggota keluarga lain yang masih berada dalam satu Kartu Keluarga (KK).
• Penyalahgunaan Dompet Digital: Pendaftaran atau pengisian saldo (top-up) e-wallet (seperti DANA, OVO, GoPay) atas nama NIK KPM yang digunakan untuk transaksi game online atau aktivitas terlarang lainnya.
• Data Ketidaklayakan/Tidak Valid: Adanya ketidaksesuaian data kependudukan antara DTKS dengan data Dukcapil setempat.
Bagi KPM yang meyakini 100% tidak pernah melakukan atau terlibat dalam aktivitas transaksi terlarang tersebut, bantuan Anda masih berpeluang dicairkan melalui mekanisme Sanggahan Data:
Baca Juga: Work Life Balance Vs Work Life Harmony
1. Cek BNBA: Temui Operator SIKS-NG Desa/Kelurahan atau Pendamping Sosial untuk mengecek daftar BNBA sanggahan.
2. Verifikasi: Dipastikan apakah NIK KPM benar-benar terindikasi atau hanya terjadi kekeliruan sistem pemadanan.
3. Ajukan Sanggah: Pengisian Berita Acara dan pengajuan fitur Sanggah secara resmi oleh Operator SIKS-NG Desa ke Kemensos.
Sebelum melakukan penarikan mandiri ke mesin ATM atau Agen Bank, KPM disarankan untuk mengecek perubahan status periode secara berkala:
• Akses portal resmi cekbansos.kemensos.go.id atau buka aplikasi Cek Bansos.
• Masukkan wilayah domisili (Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa) serta nama lengkap sesuai e-KTP.
Baca Juga: Kabar Gembira, 3 Bansos Cair Serentak 14 Agustus 2026, Cek Selengkapnya
Perhatikan kolom PKH / BPNT:
• Tanda Cair: Keterangan Status bertanda "YA" dan Periode menunjukkan "Juli - September 2026".
• Tanda Tersendat: Periode masih tertahan di alokasi sebelumnya ("April - Juni 2026").
Mengecek kartu KKS di ATM secara terus-menerus tanpa adanya kepastian status SIKS-NG berisiko merusak pita magnetik/chip kartu KKS.
Dilarang mengunggah atau menyerahkan foto KTP, Kartu Keluarga, maupun data KKS kepada pihak asing/akun media sosial tidak resmi yang menawarkan jasa pengecekan bansos.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Pendamping Sosial