
RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 periode Juli–September 2026 masih berlangsung secara bertahap hingga 15 Agustus. Sejumlah laporan menunjukkan dana PKH sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) penerima manfaat di beberapa wilayah melalui bank penyalur.
Sementara itu, dilansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Sabtu, 15 Agustus 2026, bantuan BPNT belum terpantau masuk dalam laporan pencairan yang dihimpun kali ini. Karena itu, penerima perlu membedakan saldo yang masuk sebagai PKH dengan bantuan pangan agar tidak keliru membaca pencairan.
Baca Juga: Koperasi Sekolah Boleh Jual Seragam ke Siswa, Dedi Mulyadi: Asalkan Jangan Dikolektif dan Dipaksa
Berikut rincian laporan pencairan PKH yang terpantau:
PKH Komponen Lansia di Ciamis
Sejumlah penerima manfaat di wilayah Ciamis yang menggunakan KKS Bank Mandiri dilaporkan sudah dapat menarik bantuan PKH untuk komponen lansia.
- Nominal bantuan: Rp600.000.
- Bank penyalur: Bank Mandiri.
- Wilayah laporan: Ciamis.
- Waktu transaksi: terpantau pada 14-15 Agustus 2026.
- Bantuan yang teridentifikasi: PKH, bukan BPNT.
Adanya beberapa transaksi dengan nominal Rp600.000 menunjukkan bahwa pencairan masih bergerak secara bertahap dan belum tentu masuk bersamaan ke seluruh KPM.
Baca Juga: Pemkot Bogor Juara Padel Raya Usai Libas SMI 6-2, Sapu Bersih 11 Laga Penyisihan
Penarikan Rp590.000 dari Bantuan Rp600.000
Ada pula laporan penerima yang menerima uang tunai sebesar Rp590.000, meskipun nominal bantuan PKH yang tercatat sebelumnya adalah Rp600.000.
Perbedaan tersebut dikaitkan dengan biaya layanan ketika penerima melakukan penarikan melalui agen bank tertentu, termasuk Agen Brilink.
Dengan demikian, penerima sebaiknya tidak langsung menganggap nominal bantuan PKH berkurang. Periksa terlebih dahulu saldo sebelum transaksi, bukti penarikan, serta biaya layanan yang dikenakan oleh tempat penarikan.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Kapan Cair? Cek di Sini Jawaban Lengkapnya
PKH Anak SMP di Ciamis
Pencairan juga dilaporkan untuk komponen anak sekolah. Salah satunya adalah penerima dengan komponen pendidikan tingkat SMP.
Rinciannya:
- Nominal bantuan sebelum biaya layanan: Rp375.000.
- Bank: Bank Mandiri.
- Wilayah: Ciamis.
Perbedaan nominal tersebut kembali dikaitkan dengan biaya administrasi atau layanan penarikan.
PKH Kombinasi Anak SD dan SMA
Laporan lainnya menunjukkan transaksi dengan nominal Rp721.000. Nilai tersebut disebut berasal dari bantuan sebesar Rp725.000 untuk kombinasi komponen anak SD dan SMA.
Baca Juga: Tak Perlu Pindah Destinasi, Ini Serunya Seharian di Enchanting Valley Puncak Bogor
Rinciannya:
- Nominal bantuan: Rp725.000.
- Bank penyalur: Bank Mandiri.
- Wilayah laporan: Ciamis.
Sekali lagi, nominal yang diterima setelah penarikan tidak selalu sama dengan nilai bantuan yang masuk apabila terdapat biaya layanan transaksi.
Saldo KKS Mandiri Mencapai Rp2,5 Juta
Ada laporan lain mengenai pengecekan saldo KKS Bank Mandiri dengan nominal mencapai Rp2.500.000.
Jumlah tersebut kemudian dianalisis sebagai kemungkinan adanya akumulasi pencairan PKH dari lebih dari satu periode. Namun, sumber dana tersebut sebaiknya tetap dipastikan melalui mutasi rekening atau riwayat transaksi.
Baca Juga: Tak Perlu Pindah Destinasi, Ini Serunya Seharian di Enchanting Valley Puncak Bogor
Artinya, saldo Rp2,5 juta tidak dapat langsung dipastikan sebagai pencairan dua tahap hanya berdasarkan nominal saldo. Pemeriksaan riwayat transaksi diperlukan untuk mengetahui dana tersebut berasal dari bantuan apa dan periode mana.
PKH Disabilitas di Jakarta Barat
Dari wilayah Jakarta Barat, terdapat laporan pencairan melalui KKS Bank BNI. Penerima dari Kelurahan Tambora dilaporkan telah melakukan penarikan pada pagi hari 15 Agustus 2026.
