Pencairan Bansos BPNT Rp600 Ribu Dimulai, KPM Pemegang KKS Ini Wajib Cek Saldo

Khairunnisa RB • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:46 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH dan BPNT (Foto: Instagram @humaskabmojokerto)
Ilustrasi Penyaluran Bansos BPNT (Foto: Instagram @humaskabmojokerto)

RADAR BOGOR - Kabar pencairan bantuan sosial kembali menjadi perhatian para Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, memasuki 19 Agustus 2026, saldo Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 dengan nominal Rp600.000 dilaporkan mulai masuk ke sejumlah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). 

Dua bank penyalur yang disebut mulai melakukan pencairan adalah Bank Mandiri dan Bank BNI.

Baca Juga: 5 Rincian Penarikan Saldo Bansos Tahap 3 dari KKS Lansia dan KPM BPNT Murni

Informasi tersebut menjadi kabar yang cukup menggembirakan bagi KPM yang selama ini masih menunggu saldo BPNT tahap ketiga. 

Namun, pencairan tidak berlangsung serentak kepada seluruh penerima. 

Artinya, meskipun sudah ada KPM yang menerima saldo, sebagian penerima lainnya mungkin masih harus menunggu proses berikutnya.

Baca Juga: Bansos BPNT Cair di KKS BNI, Kapan Giliran BRI dan BSI? Cek di Sini

Berdasarkan informasi yang beredar, saldo BPNT sebesar Rp600.000 mulai terlihat pada KKS yang diterbitkan Bank Mandiri sejak dini hari 19 Agustus 2026. 

Pencairan disebut dilakukan secara bertahap sehingga kondisi setiap KPM dapat berbeda.

Ada penerima yang sudah melihat saldo masuk, sementara KPM lainnya ketika melakukan pengecekan masih belum menemukan adanya tambahan saldo. 

Baca Juga: Baru 7 Juta dari 10 Juta KPM Terima PKH Tahap 3, Cara Klarifikasi Terindikasi Game Online Terlarang

Kondisi tersebut disebut masih wajar karena proses penyaluran memang dilakukan secara bertahap.

Selain Bank Mandiri, kabar pencairan juga datang dari KPM pemegang KKS Bank BNI. 

Sejumlah laporan dari masyarakat menyebut saldo BPNT Rp600.000 mulai masuk pada siang hingga sore hari 19 Agustus 2026.

Beberapa laporan bahkan mencantumkan penerima dari sejumlah wilayah yang mengaku telah menerima saldo tersebut. 

Baca Juga: Inflasi Turun, Pemkot Bogor Andalkan Gerakan Pangan Murah hingga Bantuan Bibit

Di antaranya terdapat laporan dari Cikarang Utara, Bekasi Utara, hingga Cirebon. Nominal yang dilaporkan sama, yakni Rp600.000.

Menariknya, laporan pencairan tersebut tidak hanya berasal dari satu tahun penerbitan KKS. 

Ada KKS terbitan lama maupun yang lebih baru yang dilaporkan telah menerima saldo BPNT. 

Hal ini menunjukkan bahwa pengecekan sebaiknya tidak hanya dilakukan oleh pemegang KKS tertentu, tetapi seluruh KPM yang memang masih tercatat sebagai penerima.

Baca Juga: BNI Akhirnya Susul Mandiri, Saldo Bansos BPNT Rp600 Ribu Masuk ke Wilayah Ini

Bagi KPM yang menggunakan KKS Bank Mandiri atau BNI dan sampai sekarang belum mendapatkan saldo, tidak perlu langsung panik. 

Pencairan yang berlangsung bertahap membuat waktu masuk saldo dapat berbeda antara satu penerima dengan penerima lainnya.

KPM disarankan melakukan pengecekan secara berkala melalui ATM, agen bank, maupun layanan perbankan digital yang tersedia. 

Untuk pengguna BNI, misalnya, pengecekan saldo dapat dilakukan melalui layanan mobile banking apabila rekening KKS terhubung dan layanan tersebut dapat digunakan.

Baca Juga: Mondo Duplantis Juara Eropa 2026, Raih Emas Keempat Beruntun di Lompat Galah

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah KPM yang menerima dua jenis bantuan, yakni PKH sekaligus BPNT. 

Sebagian penerima sebelumnya mungkin sudah mendapatkan saldo PKH, tetapi saldo BPNT belum masuk pada saat pengecekan pertama.

Karena itu, setelah PKH cair, KPM yang juga terdaftar sebagai penerima BPNT tetap perlu melakukan pengecekan ulang. 

Jangan beranggapan bahwa ketika saldo PKH sudah masuk maka seluruh bantuan yang menjadi hak penerima sudah otomatis masuk pada waktu yang sama.

Baca Juga: Villa New Haika Puncak Bogor: Tempat Staycation Luas, Fasilitas Lengkap, Cocok untuk Rombongan

Perbedaan waktu pencairan dapat terjadi karena masing-masing jenis bantuan memiliki proses penyaluran tersendiri. 

Oleh sebab itu, pengecekan secara berkala menjadi langkah penting agar KPM mengetahui apabila saldo BPNT telah masuk.

Meski demikian, informasi mengenai pencairan harus tetap dipahami sebagai laporan perkembangan penyaluran, bukan jaminan bahwa seluruh KPM di semua wilayah akan menerima saldo pada tanggal yang sama. 

KPM sebaiknya memastikan status kepesertaannya melalui kanal resmi pemerintah atau bank penyalur.

Baca Juga: Leuwi Tonjong, Surga Alam dengan Tebing Eksotis yang Dijuluki Phuket-nya Jawa Barat

Dengan mulai masuknya BPNT Rp600.000 di Bank Mandiri dan BNI, para penerima kini memiliki alasan untuk kembali mengecek KKS masing-masing. 

Bagi yang belum menerima hari ini, pengecekan dapat dilakukan kembali pada hari-hari berikutnya sesuai perkembangan penyaluran.

Yang paling penting, KPM tidak perlu terburu-buru menyimpulkan bahwa bantuannya gagal cair hanya karena saldo belum masuk ketika melakukan pengecekan pertama. 

Selama status penerima masih aktif dan proses penyaluran belum selesai, kemungkinan saldo masuk pada tahap berikutnya tetap perlu diperhatikan.

Baca Juga: Pencairan Bansos BPNT Rp600 Ribu BNI Bergulir, Ini Daftar Wilayahnya

Kabar pencairan di dua bank ini pun menjadi pengingat agar KPM tidak hanya menunggu informasi dari media sosial. 

Pastikan informasi yang diterima benar dan lakukan pengecekan langsung melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Dengan demikian, bagi pemegang KKS Bank Mandiri dan Bank BNI, khususnya penerima BPNT tahap 3 tahun 2026, cek kembali saldo KKS secara berkala. 

Bisa jadi saldo Rp600.000 yang ditunggu sudah masuk meskipun sebelumnya belum terlihat.***

Editor : Khairunnisa RB
Sumber : YouTube Diary bansos
bansos bpnt tahap 3 bansos bpnt tahap 3 2026 cair Bansos BPNT cair