RADAR BOGOR - Penyaluran bansos BPNT tahap ketiga tahun 2026 terus menjadi perhatian masyarakat.
Para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masih menunggu bantuan kini mendapatkan kabar baru setelah sejumlah pemegang KKS Bank BNI melaporkan saldo Rp600.000 telah masuk ke rekening bantuan mereka.
Sebelumnya, pencairan BPNT tahap ketiga juga telah terpantau pada KKS Bank Mandiri.
Dengan munculnya laporan dari KKS BNI, proses penyaluran kini semakin menjadi perhatian karena para pemegang KKS dari bank penyalur lainnya juga menunggu giliran.
Baca Juga: Baru 7 Juta dari 10 Juta KPM Terima PKH Tahap 3, Cara Klarifikasi Terindikasi Game Online Terlarang
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, pencairan melalui BNI mulai ramai dilaporkan pada 19 Agustus 2026. Namun, pencairan belum berlangsung serentak.
Ada KPM yang sudah menerima saldo, sementara sebagian lainnya masih belum mendapat tambahan saldo.
Dari Jawa hingga Sumatera, Laporan Mulai Bermunculan
Salah satu hal yang menarik dari perkembangan kali ini adalah semakin banyaknya wilayah yang disebut dalam laporan pencairan.
Baca Juga: Inflasi Turun, Pemkot Bogor Andalkan Gerakan Pangan Murah hingga Bantuan Bibit
Dari Jawa Barat, terdapat laporan dari Bekasi, Purwakarta, Karawang, Bandung Barat, dan Indramayu.
Sejumlah KPM di wilayah tersebut menyebut saldo Rp600.000 telah masuk ke KKS BNI.
Kemudian di Jawa Tengah, laporan datang dari Magelang, Solo, Sukoharjo, Klaten, dan Sragen.
Beberapa KPM bahkan menyebut saldo baru saja masuk ketika melakukan pengecekan.
Baca Juga: BNI Akhirnya Susul Mandiri, Saldo Bansos BPNT Rp600 Ribu Masuk ke Wilayah Ini
Di Jawa Timur, laporan juga datang dari sejumlah wilayah seperti Jombang, Tuban, Mojokerto, Kediri, dan Jember.
Tidak berhenti di Pulau Jawa, laporan juga disebut berasal dari Sumatera Utara dan sejumlah daerah Sumatera lainnya.
Di Sumatera Utara, beberapa wilayah yang disebut antara lain Tapanuli Selatan, Karo, Dairi, Toba, Serdang Bedagai, Batubara, serta Padang Lawas.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa laporan pencairan tidak hanya terjadi di satu wilayah.
Baca Juga: Mondo Duplantis Juara Eropa 2026, Raih Emas Keempat Beruntun di Lompat Galah
Meski demikian, daftar wilayah tersebut sebaiknya dipahami sebagai laporan dari KPM, bukan sebagai pengumuman bahwa seluruh KPM di daerah tersebut telah menerima bantuan.
KKS Tahun Lama Juga Dilaporkan Menerima
Hal lain yang menarik perhatian adalah adanya laporan dari pemegang KKS dengan tahun penerbitan berbeda.
Beberapa KPM menyebut KKS terbitan 2017, 2018, 2020, dan 2021 telah menerima BPNT tahap ketiga.
Baca Juga: Villa New Haika Puncak Bogor: Tempat Staycation Luas, Fasilitas Lengkap, Cocok untuk Rombongan
Ada pula laporan dari kartu yang disebut terbit pada 2023, 2024, bahkan kartu yang dikaitkan dengan penerbitan September 2025.
Dengan adanya laporan tersebut, KPM yang masih menggunakan KKS lama tidak perlu langsung beranggapan bahwa kartu mereka tidak akan mendapatkan pencairan.
Namun, status kepesertaan dan kelayakan bantuan tetap mengikuti data serta ketentuan penyaluran yang berlaku.
Karena itu, pengecekan melalui saluran resmi tetap menjadi langkah paling aman.
Baca Juga: Pencairan Bansos BPNT Rp600 Ribu BNI Bergulir, Ini Daftar Wilayahnya
Rp600.000 Jadi Saldo yang Banyak Dilaporkan
Nominal Rp600.000 menjadi angka yang banyak disebut oleh KPM dalam laporan pencairan BPNT tahap ketiga.
Sebagian KPM mengetahui saldo masuk melalui aplikasi mobile banking BNI.
Cara ini dianggap lebih praktis karena saldo dapat dipantau langsung melalui telepon seluler.
Baca Juga: Leuwi Tonjong, Surga Alam dengan Tebing Eksotis yang Dijuluki Phuket-nya Jawa Barat
Bagi KPM yang belum menggunakan layanan mobile banking, pengecekan juga dapat dilakukan melalui sarana perbankan resmi yang tersedia.
Namun, perlu diperhatikan bahwa saldo yang belum masuk pada saat pengecekan bukan berarti bantuan otomatis gagal dicairkan.
Penyaluran masih berlangsung secara bertahap.
KPM disarankan melakukan pengecekan kembali secara berkala, terutama apabila di wilayah sekitarnya sudah mulai ada laporan pencairan.
Baca Juga: Tarik Saldo BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu di 150 Lebih Daerah, KPM Wajib Penuhi Syarat Ini
BNI dan Mandiri Sudah Terpantau, Bagaimana BRI dan BSI?
Pertanyaan berikutnya tentu mengarah kepada dua bank penyalur lainnya, yakni Bank BRI dan Bank BSI.
Dalam informasi yang menjadi dasar artikel ini, pencairan BPNT tahap ketiga telah terpantau pada KKS Bank Mandiri dan Bank BNI. Sementara pencairan melalui BRI dan BSI masih dinantikan.
Khusus Bank BSI, keterlambatan menjadi perhatian karena pada periode tertentu bank tersebut kerap menjadi salah satu bank yang lebih awal mencairkan bantuan di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Gerakan CJP Guncang Dominasi Modi, BJP Hadapi Gelombang Protes Anak Muda India
Untuk tahap ketiga kali ini, prosesnya disebut masih dinantikan.
KPM pemegang KKS BRI juga diminta tetap bersabar dan memantau saldo secara berkala. Waktu pencairan dapat berbeda antara satu bank, wilayah, maupun kelompok KPM.
Jangan Terpaku pada Satu Hari Pencairan
Bagi KPM yang belum menerima BPNT tahap ketiga, hal terpenting adalah tidak terpaku pada satu tanggal pencairan.
Baca Juga: Toyota Innova Zenix Hybrid: Baterai Bisa Bertahan 8 Tahun, Ini Cara Merawatnya
Laporan saldo masuk yang muncul pada 19 Agustus 2026 merupakan perkembangan bagi sebagian KPM, bukan berarti seluruh penerima BPNT harus menerima bantuan pada tanggal yang sama.
Pencairan bertahap dapat menyebabkan saldo masuk secara bergelombang.
Oleh karena itu, apabila hari ini belum ada perubahan saldo, KPM dapat melakukan pengecekan kembali pada hari berikutnya.
Selain itu, masyarakat perlu berhati-hati terhadap informasi yang belum jelas sumbernya.
Baca Juga: TPG Guru Madrasah 2026: Cek Syarat dan Data EMIS GTK
Jangan pernah memberikan PIN, kode OTP, password, atau data perbankan kepada orang yang mengaku dapat membantu mempercepat pencairan.
Kabar Baik bagi KPM yang Masih Menunggu
Mulainya pencairan BPNT tahap ketiga pada KKS BNI tentu menjadi kabar yang melegakan bagi para KPM.
Setelah sebelumnya Bank Mandiri mulai terpantau, kini laporan dari BNI semakin menambah harapan bahwa penyaluran akan terus bergerak ke berbagai bank dan wilayah.
Baca Juga: Penerapan Denda Parkir Liar di Kota Bogor Mesti Dipercepat, Masih Ditemui Pelanggaran Berulang
Meski demikian, KPM tetap harus memahami bahwa setiap laporan pencairan perlu dilihat sesuai kondisi masing-masing.
Saldo yang sudah masuk pada satu KPM tidak otomatis berarti saldo seluruh KPM di daerah tersebut sudah masuk.
Karena prosesnya masih berjalan, KPM yang belum menerima bantuan diharapkan tetap memantau KKS secara berkala dan mengikuti informasi dari sumber resmi.
Baca Juga: Gulai Kepala Ikan Kakap Pak Salim, Kuah Rempahnya Bikin Nagih
Dengan semakin banyaknya laporan saldo Rp600.000 yang masuk, pertanyaan selanjutnya kini tertuju kepada Bank BRI dan Bank BSI: kapan giliran KKS kedua bank tersebut mulai ramai menerima BPNT tahap ketiga?
Bagi pemegang KKS, satu hal yang bisa dilakukan sekarang adalah tetap tenang, cek saldo secara berkala, dan pastikan informasi yang diikuti berasal dari sumber yang dapat dipercaya.***
Editor : Khairunnisa RBSumber : YouTube @Cek Bansos