RADAR BOGOR - Kabar gembira menghampiri sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah.
Pada pencairan bantuan sosial (bansos) periode kali ini, tidak sedikit KPM yang terkejut mendapati saldo di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka masuk dalam jumlah berlipat ganda atau membesar dari biasanya.
Fenomena pencairan dobel ini bukanlah sebuah kesalahan sistem, melainkan mekanisme resmi penyaluran yang tengah berjalan.
Baca Juga: Wagub Jabar Erwan Setiawan Tekankan Integritas Penentu Masa Depan Pers di Era AI
Berdasarkan penjelasan dari narator di kanal YouTube Info Bansos, terdapat empat alasan teknis utama yang menyebabkan nominal bantuan sosial mendadak membengkak saat dicairkan.
"Ada empat skenario pencairan bansos dobel yang sedang terjadi saat ini," ucap narator YouTube tersebut.
Berikut adalah rincian 4 skenario pencairan bansos dobel tersebut:
Baca Juga: Kukuhkan 51 Paskibraka Jawa Barat, Dedi Mulyadi: Generasi Terpilih Penjaga Spirit Kebangsaan
1. Rapel PKH Tahap Lalu + PKH Tahap 3
Bagi KPM yang pencairan tahap sebelumnya sempat tertunda akibat kendala teknis, seperti proses gagal retur maupun baru tervalidasi oleh sistem, Kementerian Sosial menyalurkan dana tunggakan tersebut secara bersamaan.
Pencairan susulan ini digabungkan langsung dengan alokasi PKH tahap 3 (periode Juli-September 2026), sehingga total saldo yang diterima KPM menjadi jauh lebih besar.
2. Rapel BPNT Susulan + BPNT Tahap 3
Kondisi serupa terjadi pada penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). KPM yang alokasi BPNT periode sebelumnya belum sempat ditarik atau baru disetujui pembaruannya akan menerima transfer ganda.
Dana susulan tersebut dikirimkan sekaligus bersamaan dengan BPNT tahap 3 senilai Rp600.000, sehingga saldo akumulasi yang masuk ke rekening KKS dapat mencapai Rp1.200.000.
3. Pencairan Kombo PKH + BPNT
Baca Juga: MPKMB SV IPB Bogor, Dedi Mulyadi Buka Peluang Beasiswa dan Beri Modal Usaha Rp15 Juta
Skenario ini dialami oleh KPM komplementer, yaitu keluarga penerima manfaat yang berhak mendapatkan dua jenis bantuan sekaligus (PKH dan BPNT).
Saldo kompensasi PKH tahap 3 dan BPNT tahap 3 sebesar Rp600.000 ditransfer masuk ke rekening KKS dalam waktu yang sangat berdekatan atau bahkan pada hari yang sama, sehingga KPM merasakan penarikan dana tunai ganda secara langsung.
4. Bansos Tunai KKS + Bantuan Beras 30 Kg
Selain bantuan tunai berupa saldo di kartu KKS, pemerintah bekerja sama dengan Perum Bulog dan PT Pos Indonesia juga mendistribusikan bantuan pangan beras 30 kg.
Baca Juga: Kafe di Jalan Sholeh Iskandar Kota Bogor Digerebek, Puluhan Botol Miras Disita
Bantuan beras ini merupakan alokasi sekaligus untuk 3 bulan (Juli, Agustus, dan September 2026).
Hasilnya, para KPM tidak hanya menerima dana tunai di ATM, tetapi juga menerima surat undangan untuk mengambil bantuan beras fisik di kantor desa atau kelurahan setempat.
Bagi Anda para pemegang kartu KKS, disarankan untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui aplikasi mobile banking maupun agen resmi terdekat.
Baca Juga: KKS BRI Tahun 2017 Masih Dapat! Ini Daftar Pencairan Bansos PKH Tahap 3
Pastikan seluruh bantuan yang menjadi hak Anda telah diterima sesuai dengan komponen yang terdaftar, dan manfaatkanlah dana bansos tersebut dengan bijak untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.***
Editor : Robecca SesariaSumber : Youtube Info Bansos