RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler tahap 3 periode Juli hingga September 2026 masih berlangsung. PKH menjadi salah satu bantuan yang lebih dahulu terlihat cair melalui sejumlah bank penyalur.
Kini perhatian beralih kepada BPNT karena mulai muncul laporan saldo Rp600.000 yang masuk ke KKS BNI dan diklaim sebagai pencairan BPNT tahap 3.
Meski menjadi kabar positif, dilansir dari YouTube Sukron Channel, informasi tersebut masih perlu dicermati karena baru dilaporkan oleh sebagian kecil KPM.
Baca Juga: BPNT Tahap 3 2026 Mulai Dilaporkan Cair Rp600.000 di KKS BNI, Benarkah?
Status Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3
PKH tahap 3 sudah mulai disalurkan secara bertahap melalui beberapa bank penyalur, termasuk BRI, BNI, dan Mandiri.
Sementara itu, KPM penerima PKH melalui BSI, khususnya wilayah Aceh, masih menunggu perkembangan pencairan berikutnya.
Untuk BPNT, laporan pencairan mulai muncul setelah sebelumnya status penyaluran telah memasuki tahap proses transfer.
Baca Juga: PKH dan BPNT 18 Agustus 2026: KKS yang Sudah Cair dan Analisis Saldo Rp600.000
KKS BNI Dilaporkan Menerima BPNT Rp600.000
Salah satu bukti transaksi yang beredar memperlihatkan KKS BNI menerima saldo Rp600.000.
Sebelumnya, KKS tersebut dilaporkan sudah menerima PKH tahap 3 pada 11 Agustus 2026. Beberapa hari kemudian, terdapat saldo Rp600.000 yang kembali masuk.
Saldo tersebut diklaim sebagai BPNT tahap 3 periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Baca Juga: Bansos BPNT 18 Agustus 2026 Mulai Cair, Ini Kemungkinan Sumber Saldo di KKS
Secara nominal, Rp600.000 memang sesuai dengan akumulasi BPNT selama tiga bulan jika indeks bantuan sebesar Rp200.000 per bulan.
Namun, karena laporan masih terbatas, informasi ini belum dapat dianggap sebagai pencairan BPNT yang sudah merata secara nasional.
Mengapa Pencairan Tidak Bersamaan?
Perbedaan waktu pencairan merupakan hal yang perlu dipahami KPM.
Baca Juga: Pentingnya Menjaga KTP dan KK Seluruh Keluarga agar Bansos PKH BPNT Tetap Aman
Meskipun sama-sama terdaftar sebagai penerima bantuan, saldo tidak selalu masuk ke rekening KKS pada tanggal yang sama. Penyaluran dapat dilakukan secara bertahap berdasarkan proses administrasi dan mekanisme masing-masing bank penyalur.
Karena itu, KPM yang melihat tetangganya sudah mendapatkan BPNT sementara saldo miliknya belum bertambah sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bantuan gagal cair.
Perubahan Desil Bisa Memengaruhi Status Penerima
Pada tahap 3, sebagian KPM juga mengalami perubahan status kepesertaan atau exclude.
Baca Juga: Tiga Penyebab Bansos PKH BPNT Tidak Cair Meski Desil Masih Rendah, Wajib Diketahui KPM
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah perubahan desil kesejahteraan. Pemeringkatan desil dilakukan berdasarkan pemadanan dan pemutakhiran berbagai data.
Desil juga dapat berubah setelah adanya sensus maupun survei. Oleh karena itu, posisi desil pada satu periode belum tentu sama dengan periode berikutnya.
Jika perubahan tersebut membuat keluarga tidak lagi masuk kelompok sasaran bantuan, status penerima dapat berubah.
Bukan Hanya Penghasilan yang Dinilai
Baca Juga: Tiga Penyebab Bansos PKH BPNT Tidak Cair Meski Desil Masih Rendah, Wajib Diketahui KPM
Pemeringkatan kesejahteraan tidak hanya melihat pendapatan keluarga.
Berbagai informasi dapat menjadi bagian dari pemadanan data, seperti kepemilikan kendaraan, aset, lahan, kondisi tempat tinggal, penggunaan listrik, serta data dari sensus dan survei.
Kondisi rumah juga dapat menjadi bagian dari informasi yang diperhitungkan, termasuk material lantai, dinding, dan atap.
Karena banyak sumber data digunakan, perubahan kondisi atau hasil pemutakhiran dapat menyebabkan peringkat desil naik, tetap, maupun turun.
Baca Juga: 3 Bansos Terpantau Cair Pasca HUT ke-81 RI: Ada Bantuan Reguler hingga Tambahan
Bagaimana Jika Terkena Exclude karena Game Online Terlarang?
Selain faktor desil, ada pula KPM yang terkena exclude karena terindikasi berkaitan dengan aktivitas game online terlarang.
Bagi keluarga yang merasa tidak pernah melakukan aktivitas tersebut dan menduga identitasnya disalahgunakan, dapat menempuh mekanisme sanggah sesuai prosedur melalui operator data di desa atau kelurahan.
Sementara itu, jika terdapat anggota keluarga yang memang menggunakan rekening atau dompet digital untuk aktivitas game online terlarang, penyelesaian status perlu mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk dokumen atau bukti yang dipersyaratkan.
Baca Juga: KKS Belum Bertambah? Ini Status Terbaru PKH BPNT dan Bansos Lain Agustus 2026
Bantuan Beras 30 Kg Mulai Bergerak
Kabar bantuan sosial lainnya juga datang dari program bantuan pangan beras.
Sejumlah daerah mulai menyalurkan bantuan beras dengan alokasi 30 kilogram untuk tiga bulan. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi periode Juli, Agustus, dan September 2026.
Jadwal pembagian tidak harus sama di setiap daerah. Karena itu, penerima sebaiknya menunggu informasi resmi atau undangan pembagian dari wilayah masing-masing.
Baca Juga: Terungkap Penyebab Bansos PKH BPNT 2026 Terexclude, Cek Desil Segera
PIP dan Bansos Lain Tetap Berjalan
Selain PKH, BPNT, dan bantuan beras, program bantuan lainnya seperti Program Indonesia Pintar atau PIP juga masih disalurkan sesuai mekanisme masing-masing.
Dengan banyaknya program yang berjalan, KPM sebaiknya tidak menyamakan jadwal pencairan setiap bantuan karena masing-masing memiliki proses dan mekanisme penyaluran berbeda.
Kesimpulan
Baca Juga: Bansos PKH Cair Dobel di KKS? Ternyata Ini Penyebab Saldo Masuk Dua Kali
Update bansos tahap 3 menunjukkan PKH sudah lebih dahulu cair secara bertahap, sementara BPNT mulai mendapat laporan pencairan Rp600.000 melalui KKS BNI.
Meski demikian, laporan tersebut masih terbatas sehingga belum dapat dipastikan sebagai pencairan BPNT yang sudah merata.
KPM yang belum menerima bantuan disarankan tetap memantau saldo KKS, mengikuti informasi dari pihak berwenang, dan memastikan data kepesertaan tetap sesuai. Perubahan desil maupun status exclude juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kelayakan menerima bantuan pada periode berikutnya.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube SUKRON CHANNEL