RADAR BOGOR - Pencairan bansos BPNT Tahap 3 sebesar Rp600.000 pada 19 Agustus 2026 dilaporkan mulai masuk ke sejumlah (Kartu Keluarga Sejahtera) KKS BNI. Laporan penerima manfaat datang dari beberapa daerah, mulai dari Jawa Barat hingga DKI Jakarta dan Jawa Timur, dengan waktu masuk saldo yang berbeda-beda.
Melansir dari kanal Youtube Arfan Saputra Channel pada Rabu, 19 Agustus 2026, sejumlah KPM melaporkan saldo bantuan sudah dapat dilihat pada sore hingga malam hari. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penyaluran masih berlangsung secara bertahap sehingga belum semua pemegang KKS BNI menerima dana pada waktu yang sama.
Baca Juga: BRI KKB National Expo Torehkan Rekor MURI, Hadir Serentak di 131 Lokasi
Berikut sejumlah wilayah yang dilaporkan sudah menerima BPNT Tahap 3 pada 19 Agustus 2026:
- Kuningan, Jawa Barat: KKS BNI keluaran 2018 dilaporkan menerima notifikasi saldo sekitar pukul 18.19.
- Cirebon: Saldo terpantau masuk sekitar pukul 18.10. Ada pula penerima di Cirebon Timur yang melakukan penarikan melalui agen Brilink dengan dana yang diterima Rp593.000 setelah adanya biaya administrasi antarbank.
- Purwakarta: Notifikasi saldo dilaporkan muncul melalui aplikasi Wonder by BNI sekitar pukul 18.38.
- Blitar: Pemegang KKS keluaran 2017 dilaporkan telah melakukan penarikan tunai Rp600.000 sekitar pukul 15.53.
- Bekasi, Jati Asih: KPM penerima BPNT murni dengan KKS keluaran 2025 melaporkan saldo masuk sekitar pukul 18.26.
- Kategori lansia: Salah satu pemegang KKS BNI keluaran 2021 juga dilaporkan menerima pencairan pada sore hari.
- Kopok: KKS BNI dilaporkan mulai menerima saldo BPNT Tahap 3.
- Jakarta Utara: Penerima manfaat dilaporkan sudah melakukan penarikan tunai sekitar pukul 16.03.
- Jakarta Timur: Saldo bantuan dilaporkan masuk sekitar pukul 17.15.
- Sukabumi: Laporan pencairan muncul dari wilayah Cibureum dan Bojong Genteng, dengan salah satu saldo terpantau sekitar pukul 18.34.
Perbedaan waktu pencairan tersebut menjadi hal yang perlu diperhatikan KPM. Masuknya bantuan tidak selalu terjadi secara serentak karena proses penyaluran dapat berlangsung bertahap pada masing-masing rekening.
Baca Juga: Satu Pekan Nihil, Operasi SAR Pencarian ASN Kota Bogor di Sungai Cisadane Ditutup
Bagi pemegang KKS BNI yang belum melihat tambahan saldo, belum masuknya dana pada 19 Agustus bukan berarti bantuan otomatis gagal disalurkan.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, proses masih bergerak sehingga pengecekan dapat dilakukan kembali secara berkala melalui kanal perbankan yang digunakan.
Salah satu cara yang digunakan penerima untuk mengetahui adanya dana masuk adalah melalui aplikasi Wonder by BNI. Notifikasi dari aplikasi tersebut dalam sejumlah laporan muncul tidak lama setelah saldo BPNT masuk ke rekening.
Baca Juga: Dalam 4 Menit, Hari Ini Ruteng NTT Diguncang Gempa 3 Kali Beruntun
Sementara itu, perkembangan untuk KKS Bank BRI masih dipantau karena pola penyaluran pada sejumlah laporan sebelumnya dapat berlangsung pada malam hari.
Karena itu, KPM BRI yang belum menerima saldo masih perlu menunggu perkembangan berikutnya dan melakukan pengecekan secara berkala.
“Untuk KKS Bank BRI, pembuat konten menyatakan bahwa mereka sedang terus memantau situasi karena penyaluran untuk bank tersebut sering kali terjadi pada malam hari,” ungkap narator melalui kanal Youtube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT Tahap 3 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini yang Sedang Terjadi di Data KPM
Dengan demikian, kabar pencairan BPNT Tahap 3 Rp600.000 pada 19 Agustus 2026 menunjukkan adanya pergerakan dana pada sejumlah KKS BNI di berbagai daerah.
Namun, laporan tersebut belum dapat dijadikan patokan bahwa seluruh KPM BNI telah menerima bantuan secara bersamaan.
KPM sebaiknya memastikan pengecekan dilakukan pada rekening atau kanal resmi yang terhubung dengan KKS masing-masing.
Baca Juga: Kabar Baik Hari Ini, Bansos BPNT Tahap 3 Cair, Begini Cara Cek Nama Penerima
Jika saldo belum bertambah, penerima dapat menunggu proses penyaluran berikutnya karena waktu masuk dana dapat berbeda antara satu rekening dengan rekening lainnya.***
Editor : Ira Yulia ErfinaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel