RADAR BOGOR - Jumat, 14 Agustus 2026, menjadi hari yang cukup menggembirakan bagi sejumlah keluarga penerima manfaat PKH.
Pasalnya, sejumlah KPM melaporkan bahwa saldo bansos PKH tahap ketiga mulai masuk ke KKS Bank Mandiri.
Kabar tersebut muncul setelah sejumlah penerima melakukan pengecekan saldo sejak dini hari hingga pagi hari.
Baca Juga: Apel Kebangsaan di Kabupaten Bogor Diikuti 1.584 Personel, Warga Diajak Jaga dan Rawat Jawa Barat
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, pencairan tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi muncul dari berbagai daerah dengan nominal yang berbeda.
Perbedaan nominal menjadi salah satu hal yang menarik perhatian.
Sebab, tidak semua KPM mendapatkan jumlah saldo yang sama.
Besaran bantuan bergantung pada komponen penerima yang tercatat dalam program PKH.
Baca Juga: Dari Boyolali ke Madinah, Soto Khas Indonesia Kini Bisa Dinikmati Dekat Masjid Nabawi
Dalam sejumlah laporan, nominal Rp750.000 menjadi salah satu angka yang cukup sering disebut.
Ada KPM yang menerima jumlah tersebut untuk komponen anak balita.
Sementara KPM lainnya melaporkan nominal Rp975.000 karena memiliki lebih dari satu komponen penerima.
Selain itu, terdapat pula laporan saldo Rp1.250.000, Rp1.500.000, bahkan Rp1.575.000.
Baca Juga: Kapan Bansos YAPI Cair? Cek Syarat Penting Ini Agar Tak Gigit Jari
Nominal tersebut tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua KPM akan memperoleh jumlah yang sama karena komponen bantuan setiap keluarga berbeda.
Salah satu laporan menyebutkan KPM di Kota Tegal menerima Rp1.500.000.
Laporan dari Kalimantan Tengah juga menyebut adanya pencairan sebesar Rp1.575.000.
Kemudian terdapat laporan dari Sulawesi Tengah mengenai pencairan PKH sebesar Rp1.500.000.
Baca Juga: Resep Sambal Tomat Pedas Gurih ala Restoran, Segar dan Tahan Lama Buat Stok Toples
Dari Cilacap, Jawa Tengah, seorang KPM juga melaporkan saldo sebesar Rp1.250.000 telah masuk.
Wilayah Kebumen juga disebut dalam laporan dengan nominal Rp975.000.
Sementara itu, KPM di Garut Selatan melaporkan saldo sebesar Rp750.000 telah masuk ke KKS Bank Mandiri.
Tidak berhenti di situ, laporan serupa juga muncul dari Jember, Batang, Riau, Batam, Lampung Selatan, dan sejumlah wilayah lainnya.
Baca Juga: DPR Mulai Bahas Revisi UU Pemilu, PDIP Dipastikan Ikut Dilibatkan
Menariknya, beberapa laporan menyebut kartu KKS lama masih dapat menerima pencairan.
Ada KPM yang menyebut KKS terbitan 2020, 2021, bahkan kartu yang lebih lama telah mendapatkan saldo PKH tahap ketiga.
Namun, kondisi tersebut tetap perlu dipahami secara hati-hati.
Kartu KKS yang masih aktif tidak otomatis berarti seluruh pemiliknya pasti menerima pencairan.
Baca Juga: Daftar Sendiri, Bocah Kelas 6 SD Tantang Peserta Dewasa di Lomba Catur Cigudeg Bogor
Status kepesertaan dan hasil pemutakhiran data tetap menjadi faktor penting dalam penyaluran bantuan.
Selain itu, laporan yang beredar menunjukkan bahwa pencairan PKH dan BPNT belum tentu berlangsung bersamaan.
Sejumlah KPM mengaku saldo PKH sudah masuk, sementara saldo BPNT belum terlihat.
Kondisi ini kembali menegaskan bahwa KPM sebaiknya tidak panik apabila baru satu jenis bantuan yang masuk.
Baca Juga: Ada yang Sudah Tarik Tunai! Bansos PKH Tahap 3 Terus Masuk KKS Bank Ini
Penyaluran masing-masing program dapat berjalan melalui tahapan yang berbeda.
Pada saat laporan tersebut dibuat, PKH tahap ketiga disebut telah terpantau melalui KKS Bank Mandiri dan sebelumnya juga dilaporkan melalui Bank BNI.
Sementara Bank BRI dan Bank BSI masih dinantikan oleh KPM yang menggunakan kedua bank tersebut.
Baca Juga: Dukung Penataan Kawasan Puncak Bogor, Satpol PP Ciawi Ingatkan PKL di Simpang Ciawi
Bagi penerima yang belum menerima saldo, tidak perlu melakukan tindakan yang berisiko.
Jangan memberikan PIN, kode OTP, nomor rahasia kartu, atau data perbankan kepada pihak yang mengaku dapat membantu pencairan.
KPM cukup melakukan pengecekan melalui sarana resmi perbankan dan memantau status kepesertaan bantuan sosial.
Baca Juga: Dari Kota Bogor, Komitmen Jaga Jawa Barat dari Hoaks dan Provokasi
Jika saldo belum masuk, pencairan yang dilakukan secara bertahap masih memungkinkan membuat waktu penerimaan setiap KPM berbeda.
Pencairan tahap ketiga sendiri berkaitan dengan periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Karena prosesnya berlangsung bertahap, masyarakat masih perlu mengikuti perkembangan penyaluran sampai seluruh proses selesai.
Baca Juga: Cek Dapur MBG Klapanunggal, Bupati Bogor Rudy Susmanto Soroti Hal Ini
Dengan munculnya banyak laporan saldo masuk pada KKS Bank Mandiri tanggal 14 Agustus, KPM yang menggunakan bank tersebut tentu semakin penasaran apakah rekening mereka juga telah menerima bantuan.
Karena itu, bagi penerima yang merasa masih aktif sebagai KPM, pengecekan saldo KKS dapat dilakukan secara berkala.
Jangan hanya mengandalkan kabar dari media sosial karena kondisi setiap rekening dapat berbeda.
Baca Juga: Kado HUT ke-81 RI, Denda PBB-P2 Kabupaten Bogor Dihapus
Kabar hari ini menjadi tanda bahwa proses penyaluran PKH tahap ketiga masih terus bergerak.
Bagi yang sudah menerima, bantuan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga.
Sedangkan bagi yang belum, masyarakat diimbau bersabar dan tetap mengikuti informasi resmi.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @Cek Bansos