Waspada, Ini 3 Faktor Utama Penyebab Bansos Dihentikan Penyalurannya Tahun 2026

Asep Suhendar • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:01 WIB
Ilustrasi bansos gagal cair. (Gemini AI)
Ilustrasi bansos gagal cair. (Gemini AI)

RADAR BOGOR - Bantuan sosial atau bansos kini telah memasuki penyaluran untuk tahap yang ketiga di tahun 2026 ini. 

Bansos yang disalurkan mencakup PKH dan BPNT yang secara rutin diberikan oleh pemerintah kepada para panerma manfaat di berbagai wilayah Indonesia. 

Kendati demikian, tidak sedikit penerima manfaat yang bantuan sosialnya dihentikan oleh pemeritah di tahun 2026 ini. 

Baca Juga: Hari Keempat, Bayu Hilang di Cisadane Masih Dicari SAR, Begini Pesan Wali Kota Bogor

Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan dihentikannya penyaluran bansos kepada sejumlah KPM tersebut? Berikut penjelasannya. 

Dilansir dari kanal Youtube Info Bansos, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan bansos di tahun ini dihentikan penyalurannya, yaitu sebagai berikut:

Penagguhan Akibat Game Online Terlarang

Pemerintah akan menangguhkan bahkan menghentikan penyaluran bansos kepada masyarakat yang terindikasi melalukan transaksi game online terlarang. 

Baca Juga: Update Bansos Malam Ini: Cek Saldo PKH BPNT di KKS 4 Bank Penyalur dan Fakta BLT Kesra

Dikabarkan kurang lebih ada 1,5 juta penerima manfaat yang ditangguhakan bantuannya akibat terindikasi melakukan permainan ilegal tersebut.

Kenaikan Desil

Bansos hanya akan disalurkan kepada masyarakat dengan desil rendah, yaitu satu sampai empat pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). 

Oleh karena itu, bagi KPM yang mengalami kenaikan desil maka besar kemungkinan bantuan sosialnya tidak akan lagi disalurkan oleh pemerintah. 

Baca Juga: Bansos Beras 30 Kg Cair Bertahap, Cek Penyebab Daerahmu Belum

Perubahan Data Kependudukan 

Adanya ketidaksesuaian antara data yang ada pada DTSEN dan Disdukcapil bisa menyebabkan adanya masalah pada proses penyaluran bantuan sosial atau bansos di tahun 2026. 

Oleh karena itu, pastikan dana penerima bansos sesuai antara DTSEN yang dikelola oleh BPS dengan data kependudukan yang dikelola oleh Disdukcapil.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : Youtube Info Bansos
bpnt bansos pkh