RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 tahun 2026 mulai terpantau masuk ke (Kartu Keluarga Sejahtera) KKS BRI. Sejumlah penerima melaporkan saldo bantuan masuk secara bertahap sejak malam 14 Agustus hingga pagi 15 Agustus 2026.
Pencairan tersebut belum berlangsung serentak. Bukti transaksi yang beredar menunjukkan nominal berbeda-beda sesuai komponen PKH yang diterima masing-masing keluarga. Sementara itu, bantuan BPNT tahap 3 belum dilaporkan ikut masuk pada pencairan yang sama.
PKH Tahap 3 Mulai Cair ke KKS BRI
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pergerakan saldo PKH tahap 3 terpantau pada KKS BRI, baik kartu yang sudah lama digunakan maupun KKS BRI keluaran lebih baru. Proses masuknya dana dilaporkan berlangsung secara bertahap sehingga waktu penerimaan antarwilayah maupun antar-KPM dapat berbeda.
Baca Juga: Daftar Lengkap Wilayah Cair Bansos PKH Tahap 3 Termin Pertama, Cek Daerahmu di Sini
Beberapa transaksi yang dilaporkan terjadi pada 14 Agustus hingga 15 Agustus 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa KPM yang belum melihat perubahan saldo tidak serta-merta berarti tidak mendapatkan pencairan, karena penyaluran masih berjalan secara bertahap.
Nominal PKH yang Sudah Terpantau
Besaran dana yang masuk berbeda berdasarkan komponen bantuan yang dimiliki penerima. Sejumlah nominal yang dilaporkan antara lain:
- Rp600.000 untuk komponen lansia, dengan salah satu laporan berasal dari Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026.
- Rp975.000 untuk komponen balita dan anak SD, dengan transaksi tercatat pada 14 Agustus 2026.
- Rp500.000 untuk komponen anak SMA, termasuk laporan dari pemilik KKS keluaran 2017 pada 14 Agustus sekitar pukul 21.00.
- Rp1.125.000 juga dilaporkan masuk pada salah satu rekening penerima.
- Rp830.000 menjadi nominal lain yang terpantau.
- Rp450.000 juga muncul dalam laporan pencairan.
- Rp700.000 dilaporkan masuk ke KKS penerima lainnya.
- Rp805.000 turut tercatat sebagai salah satu nominal yang diterima.
- Rp1.250.000 dilaporkan masuk pada KKS BRI keluaran tahun 2020.
Baca Juga: Jelang Persib vs Sabah Fc Malam Ini, Musibah Menimpa Saddil Ramdani
Perbedaan nominal tersebut berkaitan dengan komponen PKH yang dimiliki setiap KPM. Karena itu, jumlah saldo yang masuk tidak harus sama antara satu penerima dan penerima lainnya.
Sejumlah Daerah Sudah Melaporkan Pencairan
Laporan pencairan PKH tahap 3 melalui KKS BRI muncul dari sejumlah wilayah. Beberapa daerah yang disebut sudah mengalami pergerakan saldo antara lain:
- Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
- Sumedang, Jawa Barat
- Kolono dan Dalale, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah
- Banjarmasin Barat, Kalimantan Selatan
Daftar tersebut belum dapat dianggap sebagai gambaran seluruh wilayah yang sudah menerima pencairan. Penyaluran yang dilakukan secara bertahap memungkinkan wilayah lain menyusul pada waktu berbeda.
Baca Juga: Transformasi BRI Dapat Pengakuan Global, Raih 2 Penghargaan Asian Banking and Finance Awards 2026
KKS Lama dan KKS Baru Sama-Sama Terpantau
Hal lain yang menjadi perhatian adalah pencairan tidak hanya dilaporkan pada KKS keluaran terbaru. Sejumlah laporan juga menunjukkan dana masuk pada KKS lama.
Artinya, pemegang KKS BRI yang kartunya sudah digunakan sejak beberapa tahun sebelumnya tetap perlu melakukan pengecekan apabila masih tercatat sebagai penerima PKH tahap 3.
Tahun penerbitan kartu tidak dapat dijadikan satu-satunya patokan untuk menentukan apakah saldo akan masuk.
Baca Juga: Fadli Zon Resmikan Saung Ranggon Hasil Karya Peserta Belajar Bersama Maestro Kriya Bambu di Bogor
BPNT Belum Terpantau Masuk Bersamaan
Untuk sementara, laporan yang muncul masih berfokus pada pencairan PKH. BPNT tahap 3 belum dilaporkan ikut masuk pada transaksi yang sama.
Kondisi tersebut berarti KPM yang menerima PKH sekaligus BPNT tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa seluruh bantuan tahap 3 sudah masuk hanya karena saldo PKH telah bertambah. Masing-masing bantuan dapat memiliki proses penyaluran yang berbeda.
Saldo Belum Masuk? Pengecekan Bisa Dilakukan Berkala
Bagi pemegang KKS BRI yang belum menerima pencairan, pengecekan saldo dapat dilakukan secara berkala melalui ATM atau agen bank. Langkah ini penting karena proses penyaluran tidak berlangsung serentak.
Baca Juga: Bansos PKH KKS BRI Cair, Ini Daftar Daerah yang Sudah Kebagian Saldo Tahap 3 2026
“Jika saldo belum masuk hari ini, disarankan untuk melakukan pengecekan secara berkala melalui mesin ATM atau agen bank terdekat, karena proses penyaluran dilakukan secara bertahap atau merata,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
KPM juga sebaiknya memperhatikan mutasi rekening, bukan hanya melihat saldo akhir. Jika belum ada perubahan, pengecekan dapat dilakukan kembali beberapa waktu kemudian mengingat pencairan masih bergerak secara bertahap.
Dengan adanya laporan saldo masuk sejak malam 14 Agustus hingga pagi 15 Agustus 2026, pergerakan PKH tahap 3 pada KKS BRI masih perlu dipantau.
Baca Juga: Bendera Merah Putih Raksasa Kembali Berkibar di Gunung Munara Bogor
Nominal yang diterima setiap KPM dapat berbeda sesuai komponen yang tercatat, sedangkan wilayah yang belum menerima pencairan masih berpeluang menyusul dalam proses penyaluran berikutnya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel