RADAR BOGOR - Kabar mengenai pencairan bansos program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2026 kembali menjadi perhatian keluarga penerima manfaat (KPM).
Sejumlah penerima melaporkan adanya saldo sebesar Rp600.000 yang masuk ke kartu KKS, sehingga muncul pertanyaan apakah pencairan BPNT tahap ketiga sudah benar-benar dimulai.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, laporan saldo Rp600.000 tersebut salah satunya datang dari KPM pengguna KKS Bank BNI.
Baca Juga: Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair Belum Merata, Kapan Semua KKS Terisi? Cek Sekarang
Penerima sebelumnya telah mendapatkan pencairan PKH dan kemudian melakukan pengecekan kembali terhadap kartu KKS miliknya.
Saat dilakukan pengecekan, ditemukan adanya tambahan saldo sebesar Rp600.000.
Nominal tersebut kemudian diduga sebagai BPNT tahap 3.
Baca Juga: SMAN 5 Bogor Juara 1 Paduan Suara Piala Wali Kota, Kalahkan 5 Finalis
Sebab, BPNT pada periode ini juga telah memasuki tahapan proses penyaluran.
Namun, laporan yang masuk hingga 17 Agustus 2026 masih sangat terbatas dan belum menunjukkan adanya pencairan secara serentak.
Selain Bank BNI, terdapat pula laporan dari sejumlah KPM pengguna Bank Mandiri yang mengaku menemukan saldo Rp600.000.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 18 Agustus 2026: KKS BRI, BNI, Mandiri, dan BSI Mulai Cair
Meski demikian, jumlah laporan tersebut masih sedikit sehingga belum dapat dijadikan tanda bahwa BPNT tahap 3 telah cair secara nasional.
Bagaimana dengan Bank BRI dan BSI?
Pencairan bansos tahap 3 dilakukan melalui sejumlah bank penyalur, yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI khusus wilayah yang menggunakan bank tersebut.
Untuk saat ini, informasi mengenai BPNT tahap 3 di keempat bank tersebut masih terus dipantau.
Baca Juga: Bukan Cuma BPNT, Bansos Beras 30 Kg Juga Mulai Bergerak: Ini Wilayah yang Sudah Dapat Jadwal
Laporan saldo yang masuk belum merata, bahkan sebagian KPM masih mendapati saldo BPNT kosong ketika melakukan pengecekan melalui ATM maupun layanan perbankan.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa proses penyaluran BPNT tahap 3 kemungkinan masih berlangsung secara bertahap.
Oleh karena itu, KPM yang belum menerima saldo tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa dirinya tidak mendapatkan bantuan.
Baca Juga: Ruben Onsu Rayakan Ultah ke 43 Bersama Anak Yatim, Pilih Berbagi di Tengah Polemik Hak Asuh
Penerima juga disarankan tidak melakukan pengecekan berulang-ulang di ATM atau agen hanya karena mendengar kabar dari satu atau dua penerima lain.
Sebaiknya menunggu informasi yang lebih luas mengenai pencairan di wilayah masing-masing.
Rp600.000 Mulai Terlihat, Benarkah BPNT?
Nominal Rp600.000 memang sesuai dengan besaran BPNT yang banyak dinantikan KPM untuk satu periode pencairan.
Baca Juga: Kisah Mantri BRI Tembus Jalan Terjal Cianjur Selatan, Dampingi Pelaku Usaha hingga Pelosok
Namun, laporan saldo yang muncul pada beberapa KKS tetap perlu dilihat secara hati-hati.
Pasalnya, tidak setiap saldo Rp600.000 yang masuk otomatis dapat dipastikan sebagai BPNT tanpa melihat keterangan transaksi atau memastikan sumber dan periode bantuannya.
KPM dapat melakukan pengecekan saldo dan mutasi rekening melalui kanal resmi bank penyalur masing-masing.
Baca Juga: Pemkab Bogor Fokus Benahi 29 Kawasan Kumuh, Ini 7 Prioritas Penanganannya
Jika sudah terdapat transaksi bantuan pangan dengan keterangan yang sesuai, penerima dapat memastikan bahwa saldo tersebut memang berkaitan dengan program bantuan yang diterimanya.
Dengan demikian, kabar mengenai BPNT tahap 3 sudah mulai muncul di sejumlah KKS memang menjadi perkembangan yang menggembirakan.
Akan tetapi, pencairannya belum dapat dikatakan merata secara nasional.
Baca Juga: Cincinnati Open 2026 Makin Panas, Aryna Sabalenka dan Iga Swiatek Bidik Modal Penting Jelang US Open
KPM diharapkan tetap bersabar sambil menunggu proses penyaluran berjalan.
Jika pencairan sudah dilakukan secara lebih luas, biasanya laporan dari berbagai daerah akan mulai bermunculan dan informasi mengenai saldo KKS akan semakin banyak.
Yang jelas, hingga 17 Agustus 2026, proses pencairan BPNT tahap 3 masih menjadi informasi yang paling ditunggu oleh jutaan KPM.
Perkembangan selanjutnya akan sangat dinantikan, terutama apabila saldo mulai masuk secara serentak ke KKS penerima di berbagai daerah.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @Cek Bansos