“Laporan dari Kelurahan Tambora menunjukkan pencairan sebesar Rp600.000 untuk komponen disabilitas yang telah ditarik tunai pada pagi hari tanggal 15 Agustus 2026,” jelas narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Sekolah Vokasi IPB University Kenalkan Program Joint Degree 3+2 pada MPKMB 63
Rinciannya:
- Komponen: penyandang disabilitas.
- Nominal: Rp600.000.
- Bank penyalur: Bank BNI.
- Wilayah: Kelurahan Tambora, Jakarta Barat.
- Waktu penarikan: pagi 15 Agustus 2026.
Laporan ini menjadi tambahan indikasi bahwa pencairan PKH tahap 3 masih bergerak pada sejumlah KKS.
BPNT Belum Terpantau Masuk
Untuk bantuan BPNT, dalam laporan kali ini belum terdapat tanda pencairan yang dapat dikonfirmasi dari transaksi yang ditampilkan.
Karena itu, penerima yang saat ini melihat saldo bertambah sebaiknya mengecek jenis bantuan yang masuk terlebih dahulu. Jangan langsung menyimpulkan bahwa saldo tersebut merupakan BPNT.
Baca Juga: Pencairan Bansos PKH Tahap 3 Terpantau di Daerah Jawa Barat, Cek Nominalnya
Perbedaan ini penting karena PKH dan BPNT merupakan bantuan yang berbeda, termasuk dalam mekanisme dan nominal pencairannya.
Pencairan PKH Belum Serentak
Berbagai transaksi pada 14 hingga 15 Agustus 2026 menunjukkan bahwa pencairan masih berlangsung secara bertahap.
Sebagian KPM sudah dapat menarik dana, sementara penerima lain kemungkinan masih menunggu masuknya saldo. Perbedaan waktu pencairan dapat terjadi karena proses penyaluran tidak berlangsung serentak untuk seluruh penerima.
Dengan kondisi tersebut, KPM yang belum menerima saldo pada 15 Agustus tidak otomatis berarti gagal mendapatkan PKH tahap 3.
Baca Juga: Bansos PKH Tahap 3 Rp1,975 Juta Sudah Masuk! Tapi Kenapa Periode SIKS-NG Masih April–Juni?
Jangan Hanya Melihat Nominal Saldo
Penerima manfaat juga perlu memperhatikan riwayat transaksi, bukan sekadar jumlah saldo akhir.
Misalnya, saldo Rp2,5 juta perlu ditelusuri melalui mutasi rekening untuk mengetahui apakah dana berasal dari satu jenis bantuan, beberapa komponen PKH, atau akumulasi pencairan periode berbeda.
Begitu pula dengan penarikan Rp590.000 atau Rp371.000. Perbedaan dari nominal awal perlu dilihat bersama bukti transaksi dan biaya layanan.
Baca Juga: Porseni PGI-S Depok Cup 2026 Dibuka, 27 Gereja Ikut Ambil Bagian
Cara Memastikan Bantuan yang Masuk
Agar tidak salah membaca pencairan, penerima dapat melakukan beberapa pengecekan:
- Cek saldo KKS untuk melihat apakah terdapat penambahan dana.
- Periksa mutasi rekening untuk mengetahui sumber dan tanggal transaksi.
- Cocokkan nominal dengan komponen PKH yang dimiliki.
- Perhatikan biaya penarikan jika menggunakan agen bank.
- Cek status bantuan melalui kanal resmi yang tersedia.
- Jangan langsung menyamakan PKH dengan BPNT, karena pencairannya dapat berlangsung pada waktu berbeda.
PKH Sudah Terpantau, BPNT Masih Ditunggu
Per 15 Agustus 2026, perkembangan yang paling menonjol adalah mulai terpantau masuknya PKH tahap 3 melalui KKS Bank Mandiri dan BNI di sejumlah wilayah.
Baca Juga: HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Taman Safari Bogor Catat Keberhasilan Konservasi Elang Jawa
Laporan dari Ciamis menunjukkan pencairan untuk komponen lansia dan pendidikan, sedangkan dari Jakarta Barat terdapat pencairan untuk komponen disabilitas.
Sementara itu, BPNT belum terpantau dalam laporan pencairan yang dibahas. Artinya, penerima perlu tetap memantau saldo dan mutasi KKS masing-masing tanpa menyimpulkan bahwa seluruh bantuan akan masuk pada waktu yang sama.
Pencairan yang berlangsung bertahap juga membuat kondisi setiap KPM dapat berbeda. Karena itu, informasi nominal maupun waktu masuk sebaiknya dijadikan gambaran perkembangan, bukan patokan bahwa seluruh penerima akan menerima dana dengan jumlah dan tanggal yang sama.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel