RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) PKH tahap 3 tahun 2026 masih berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Penyaluran yang terpantau lebih ramai terjadi melalui Bank BNI, Mandiri, dan BRI, sedangkan penyaluran melalui BSI di Aceh sudah dimulai tetapi belum terlihat semasif bank lainnya. Sementara itu, saldo BPNT tahap 3 sebesar Rp600.000 belum terpantau masuk secara masif ke KKS.
Melansir dari kanal Youtube Diary Bansos pada Selasa, 18 Agustus 2026, bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum menerima saldo PKH meski status pada sistem sudah SI (Standing Instruction), proses penyaluran masih dapat berlangsung secara bertahap. Karena itu, status SI belum selalu berarti saldo sudah langsung tersedia dan dapat ditarik pada saat yang sama.
Baca Juga: Warga Montecarlo Bogor Kompak Rayakan HUT ke-81 RI, Serukan Semangat Persatuan
PKH Tahap 3 Mulai Dicairkan
PKH tahap 3 merupakan bantuan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Hingga 17 Agustus, penyaluran sudah berjalan dan saldo mulai masuk ke sejumlah KKS.
Bank yang terpantau lebih aktif dalam penyaluran antara lain:
- Bank BNI, dengan pencairan yang sudah berlangsung di sejumlah wilayah.
- Bank Mandiri, yang juga telah menyalurkan PKH tahap 3.
- Bank BRI, dengan saldo PKH yang mulai masuk secara bertahap.
- Bank BSI, khususnya untuk KPM di Aceh, yang penyalurannya sudah dimulai tetapi belum sepadat bank lainnya.
Untuk KPM di Aceh yang menggunakan BSI, status SI menjadi salah satu tanda bahwa proses penyaluran telah masuk tahap instruksi pencairan. Namun, waktu masuknya saldo ke rekening KKS tetap dapat berbeda antara satu KPM dengan KPM lainnya.
Baca Juga: Benda Misterius Gegerkan Warga Kayumanis Bogor, Tim Jibom Dikerahkan
Secara nasional, PKH tahap 3 disebut telah disalurkan kepada lebih dari 7 juta KPM dari total sekitar 10 juta KPM. Artinya, masih terdapat KPM yang belum menerima pencairan dan proses penyaluran belum selesai sepenuhnya.
BPNT Rp600 Ribu Belum Cair Masif
Berbeda dengan PKH, BPNT tahap 3 untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 belum menunjukkan pencairan saldo Rp600.000 secara masif ke KKS hingga informasi tersebut diperbarui.
Kabar mengenai saldo Rp600.000 yang sudah masuk ke sejumlah KKS perlu dilihat kembali berdasarkan jenis bantuannya.
Baca Juga: Update Persib vs Bali United Babak Pertama: Laga Berakhir dengan Skor Kacamata
Tidak semua saldo dengan nominal tersebut otomatis merupakan BPNT tahap 3. Pada beberapa kasus, nominal yang diterima dapat berasal dari pencairan PKH dengan komponen penerima tertentu.
“Jika beredar kabar mengenai saldo Rp600.000 yang sudah cair di media sosial, itu umumnya merupakan bantuan PKH tahap 3 dengan komponen tertentu,” ungkap narator melalui kanal Youtube Diary Bansos.
Data BPNT sendiri disebut sudah menunjukkan perkembangan cukup jauh. Lebih dari 12 juta KPM dari sekitar 18,8 juta kuota dilaporkan telah mencapai status SI. Meski demikian, status tersebut belum dapat disamakan dengan saldo yang sudah masuk ke KKS.
Baca Juga: Bangunan 2 Lantai di Puncak Bogor Dibongkar Petugas Gabungan, Bakal Jadi Halte
Dengan demikian, KPM yang status BPNT-nya telah SI tetapi belum melihat saldo Rp600.000 tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa bantuannya gagal cair.
Tahapan antara penerbitan instruksi pencairan hingga dana benar-benar masuk ke rekening dapat berlangsung secara bertahap.
Mengapa Ada KPM yang Menerima Saldo Dua Kali?
Munculnya saldo bantuan dua kali pada Agustus 2026 juga menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan PKH tahap 3 dicairkan dobel. Namun, kondisi tersebut tidak otomatis berarti satu tahap bantuan dibayarkan dua kali.
Baca Juga: Pramuka Kota Bogor Didorong Ikut Dukung Swasembada Pangan, Ini Program yang Sudah Berjalan
Salah satu penjelasannya adalah adanya pencairan susulan untuk tahap 2 yang kemudian disusul pencairan PKH tahap 3. Misalnya, saldo yang masuk pada 7 Agustus dapat merupakan pencairan susulan tahap 2, sedangkan saldo yang masuk pada 14 Agustus merupakan pencairan tahap 3
Kondisi seperti ini dapat terjadi pada KPM yang baru memperoleh atau mengaktifkan KKS pada 2026 sehingga sebelumnya belum menerima pencairan tahap 2. Ketika proses susulan dilakukan, saldo tahap 2 dapat masuk lebih dahulu, kemudian diikuti hak pencairan tahap 3.
Jadi, dua kali saldo masuk dalam satu bulan tidak serta-merta menunjukkan adanya pencairan PKH tahap 3 secara dobel. KPM perlu melihat periode bantuan dan riwayat transaksi untuk mengetahui sumber masing-masing saldo.
Baca Juga: KKS Dapat Rp600 Ribu Lagi? Cek Disini Apakah Bansos BPNT atau PKH Tahap 3
Apa yang Perlu Dilakukan Jika Belum Cair?
KPM yang belum menerima bantuan meskipun statusnya sudah SI masih dapat menunggu proses penyaluran berikutnya. Penyaluran tidak selalu berlangsung serentak pada seluruh bank dan wilayah.
Untuk mengetahui apakah saldo sudah tersedia, KPM dapat melakukan pengecekan melalui ATM atau layanan mobile banking sesuai bank penyalur. Pengecekan secara berkala, misalnya sekitar satu minggu sekali, dapat dilakukan tanpa harus terus-menerus memeriksa saldo.
Penyaluran juga dapat tetap berlangsung pada akhir pekan atau hari libur karena proses transaksi dan sistem perbankan tidak selalu mengikuti jadwal hari kerja secara sederhana.
Baca Juga: KKS Hari Ini Bikin Lega! Bansos PKH Cair, BPNT Rp600 Ribu Terpantau Masuk
Oleh sebab itu, KPM yang belum menerima saldo pada satu tanggal tertentu masih perlu melihat perkembangan berikutnya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Diary bansos