RADAR BOGOR - Penyaluran bansos PKH tahap 3 tahun 2026 kembali menunjukkan perkembangan pada Jumat, 14 Agustus 2026. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo bantuan mulai masuk ke rekening KKS terutama KKS lama pada Bank Mandiri, setelah sebelumnya pencairan juga terpantau melalui Bank BNI. Nominal yang diterima berbeda-beda karena menyesuaikan komponen kepesertaan masing-masing KPM.
Melansir dari kanal Youtube Cek Bansos pada Jumat, 14 Agustus 2026, pergerakan saldo tersebut terpantau di sejumlah wilayah, mulai dari Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga beberapa daerah di luar Jawa. Laporan yang masuk menunjukkan nominal mulai dari Rp750.000 hingga lebih dari Rp1,5 juta, tergantung komponen PKH yang dimiliki KPM.
Karena pencairan dilakukan secara bertahap, saldo yang belum masuk pada 14 Agustus belum otomatis menunjukkan bahwa bantuan tidak akan diterima.
Baca Juga: Pemain Mini Soccer Asal Bogor Bawa Indonesia Runner Up di Italia
Bank Mandiri Mulai Ramai Pencairan PKH Tahap 3
Bank Mandiri menjadi salah satu bank penyalur yang kembali terpantau melakukan pencairan PKH tahap 3. KKS yang menerima saldo tidak terbatas pada kartu keluaran terbaru, tetapi juga mencakup KKS lama yang masih aktif dan memenuhi ketentuan penyaluran.
KKS yang dilaporkan menerima pencairan mencakup kartu terbitan 2017 hingga 2025. Artinya, perbedaan tahun penerbitan kartu tidak serta-merta menentukan apakah saldo PKH akan masuk atau tidak.
Status kepesertaan, komponen bantuan, serta proses penyaluran pada rekening tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Ini Pesan Terakhir ASN Kota Bogor ke Sang Istri Sebelum Hilang Jatuh ke Sungai Cisadane
Sementara itu, Bank BNI sebelumnya sudah terpantau menyalurkan PKH tahap 3. Untuk Bank BRI, pencairan masih dinantikan oleh sebagian KPM.
Pola penyalurannya juga dapat berlangsung bertahap, termasuk pada periode akhir pekan. Bank BSI juga masih masuk dalam daftar yang dinantikan pencairannya oleh KPM.
Nominal PKH yang Terpantau di Sejumlah Daerah
Besaran saldo yang masuk ke KKS berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya. Perbedaan tersebut berkaitan dengan komponen penerima dalam keluarga, sehingga nominal tidak bisa disamakan untuk seluruh KPM.
Baca Juga: Anggota Komisi VI DPR Asep Wahyuwijaya Ungkap Kunci Membenahi BUMN Bermasalah
Beberapa nominal yang dilaporkan pada 14 Agustus 2026 antara lain:
- Kota Tegal: saldo sekitar Rp1.500.000 untuk komponen PKH.
- Cilacap: terpantau mulai Rp975.000 hingga Rp1.250.000, termasuk pengecekan melalui mobile banking.
- Kebumen: sekitar Rp975.000 dengan komponen anak balita dan anak SD.
- Brebes dan Batang: berada di kisaran Rp750.000 hingga Rp975.000, dengan komponen anak sekolah maupun lansia.
- Garut dan Garut Selatan: sekitar Rp750.000 hingga Rp825.000, dengan kombinasi komponen balita, SD, SMA, serta KKS dari tahun penerbitan berbeda.
- Kalimantan Tengah: terdapat laporan saldo sekitar Rp1.575.000 melalui Bank Mandiri.
- Sulawesi Tengah: terpantau nominal sekitar Rp1.500.000.
- Lampung Selatan: pencairan PKH juga dilaporkan sudah mulai masuk.
- Riau dan Batam: terdapat laporan saldo sekitar Rp975.000, baik pada KKS lama terbitan 2020 maupun kartu yang lebih baru.
BPNT Tahap 3 Belum Terpantau Cair
Selain PKH, perhatian KPM juga tertuju pada BPNT atau bantuan Sembako tahap 3. Hingga informasi per 14 Agustus 2026, belum terpantau penyaluran BPNT tahap 3 melalui bank penyalur yang disebutkan, yakni Mandiri, BRI, BNI, maupun BSI.
Baca Juga: Kuliner Legendaris, Rumah Makan Minang Putra Hadirkan Ayam Bakar Pedas Mulai Rp22 Ribu
“Bank BRI biasanya aktif mencairkan pada akhir pekan seperti Jumat, Sabtu, Minggu dan Bank BSI,” ungkap narator melalui kanal Youtube Cek Bansos.
Kondisi ini membuat sebagian KPM yang memiliki komponen PKH hanya melihat saldo PKH masuk ke KKS. Jika saldo BPNT belum bertambah, hal tersebut perlu dibedakan dari pencairan PKH karena keduanya merupakan komponen bantuan yang berbeda.
Dengan demikian, KPM yang baru melihat saldo PKH tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa seluruh bantuan untuk periode tahap 3 sudah masuk. Pergerakan setiap jenis bantuan dapat berlangsung pada waktu yang berbeda.
Baca Juga: Mengabdi Sejak 2023, ASN Kota Bogor yang Terjatuh ke Sungai Cisadane Dikenal Low Profile
Pencairan Tidak Serentak di Semua Daerah
Penyaluran PKH tahap 3 masih berlangsung secara bertahap. Masuknya saldo pada satu wilayah atau rekening tertentu tidak berarti seluruh KPM di Indonesia akan menerima dana pada waktu yang sama.
Perbedaan waktu pencairan juga dapat terjadi meskipun KPM berada dalam program bantuan yang sama. Karena itu, KPM yang belum menerima saldo pada 14 Agustus masih perlu memantau perkembangan berikutnya selama periode penyaluran berlangsung.
Tahap 3 sendiri mencakup periode Juli, Agustus, dan September 2026, sehingga proses pencairannya tidak harus selesai pada satu tanggal tertentu. Sebagian rekening dapat menerima lebih awal, sedangkan rekening lainnya berpotensi menyusul setelah proses penyaluran berikutnya.
Baca Juga: ASN yang Jatuh ke Sungai Cisadane Kota Bogor Belum Ditemukan, Tim Penyelam Dikerahkan
Cara Mengecek Saldo KKS
KPM yang menggunakan layanan perbankan digital dapat memantau saldo melalui aplikasi mobile banking sesuai bank penyalur. Untuk penerima Bank Mandiri, pengecekan dapat dilakukan melalui layanan Livin’ by Mandiri apabila fasilitas tersebut tersedia dan rekening telah terhubung.
Selain mobile banking, saldo KKS juga dapat diperiksa melalui ATM atau dengan meminta bantuan pada titik layanan yang sesuai, termasuk e-Warong maupun pendamping sosial.
Pengecekan secara berkala dapat membantu KPM mengetahui apabila dana sudah masuk tanpa harus menunggu informasi dari pihak lain.
Baca Juga: Masih Kucing-kucingan dengan PKL di Alun-Alun Kota Bogor, Satpol PP Ungkap Kendalanya
Jika saldo belum berubah, KPM sebaiknya tidak langsung menganggap bantuan gagal cair. Status penyaluran dapat berbeda antara satu rekening dengan rekening lainnya, sehingga pemantauan tetap diperlukan.
Gunakan Dana Sesuai Kebutuhan
Bagi KPM yang sudah menerima pencairan, dana bantuan dapat diprioritaskan untuk kebutuhan yang berkaitan dengan komponen penerima, termasuk kebutuhan pangan, pendidikan anak, kesehatan, gizi balita, serta kebutuhan dasar keluarga lainnya.
Penggunaan dana secara bijak juga penting agar bantuan benar-benar mendukung kebutuhan keluarga penerima.
Baca Juga: Bansos Tak Kunjung Cair? Ini Dua Alasan Utama Kenapa PKH Tahap 3 Bisa Ditangguhkan
KPM sebaiknya menghindari penggunaan dana untuk game online terlarang maupun aktivitas lain yang berisiko menimbulkan persoalan keuangan atau memengaruhi keberlanjutan kepesertaan bantuan.
Untuk sementara, perkembangan utama per 14 Agustus 2026 adalah PKH tahap 3 mulai terpantau cair melalui Bank Mandiri dan sebelumnya Bank BNI, sedangkan sebagian KPM Bank BRI dan BSI masih menunggu.
Di sisi lain, BPNT tahap 3 belum terpantau masuk melalui bank-bank penyalur yang disebutkan. Karena prosesnya masih berjalan bertahap, KPM yang belum menerima saldo masih perlu melakukan pengecekan secara berkala hingga periode penyaluran tahap 3 berakhir.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : Youtube Cek Bansos