RADAR BOGOR - Gelombang penyaluran bansos Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 3 (Alokasi Juli–September 2026) sebesar Rp600.000 terus bergerak cepat.
Penyaluran bansos melalui kartu KKS Bank BNI terpantau berlangsung sangat masif hingga malam hari di berbagai wilayah Indonesia.
"Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos, melaporkan adanya notifikasi saldo masuk secara real-time melalui aplikasi Wondr by BNI sejak sore hingga menjelang malam," kata narator dalam YouTube Arfan Saputra Channel.
Baca Juga: Pemilik KKS Mandiri dan BNI Bahagia, Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair Masif 20 Agustus
Berdasarkan laporan transaksi dan unggahan bukti struk penarikan dari KPM, berikut daftar wilayah yang mengonfirmasi saldo bansos BPNT Tahap 3 sebesar Rp600.000 telah masuk ke KKS Bank BNI:
• Kuningan, Jawa Barat KKS 2018 Wonder by BNI Saldo masuk Rp600.000
• Cirebon dan Kapetakan, Jabar KKS Reguler Agen BRILink / ATM Penarikan tunai Rp600.000
• Purwakarta, Jawa Barat KKS Reguler Notifikasi Wonder BNI Saldo masuk Rp600.000
• Bekasi (Jati Asih), Jabar KKS Sept 2025 BPNT Murni Saldo masuk Rp600.000
Baca Juga: Daftar KKS yang Mulai Terisi Bansos BPNT Tahap 3 Rp600 Ribu, Wilayahmu Ada?
• Sukabumi (Cibeureum & Bojong Genteng) KKS 2017 dan 2021 Penarikan ATM / Struk Saldo masuk Rp600.000
• Jakarta Utara & Jakarta Timur KKS Reguler & 2018 Penarikan ATM / Struk Ditarik tunai Rp600.000
• Blitar, Jawa Timur KKS 2017 Penarikan ATM BNI Ditarik tunai Rp600.000
Penyaluran BPNT Tahap 3 BNI terbukti mencakup kartu terbitan lama (tahun 2017 dan 2018) hingga terbitan terbaru (2021 hingga September 2025).
Baca Juga: 319 Ormas Terdata di Kota Bogor, Kesbangpol Temukan Banyak yang tak Lagi Beraktivitas
KPM yang mencairkan saldo KKS BNI di mesin ATM atau agen bank lain (seperti agen BRILink) akan dikenakan potongan biaya administrasi antarbank secara otomatis, sehingga nominal bersih yang diterima menyesuaikan (sekitar Rp593.000).
Bagi KPM pemegang KKS Bank BRI, proses pemindahbukuan Kas Negara (top-up saldo) umumnya sering dilakukan pada malam hari. KPM BRI diimbau untuk memantau rekening secara berkala.***
Editor : Mutia Tresna SyabaniaSumber : YouTube Arfan Saputra Channel